4,9/5 · 105 ulasan · Pemula sampai lanjutan

Les Privat Angklung di Jogja

Les angklung Jogja untuk anak lima tahun sampai peserta dewasa. Tutor datang ke rumah atau mengajar lewat kelas online, angklung disediakan selama sesi, mulai Rp80.000 per jam.

Les Privat Angklung di Jogja
  • 4,9/5105 ulasan
  • 11.000+tutor lolos kurasi
  • 1-on-1fokus tak terbagi
  • Ke rumahmuJogja, tempat mana pun pilihan Anda, atau online
  • Garansibebas ganti tutor
  • Assessmentdipetakan sebelum mulai

Les Privat Angklung di Jogja itu seperti apa?

Les angklung Jogja untuk anak lima tahun sampai peserta dewasa. Tutor datang ke rumah atau mengajar lewat kelas online, angklung disediakan selama sesi, mulai Rp80.000 per jam.

Tanya Dulu, Baru Daftar

Yang jadi andalan

Keunggulan Les Angklung Jogja

  • Satu tutor untuk satu pemain angklung

    Perhatian tutor tidak terbagi. Arah goyangan yang meleset atau hitungan diam yang keliru ketahuan pada sesi yang sama dan langsung diperbaiki.

  • Angklung dibawa ke rumah

    Set angklung disediakan tutor pada tiap kunjungan, termasuk standar bila siswa berlatih angklung toel. Keluarga bisa menunda pembelian alat sampai minat calon pemain terlihat jelas.

  • Materi disusun dari lagu yang kamu pilih

    Lagu sasaran ditulis ulang menjadi partitur angka yang sesuai jangkauan alat dan tingkat siswa, sehingga latihan teknik selalu punya tujuan yang bisa didengar.

  • Tutor berlatar pendidikan seni musik

    Pengajar angklung umumnya datang dari program studi seni musik dan pendidikan musik kampus DIY seperti ISI Yogyakarta dan UNY, ditambah pemain kelompok angklung yang masih aktif tampil.

  • Persiapan tampil ditangani sejak awal

    Menjelang pentas seni, lomba, atau acara kampung, sesi dialihkan ke satu lagu sasaran lengkap dengan latihan berdiri, masuk panggung, dan menenangkan tangan yang gemetar.

  • Jadwal mengikuti kalender sekolah DIY

    Latihan dirapatkan menjelang pentas akhir semester dan dilonggarkan pada pekan ujian, mengikuti kalender pendidikan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Tahap demi tahap

Perjalanan belajar les angklung Jogja dari pegangan pertama sampai naik panggung

Gambaran umum untuk siswa yang mulai dari nol dengan dua sesi per pekan. Siswa yang sudah pernah bermain di kelompok sekolah biasanya melompati dua tahap awal.

  1. Pekan pertama

    Sesi 1-2: bunyi yang bersih

    Cara memegang, arah goyangan, dan kurulung rata delapan ketuk. Sasaran tahap ini adalah bunyi yang tidak berderak; lagu menyusul kemudian.

  2. Bulan pertama

    Sesi 3-6: lagu pertama utuh

    Lima nada pertama dikuasai, centok dikenalkan, dan satu lagu pendek dibawakan dari awal sampai akhir dengan tempo pelan.

  3. Bulan kedua

    Sesi 7-12: tempo dan diam

    Metronom masuk. Siswa berlatih menaikkan tempo tanpa menambah tenaga, dan mulai menghitung ketukan diam yang panjang di tengah lagu.

  4. Bulan ketiga

    Sesi 13-20: membaca partitur

    Partitur angka dibaca langsung tanpa dihafal lebih dulu, termasuk titik oktaf dan tanda ulang. Repertoar bertambah jadi tiga sampai empat lagu.

  5. Bulan kelima

    Sesi 21-32: peran dalam kelompok

    Tengkep, dinamika keras lembut, dan latihan mengikuti aba-aba. Siswa yang menuju tim sekolah mulai berlatih bersama pemain lain.

  6. Selanjutnya

    Setelah setengah tahun: tampil

    Satu lagu disiapkan untuk pentas atau lomba, lengkap dengan latihan berdiri lama, masuk panggung, dan menenangkan tangan sebelum ketukan pertama.

Tutur mereka

Dulu saya kira angklung tinggal digoyang. Sesudah sesi ketiga baru sadar bunyinya bisa serapi itu kalau tangannya tenang.

Albab P.Mahasiswa seni musik di Kota Yogyakarta
Kesan Wali Siswa

Kisah siswa dan walinya

Saya guru seni di SD dan dulu kesulitan membagi nada untuk tiga puluh anak. Tutornya mengajari cara memecah lagu jadi bagian pemain, dan latihan di kelas jadi jauh lebih tertib.

Pak A.R.Guru seni SD di Sleman

Anak saya lebih sering memegang angklung daripada ponsel sejak dua bulan ini. Nomor nadanya hafal dan tiap sore minta latihan lagu dolanan lagi.

Bu L.S.Wali murid di Bantul

Kami di Kulon Progo mulai lewat sesi daring karena jaraknya jauh. Ternyata cukup jelas untuk memperbaiki arah goyangan, dan tutornya sabar mengulang hitungan sampai saya paham.

Rani W.Peserta dewasa di Kulon Progo

Guru Angklung pribadi untuk buah hati Anda

Tutor angklung datang dengan rencana belajar yang disusun dari kebutuhanmu.

Tiga cara belajar

Privat, bimbel ramai-ramai, atau otodidak angklung?

Les Angklung Privat Edufio

Ke rumah di Jogja

  • Perhatian tutor saat belajar angklungTercurah ke satu siswa
  • Materi angklung disesuaikan level siswaDisusun dari hasil tes awal
  • Materi angklung disusun dari nolDirancang dari titik mulai Anda
  • Jadwal menyesuaikan keluarga di JogjaAnda yang memilih hari dan jam
  • Latihan praktik angklung terarahDipilih dari kelemahan Anda
  • Fokus ke bagian angklung yang paling sulitWaktu sesi penuh untuk bagian itu

Kursus Angklung Kelompok

  • Perhatian tutor saat belajar angklungTerpecah ke satu kelas
  • Materi angklung disesuaikan level siswaSatu materi untuk satu kelas
  • Materi angklung disusun dari nolSeragam
  • Jadwal menyesuaikan keluarga di JogjaJadwal ditentukan kelas
  • Latihan praktik angklung terarahSeragam
  • Fokus ke bagian angklung yang paling sulitMengekor tempo kelas

Belajar Angklung Sendiri

  • Perhatian tutor saat belajar angklungSendirian saja
  • Materi angklung disesuaikan level siswaDitebak sendiri
  • Materi angklung disusun dari nolCari sendiri
  • Jadwal menyesuaikan keluarga di JogjaBebas, tetapi mudah tertunda
  • Latihan praktik angklung terarahBerburu sendiri
  • Fokus ke bagian angklung yang paling sulitSekuat disiplin sendiri

Bedah materi angklung

Materi les angklung Jogja dan titik rawannya

Peta ini disusun dari urutan yang biasa dipakai tutor les angklung Jogja di Edufio. Cepat lambatnya berbeda tiap siswa, dan urutannya boleh diputar bila ada tenggat tampil yang mendesak.

BahasanYang dicakupTitik rawanCara kami mendampingi
Cara memegang dan berdiri (Sesi pertama)Tangan kiri memegang pucuk rangka, tangan kanan memegang dasar, angklung menggantung tegak, dan berat badan bertumpu merata pada dua kaki.Pemula menggenggam bagian tengah rangka sehingga angklung miring, tabung tidak jatuh penuh ke ujung alur, dan nadanya terdengar setengah.Titik pegang ditandai pita kecil pada sesi pertama, lalu pitanya dilepas setelah tangan hafal sendiri letaknya.
Kurulung (Teknik dasar)Goyangan mendatar bolak-balik yang menghasilkan denting bersambung, dilatih dengan hitungan empat dan delapan ketuk sebelum menyentuh lagu apa pun.Tenaga ikut naik begitu tempo dipercepat, sehingga muncul bunyi tabung beradu yang menenggelamkan nadanya.Tempo dinaikkan lewat metronom sementara tenaga tangan ditahan tetap, dan siswa diminta menilai bunyinya sendiri lebih dulu sebelum tutor berkomentar.
Centok (Teknik dasar)Sentakan pendek sekali tarik yang menghasilkan bunyi terputus, dipakai untuk lagu berirama tegas dan untuk memberi aksen di ketukan kuat.Sentakan disusul goyangan kecil yang tak disadari, jadi bunyi pendeknya berekor dan aksennya hilang.Siswa berlatih centok sambil menahan rangka dengan jari kiri, supaya berhentinya terjadi karena ditahan dan bukan karena kebetulan.
Tengkep (Teknik lanjutan)Menahan satu tabung dengan jari sehingga hanya tabung lain yang berbunyi, menghasilkan warna nada yang lebih tipis dan lebih lembut.Jari menahan terlalu jauh ke dalam sehingga tabung yang seharusnya bebas ikut tertahan, dan nadanya hilang sama sekali.Letak jari dipandu tutor sambil siswa memejamkan mata, karena beda tengkep yang benar dan yang salah paling jelas terdengar.
Peredaman dan hitungan diam (Ketepatan)Cara menghentikan getaran tepat waktu, dan cara menghitung ketukan diam yang panjang di antara giliran bermain.Hitungan diam dikira-kira dengan perasaan, lalu pemain masuk setengah ketuk terlalu cepat justru di bagian lagu yang paling sepi.Hitungan diam diucapkan keras-keras dulu, lalu dibisikkan, lalu dihitung dalam hati, dinaikkan bertahap tiap sesi.
Notasi angka angklung (Membaca)Membaca partitur angka satu sampai tujuh, titik penanda oktaf atas dan bawah, garis panjang nada, serta tanda ulang.Siswa yang terbiasa titilaras gamelan membaca angka yang sama dengan tinggi nada yang berbeda, dan tangannya menuruti kebiasaan lama.Dua sistem itu dipisahkan sadar dalam satu sesi khusus, dengan menyebut nama nada diatonis setiap kali angkanya dibaca.
Nomor angklung dan letak nada (Ansambel)Mengenali nomor pada tiap angklung, memperkirakan tinggi nada dari ukuran tabung, dan menemukan alat sendiri di rak dengan cepat.Pemain mencari nomornya sambil menunduk ketika lagu sudah berjalan, sehingga selalu tertinggal satu birama.Letak alat dilatih seperti letak tuts: diambil tanpa melihat, diulang sampai tangan tahu sendiri jaraknya.
Lagu dolanan dan lagu wajib (Repertoar)Lagu dolanan Jawa dan lagu nasional yang paling sering diminta sekolah DIY, dibawakan langsung dari partitur angka.Lagu dolanan yang aslinya berlaras slendro terdengar asing ketika dimainkan apa adanya di angklung diatonis.Tutor memakai versi yang sudah disesuaikan ke nada diatonis dan menunjukkan bagian mana yang bergeser, supaya siswa tidak bingung saat mendengar versi gamelannya.
Aba-aba dan memimpin kelompok (Lanjutan)Membaca isyarat tangan pemimpin kelompok, dan bagi siswa lanjutan, memberi aba-aba sendiri untuk kelompok kecil.Aba-aba diberikan terlalu dekat ke badan sehingga pemain di barisan belakang tidak melihat isyaratnya.Siswa berlatih memimpin dari jarak jauh, dengan tutor berperan sebagai pemain yang sengaja menunggu isyarat sampai benar-benar terbaca.

Cakupan

Yang kamu dapat di les angklung Jogja bersama Edufio

  • Angklung dibawa tutor

    Alat disediakan pada setiap sesi, sehingga keluarga bisa memutuskan membeli set sendiri setelah tahu seberapa serius minat calon pemain.

  • Pemetaan kemampuan di sesi pertama

    Tutor memeriksa cara memegang, rasa ketukan, dan pengalaman musik sebelumnya, lalu menyusun urutan materi dari hasil pemeriksaan itu.

  • Partitur angka yang disiapkan tutor

    Lagu pilihan siswa ditulis ulang ke partitur angka yang sesuai jangkauan alat dan tingkat kemampuannya saat itu.

  • Tugas latihan pendek tiap sesi

    Lima sampai sepuluh menit sehari, dirancang supaya tetap bisa dikerjakan meski angklung belum ada di rumah.

  • Catatan perkembangan

    Hasil tiap sesi dicatat sehingga orang tua tahu bagian mana yang sudah rapi dan bagian mana yang masih diulang.

  • Persiapan tampil

    Menjelang pentas sekolah atau acara kampung, sesi dialihkan ke satu lagu sasaran lengkap dengan latihan panggung.

  • Penggantian tutor tanpa biaya

    Bila cara mengajarnya kurang cocok, tutor bisa diganti tanpa perlu mengulang penjelasan kebutuhan dari awal.

  • Pilihan sesi di rumah atau daring

    Kunjungan ke rumah di seluruh DIY, atau sesi online untuk wilayah yang jauh dan untuk pekan yang jadwalnya padat.

Cocok untuk siapa

Les angklung Jogja ini cocok untukmu jika

Paling terasa gunanya untuk

  • Anakmu ingin masuk kelompok angklung sekolah dan ketukannya masih perlu dirapikan lebih dulu.
  • Kamu pernah bermain angklung waktu SD dan sekarang ingin bisa membawakan satu lagu utuh sendirian.
  • Anakmu berumur lima sampai tujuh tahun dan belum siap dengan alat musik yang menuntut ketelitian jari.
  • Kamu guru kelas atau guru seni yang ditugasi melatih kelompok angklung di sekolah.
  • Ada acara kantor, pertemuan komunitas, atau perayaan kampung dalam waktu dekat dan kamu ingin tampil dengan satu lagu yang layak.
  • Anakmu sudah belajar karawitan dan tersendat membaca partitur angklung yang angkanya terasa berbeda artinya.
  • Kamu tinggal di Kulon Progo atau Gunungkidul dan bersedia memulai lewat sesi daring.
  • Kamu ingin mengenalkan musik tradisi kepada anak lewat alat yang sudah berbunyi benar pada percobaan pertama.

Tutor Terverifikasi

Pilih tutor Angklung Anda

Profil di bawah hanyalah sebagian; tim kami memilihkan yang paling cocok untuk anakmu.

  • Citra M., Pendidikan Musik · ISI Yogyakarta — tutor les angklung Jogja Edufio

    Citra M.

    Pendidikan Musik · ISI Yogyakarta
  • Dhanar D., Seni Karawitan · ISI Yogyakarta — tutor les angklung Jogja Edufio

    Dhanar D.

    Seni Karawitan · ISI Yogyakarta
  • Nisa I., Pendidikan Musik · Institut Seni Indonesia — tutor les angklung Jogja Edufio

    Nisa I.

    Pendidikan Musik · Institut Seni Indonesia
  • Zefa B. — tutor les angklung Jogja Edufio

    Zefa B.

Angklung gampang berbunyi, sulit berbunyi rapi

Angklung memberi hadiahnya di detik pertama. Pegang, goyang, bunyi keluar. Alat musik lain menuntut tahap mencari nada atau melatih jari secara terpisah sebelum bunyi pertamanya layak didengar; angklung melewati tahap itu. Di situ pula letak jebakannya, karena bunyi yang datang gratis jarang diperhatikan mutunya.

Bunyi angklung yang rapi punya tiga ciri yang bisa didengar siapa saja. Dentingnya rata dari awal sampai akhir goyangan. Tidak terdengar suara tabung membentur yang menyerupai bunyi kayu diketuk. Dan bunyinya berhenti tepat ketika nada berikutnya masuk. Ketiganya ditentukan oleh arah goyangan, besar tenaga tangan, dan cara menghentikan getaran. Tak satu pun membaik hanya dengan menambah semangat.

Karena itu sesi pertama biasanya dihabiskan untuk memperlambat. Siswa diminta menggoyang delapan ketuk pada tempo pelan sambil mendengarkan hasilnya sendiri. Lagu baru masuk setelah itu. Urutan ini membuat lagu pertama terdengar layak sejak awal, dan siswa punya patokan untuk menilai latihannya sendiri di rumah.

Selengkapnya

Enam kebiasaan keliru saat menggoyang angklung

  • Mengayun maju mundur

    Tabung angklung meluncur di dalam alur yang mendatar. Ayunan maju mundur membuat tabung menabrak dinding alur, dan bunyinya tersendat.

  • Menggoyang sekuat tenaga

    Tenaga berlebih membuat tabung membentur ujung alur, sehingga muncul bunyi kayu beradu yang menutupi nadanya. Goyangan kecil dengan kecepatan tetap terdengar jauh lebih bersih.

  • Memegang terlalu rendah

    Tangan kiri yang turun ke tengah rangka membuat angklung miring. Tabung tidak menggantung tegak, jatuhnya tidak penuh, dan nadanya terdengar setengah.

  • Lupa menghentikan getaran

    Angklung yang dibiarkan bergetar sendiri menumpuk dengan nada berikutnya. Dentingnya bercampur dan melodi terdengar keruh, terutama pada lagu bertempo cepat.

  • Menatap tangan sendiri

    Pemain yang matanya menempel di angklungnya sendiri selalu terlambat masuk. Nada dikenali lewat rasa berat alat, sehingga mata bebas mengikuti hitungan dan aba-aba.

  • Menghitung diam dengan kira-kira

    Satu angklung sering hanya berbunyi dua atau tiga kali sepanjang lagu. Sisanya adalah diam yang wajib dihitung, dan di situlah kesalahan paling sering terjadi.

Angklung itu alat ansambel, bagaimana les angklung Jogja bekerja?

Satu angklung melodi menyandang satu nada. Di kelompok sekolah, seorang pemain memegang satu atau dua angklung lalu menunggu gilirannya. Pertanyaan yang wajar muncul: apa yang bisa dipelajari kalau hanya berdua dengan tutor?

Ada tiga jalur, dan tutor memilih sesuai tujuan siswa. Pertama, angklung toel: satu set dipasang berjajar pada rak, tiap tabung ditarik dengan jari, dan satu orang bisa memainkan lagu utuh sendirian. Kedua, pegang majemuk: siswa memegang tiga sampai lima angklung yang dipakai lagu itu, tutor mengisi nada sisanya, dan keduanya bermain seperti duet. Ketiga, latihan peran ansambel: siswa berlatih membaca aba-aba, menghitung diam, dan masuk tepat waktu, sementara tutor memainkan bagian pemain lain.

Siswa yang mengincar seleksi tim angklung sekolah umumnya memakai jalur ketiga. Siswa yang ingin membawakan lagu sendiri di rumah memakai jalur pertama. Banyak yang lama-lama memakai keduanya bergantian.

Angka di partitur angklung berbeda arti dari angka titilaras

Anak Jogja sering sudah akrab dengan angka sebelum menyentuh angklung, karena pelajaran karawitan dan gamelan memakai titilaras kepatihan yang juga ditulis dengan angka. Di sana angka satu sampai enam dibaca ji, ro, lu, ma, nem, dan jarak antarnadanya mengikuti laras slendro atau pelog.

Angklung diatonis memakai sistem yang lain. Angkanya dibaca do, re, mi, fa, sol, la, si, dengan jarak nada yang sama seperti piano. Angka tiga di partitur angklung berarti mi; angka tiga di notasi gamelan berarti lu. Keduanya tidak jatuh di tinggi nada yang sama.

Anak yang aktif di karawitan lalu masuk ekstrakurikuler angklung kerap tersendat di pekan-pekan awal karena tangannya menuruti kebiasaan lama. Tutor menanganinya dengan memisahkan kedua sistem itu secara sadar: satu sesi khusus membaca partitur angklung sambil menyebut do-re-mi keras-keras, sampai angka yang sama berhenti memicu ingatan yang keliru. Setelah pemisahan itu selesai, latar karawitan justru jadi keuntungan besar, karena rasa ketukannya sudah matang.

Keunggulan

Empat jalur les angklung Jogja yang biasa dipilih keluarga DIY

  • Persiapan tim angklung sekolah

    Untuk siswa SD dan SMP yang ingin masuk atau bertahan di kelompok angklung sekolah. Fokusnya ketepatan masuk, disiplin menghitung diam, dan membaca isyarat pemimpin kelompok.

  • Angklung toel untuk bermain sendiri

    Untuk siswa yang ingin membawakan lagu utuh tanpa kelompok. Materinya diarahkan ke kelincahan jari, hafalan letak nada di rak, dan lagu pilihan siswa sendiri.

  • Angklung untuk guru dan pendamping

    Untuk guru kelas atau guru seni yang harus melatih puluhan anak sekaligus. Yang dilatih adalah cara memecah lagu menjadi bagian pemain dan memberi aba-aba yang terbaca dari jauh.

  • Angklung untuk peserta dewasa

    Untuk peserta yang belajar karena senang atau karena diminta tampil di acara kantor dan kampung. Sesinya disusun ringkas dan langsung mengarah ke lagu yang akan dibawakan.

Angklung untuk anak lima tahun sampai peserta lanjut usia

Angklung termasuk alat musik yang paling ramah bagi pemula muda. Gerakannya besar dan melibatkan seluruh lengan, jadi anak berumur lima tahun sudah bisa menghasilkan bunyi yang benar tanpa menunggu jari kecilnya kuat. Piano dan biola menuntut ketelitian jari sejak menit pertama, dan itu sering membuat anak seusia taman kanak-kanak berhenti sebelum sempat menikmati.

Yang perlu diperhatikan pada anak kecil justru bobot alat. Angklung bernada rendah bertabung besar dan berat; anak taman kanak-kanak sebaiknya memegang nada tengah sampai tinggi supaya lengannya tidak cepat lelah dan bahunya tidak naik menahan beban. Tutor memilihkan nomor angklung sesuai tinggi badan dan panjang lengan siswa, lalu menaikkannya bertahap.

Di ujung lain rentang usia, peserta dewasa dan lanjut usia sering maju cepat karena rasa ketukannya sudah terbentuk dari pengalaman mendengarkan musik bertahun-tahun. Kendala mereka biasanya kekakuan pergelangan tangan, dan itu dijawab dengan pemanasan pendek serta durasi goyangan yang dinaikkan sedikit demi sedikit.

Latihan angklung di rumah selagi alatnya belum ada

Angklung dibawa tutor pada tiap kunjungan, jadi banyak keluarga baru mempertimbangkan membeli alat setelah beberapa sesi berjalan. Selama masa itu latihan mandiri tetap jalan, hanya bahannya yang berbeda.

Tiga latihan berikut tidak memerlukan angklung sama sekali. Pertama, mengetuk meja mengikuti hitungan lagu sambil menyebutkan nomor nada yang seharusnya berbunyi di ketukan itu. Kedua, menghafal partitur angka sampai bisa dinyanyikan tanpa melihat kertas, karena pemain yang hafal urutan nomornya berhenti terlambat masuk. Ketiga, melatih gerak goyang di udara memakai botol berisi air setengah penuh, supaya lengan terbiasa bergerak mendatar dan pergelangan tetap terkunci.

Tutor memberi satu tugas pendek di akhir tiap sesi, umumnya lima sampai sepuluh menit sehari. Untuk membangun ketetapan tempo, latihan singkat setiap hari memberi hasil yang jauh lebih baik daripada satu jam sekali sepekan.

Pokok bahasannya

Perlengkapan angklung dan ruang latihan di rumah

  • Ruang dengan lantai rata

    Angklung dimainkan sambil berdiri. Ruang selebar dua meter sudah cukup, asal lengan bisa terentang tanpa menyenggol perabot.

  • Standar atau gantungan angklung

    Diperlukan bila siswa memakai angklung toel atau memegang lebih dari dua nada sekaligus. Tutor membawa standar lipat bila keluarga belum punya.

  • Partitur angka tercetak

    Kertas lebih membantu daripada layar ponsel, karena mata pemain harus berpindah cepat antara partitur dan tangan tanpa menyentuh apa pun.

  • Alas kaki yang tidak licin

    Badan ikut bergerak mengikuti ketukan. Lantai licin dan kaus kaki adalah pasangan yang membuat posisi berdiri goyah.

  • Tempat simpan yang teduh

    Bila keluarga sudah membeli angklung, sediakan tempat menggantung yang jauh dari jendela dan dari embusan pendingin ruangan.

  • Penanda ketukan

    Angklung tidak punya penanda tempo bawaan. Metronom sederhana atau aplikasi ketukan menjaga latihan mandiri tetap pada temponya.

Merawat angklung bambu di udara Jogja

Angklung dibuat dari bambu, dan bambu bereaksi terhadap udara di sekitarnya. Ruangan yang terlalu kering membuat tabung menyusut dan retak halus di ujungnya. Ruangan yang lembap membuat bunyinya terdengar berat dan sedikit turun. Rumah Jogja yang berganti antara kemarau kering dan penghujan panjang membuat kedua keadaan itu sama-sama pernah terjadi dalam setahun.

Aturan perawatannya sederhana. Gantung angklung dan hindari menumpuknya, karena tumpukan menekan tabung dan melebarkan alurnya. Jauhkan dari sinar matahari langsung dan dari embusan pendingin ruangan. Setelah dipakai, lap rangkanya dengan kain kering. Angklung tidak pernah boleh dicuci dengan air.

Nada angklung dapat bergeser setelah beberapa bulan. Memendekkan ujung tabung akan menaikkan nadanya, tetapi penyeteman ulang sebaiknya dikerjakan orang yang biasa melakukannya, karena serutan yang berlebihan tidak bisa dikembalikan. Tutor Edufio memeriksa nada alat di awal sesi dan memberi tahu bila set milik keluarga sudah perlu dibawa ke perajin.

Sesi angklung daring untuk keluarga Kulon Progo dan Gunungkidul

Kunjungan tutor paling padat di Sleman, Kota Yogyakarta, dan Bantul. Untuk keluarga di Kulon Progo dan Gunungkidul, kelas online adalah jalur layanan utama, dan khusus untuk angklung jalur itu bekerja lebih baik daripada dugaan banyak orang.

Alasannya ada pada bentuk alatnya. Gerakan menggoyang berukuran besar sehingga terbaca jelas di layar; tutor bisa menilai arah ayunan dan tinggi pegangan hanya dengan meminta kamera diarahkan dari samping. Bunyi angklung juga cukup nyaring untuk tertangkap mikrofon bawaan perangkat tanpa peralatan tambahan.

Dua hal memang tidak bisa dipindahkan ke layar: menimbang berat tabung di tangan siswa dan memperbaiki nada alat. Karena itu keluarga di kedua kabupaten biasanya memulai dengan sesi daring untuk teknik dan pembacaan partitur, lalu menjadwalkan kunjungan sesekali menjelang rencana tampil. Angklung untuk sesi daring perlu disiapkan sendiri oleh peserta, dan tim akan membantu menimbang pilihan sebelum keluarga membeli.

Keunggulan

Angklung di sekolah DIY dari ekstrakurikuler sampai pentas seni

  • Seleksi tim di awal tahun ajaran

    Tahun ajaran DIY dimulai pertengahan Juli dan ekstrakurikuler membuka pendaftaran beberapa pekan sesudahnya. Siswa yang berlatih sejak Juni masuk seleksi dengan ketukan yang sudah rapi.

  • Pentas seni akhir semester

    Sekolah menutup semester dengan pentas, dan kelompok angklung hampir selalu kebagian panggung. Lagunya ditentukan jauh hari, jadi latihan sasaran bisa dimulai lebih awal.

  • Perpisahan kelas enam dan wisuda taman kanak-kanak

    Angklung sering dipilih untuk acara ini karena satu lagu dapat melibatkan banyak anak sekaligus tanpa menuntut kemampuan yang seragam di antara mereka.

  • Gelar budaya kelurahan dan acara Agustusan

    Di banyak kampung Jogja, kelompok angklung sekolah diundang tampil pada acara warga. Permintaan latihan tambahan menjelang Agustus termasuk yang paling sering masuk.

Angklung untuk kantor, komunitas, dan kampung di Jogja

Permintaan yang cukup sering masuk datang dari luar lingkup keluarga: kantor yang ingin mengisi acara tahunan, kelompok ibu-ibu di kampung, dan sekolah yang membutuhkan pelatih untuk gurunya sendiri. Angklung memang cocok untuk kelompok seperti ini, karena seorang pemula bisa membunyikan nada yang benar pada percobaan pertama, sehingga satu lagu utuh sudah bisa dibawakan setelah beberapa kali latihan bersama.

Susunan sesinya berbeda dari les perorangan. Tutor memecah lagu ke dalam nomor nada, membagikan angklung sesuai jumlah peserta, lalu melatih hitungan masuk sebelum melodi disentuh sama sekali. Sesi kelompok umumnya lebih panjang, dan jaraknya dirapatkan mendekati hari acara.

Kantor atau lembaga yang membutuhkan susunan semacam ini bisa membaca pelatihan untuk instansi, sementara sekolah yang ingin memasukkan angklung ke kegiatan resmi bisa melihat program kerja sama sekolah.

Urutannya

Cara mendaftar les angklung Jogja di Edufio

  1. Sampaikan kebutuhan

    Sebutkan usia calon pemain, tujuan belajarnya, dan wilayah tempat tinggal di DIY. Tujuan yang jelas menentukan jalur mana yang dipakai sejak sesi pertama.

  2. Pemetaan awal

    Tim menanyakan pengalaman musik sebelumnya, termasuk apakah calon pemain sudah mengenal notasi gamelan atau pernah bermain alat musik lain.

  3. Pilih jadwal dan paket

    Tentukan hari, jam, dan jumlah sesi per bulan. Susunan ini masih bisa diubah setelah program berjalan bila kalender sekolah berubah.

  4. Perkenalan dengan tutor

    Tutor angklung dipilihkan berdasarkan usia siswa dan tujuan belajarnya, lalu diperkenalkan sebelum sesi pertama dimulai.

  5. Sesi pertama di rumah

    Tutor datang membawa angklung. Sesi dibuka dengan pemeriksaan cara memegang dan ditutup dengan satu tugas latihan pendek untuk sepekan ke depan.

Soal biaya, jadwal, dan tutor les angklung, kami jawab semua

Siapa saja yang bisa ikut les angklung Jogja?

Anak mulai umur lima tahun sampai peserta dewasa dan lanjut usia. Pemula yang belum pernah memegang angklung dan pemain yang sudah aktif di kelompok sekolah sama-sama diterima, karena materi disusun dari hasil pemetaan di sesi pertama.

Apa saja yang dipelajari di les angklung Jogja?

Cara memegang dan berdiri, tiga teknik goyang dasar berupa kurulung, centok, dan tengkep, peredaman bunyi, membaca partitur angka, mengenali nomor nada, sampai bermain dalam kelompok. Repertoarnya mencakup lagu dolanan Jawa, lagu nasional, dan lagu pilihan siswa.

Apakah jadwal les angklung Jogja bisa menyesuaikan waktu luang?

Bisa. Sesi berjalan antara pukul 07.00 dan 21.00 WIB setiap hari, dan hari latihan ditentukan bersama saat pendaftaran. Perubahan jadwal masih dapat diajukan setelah program berjalan, misalnya menjelang pekan ujian sekolah.

Apakah angklungnya disediakan?

Ya. Tutor membawa angklung pada setiap kunjungan, jadi keluarga tidak perlu membeli alat sebelum tahu seberapa jauh minat calon pemain. Siswa yang sudah punya set sendiri boleh memakainya, dan tutor akan memeriksa nada alat itu di awal sesi.

Bagaimana cara mendaftar les angklung Jogja?

Lewat formulir pendaftaran di situs ini atau lewat WhatsApp. Sebutkan usia calon pemain, tujuan belajarnya, dan wilayah tempat tinggal, lalu tim menawarkan pilihan jadwal beserta tutor yang cocok.

Berapa biaya les angklung Jogja per jam?

Les angklung Jogja mulai Rp80.000 per jam. Angka pastinya bergantung pada durasi sesi, jumlah sesi per bulan, dan jarak tempuh tutor ke alamat peserta. Paket bulanan tersedia dari 4 sampai 28 sesi.

Angklung dimainkan beramai-ramai, apa gunanya belajar privat?

Bagian tersulit dalam permainan kelompok justru bersifat perorangan: masuk tepat waktu, menghitung ketukan diam, dan menjaga bunyi tetap rata. Ketiganya paling cepat diperbaiki ketika tutor hanya memperhatikan satu pemain. Untuk siswa yang ingin bermain sendirian, tutor memakai angklung toel yang dipasang di rak.

Berapa lama sampai bisa membawakan satu lagu utuh?

Dengan dua sesi per pekan, lagu pendek biasanya sudah utuh pada sesi keempat sampai keenam. Yang membutuhkan waktu lebih panjang adalah menaikkan tempo tanpa merusak kerapian bunyi, dan tahap itu umumnya jatuh di bulan kedua.

Anak saya belajar karawitan di sekolah, apakah itu membantu atau membingungkan?

Rasa ketukannya sangat membantu. Yang perlu perhatian khusus adalah pembacaan angka, sebab titilaras gamelan dan partitur angklung memakai angka yang sama untuk tinggi nada yang berbeda. Tutor memisahkan kedua sistem itu dalam sesi khusus sebelum repertoar bertambah.

Apakah les angklung Jogja tersedia di Kulon Progo dan Gunungkidul?

Tersedia, dengan kelas online sebagai jalur utama karena tutor kunjungan paling banyak berada di Sleman, Bantul, dan Kota Yogyakarta. Gerakan menggoyang cukup besar untuk dinilai lewat layar, dan kunjungan tetap dapat dijadwalkan sesekali menjelang rencana tampil.

Bisakah satu tutor melatih beberapa anak sekaligus di satu rumah?

Bisa, dan untuk angklung format itu justru sering diminta karena kakak beradik atau anak tetangga dapat langsung berlatih ansambel kecil. Sampaikan jumlah pesertanya saat mendaftar supaya tutor membawa jumlah alat yang sesuai.

Apakah Edufio melatih guru dan kelompok di sekolah atau kantor?

Ya. Susunannya berbeda dari les perorangan, dengan fokus pada pembagian nada antar peserta, cara memberi aba-aba, dan penyelesaian satu lagu sasaran menjelang hari acara. Rincian untuk lembaga ada di halaman pelatihan instansi dan program kerja sama sekolah.

Apa yang perlu disiapkan sebelum sesi angklung pertama?

Ruang selebar sekitar dua meter dengan lantai rata, alas kaki yang tidak licin, dan kesediaan berdiri selama sesi berlangsung. Alat musik serta partitur dibawa tutor, jadi keluarga tidak perlu menyiapkan apa pun yang lain.

Bagaimana merawat angklung bila keluarga membeli set sendiri?

Gantung angklung dan hindari menumpuknya, jauhkan dari sinar matahari langsung serta embusan pendingin ruangan, lalu lap rangkanya dengan kain kering setiap selesai dipakai. Angklung tidak boleh dicuci dengan air. Nada yang bergeser sebaiknya diperiksakan ke perajin.

Chat sekarang, kami siapkan kelas angklung-mu

Kelas privat angklung di Jogja disiapkan sesuai kebutuhanmu. Mulai dari konsultasi, tanpa komitmen.

Mulai Pendaftaran

Sudah mantap? Amankan jadwal belajarnya lebih dulu; prosesnya singkat.

Mulai Pendaftaran

Tanya lewat WhatsApp

Masih menimbang? Ceritakan kebutuhan belajarnya, kami bantu carikan arah.

Tanya lewat WhatsApp