4,9/5 · 938 ulasan · Semua jenjang & penutur asing

Les Privat Bahasa Indonesia di Jogja

Les Bahasa Indonesia Jogja untuk anak, siswa SD sampai SMA, mahasiswa, karyawan, dan penutur asing. Tutor datang ke rumah atau mengajar daring, mulai Rp84.500 per jam.

Les Privat Bahasa Indonesia di Jogja

Apa yang perlu diketahui soal Les Privat Bahasa Indonesia di Jogja?

Les Bahasa Indonesia Jogja untuk anak, siswa SD sampai SMA, mahasiswa, karyawan, dan penutur asing. Tutor datang ke rumah atau mengajar daring, mulai Rp84.500 per jam.

Tanya Dulu, Baru Daftar
  • 4,9/5938 ulasan
  • 11.000+tutor terseleksi
  • 1-on-1seorang tutor, seorang siswa
  • Ke rumahmuJogja, tempat mana pun pilihan Anda, atau online
  • Garansibebas ganti tutor
  • Assessmentdipetakan sebelum mulai

Tiga cara belajar

Privat, bimbel ramai-ramai, atau otodidak bahasa indonesia?

Les Bahasa Indonesia Privat Edufio

Ke rumah di Jogja

  • Perhatian tutor saat belajar bahasa indonesiaTercurah ke satu siswa
  • Materi bahasa indonesia disesuaikan level siswaDisusun dari hasil tes awal
  • Fokus ke bab bahasa indonesia yang paling sulitWaktu sesi penuh untuk bab itu
  • Selaras kurikulum sekolah di JogjaMengikuti bab sekolah Anda
  • Jadwal menyesuaikan keluarga di JogjaAnda yang memilih hari dan jam
  • Latihan soal bahasa indonesia terarahDipilih dari kelemahan Anda

Bimbel Bahasa Indonesia Grup

  • Perhatian tutor saat belajar bahasa indonesiaTerpecah ke satu kelas
  • Materi bahasa indonesia disesuaikan level siswaSatu materi untuk satu kelas
  • Fokus ke bab bahasa indonesia yang paling sulitMengekor tempo kelas
  • Selaras kurikulum sekolah di JogjaUmum
  • Jadwal menyesuaikan keluarga di JogjaJadwal ditentukan kelas
  • Latihan soal bahasa indonesia terarahSeragam

Belajar Bahasa Indonesia Sendiri

  • Perhatian tutor saat belajar bahasa indonesiaSendirian saja
  • Materi bahasa indonesia disesuaikan level siswaDitebak sendiri
  • Fokus ke bab bahasa indonesia yang paling sulitSekuat disiplin sendiri
  • Selaras kurikulum sekolah di JogjaTidak terikat
  • Jadwal menyesuaikan keluarga di JogjaBebas, tetapi mudah tertunda
  • Latihan soal bahasa indonesia terarahBerburu sendiri

Cocok untuk

Keadaan yang paling terbantu oleh les Bahasa Indonesia Jogja

  • Nilai Bahasa Indonesia tertinggal padahal mata pelajaran lain terhitung aman.

  • Anak lancar bercerita namun kesulitan menuliskan cerita yang sama di kertas.

  • Siswa kelas 6 atau kelas 9 sedang bersiap menghadapi ASPD di DIY.

  • Siswa kelas 12 kewalahan menghadapi bacaan panjang di soal literasi.

  • Bab skripsi berulang kali dikembalikan pembimbing karena bahasanya berputar.

  • Laporan dan surel kantor sering diminta diperbaiki sebelum boleh dikirim.

  • Penutur asing di Jogja ingin cepat memakai bahasa ini untuk urusan sehari-hari.

Cakupan kelas

Yang termasuk di dalam satu paket les Bahasa Indonesia Jogja

  • Asesmen tulisan di sesi pertama

    Satu contoh tulisan siswa dibedah bersama, dan hasilnya menjadi rencana belajar tertulis.

  • Bahan bacaan bertingkat

    Teks disiapkan tutor mengikuti panjang dan tingkat kesulitan yang sedang dilatih pekan itu.

  • Kumpulan soal literasi

    Soal bacaan dan kebahasaan yang diperbarui mengikuti bentuk soal terbaru di ujian sekolah dan seleksi.

  • Koreksi tulisan di luar jam sesi

    Tulisan yang dikirim siswa antara dua sesi tetap dikoreksi dan dikembalikan dengan catatan perbaikan.

  • Rubrik penilaian menulis

    Isi, struktur, kaidah, dan kerapian dinilai terpisah supaya kemajuan terlihat jelas dari pekan ke pekan.

  • Pendampingan menjelang ujian

    Jadwal dapat dipadatkan pada musim ASPD dan UTBK yang berlangsung antara Januari sampai April.

  • Laporan perkembangan

    Ringkasan berkala berisi capaian, kesalahan yang masih tersisa, dan saran latihan mandiri di rumah.

  • Pilihan pindah ke kelas daring

    Sesi dapat berpindah ke layar ketika siswa sedang di luar kota atau cuaca menghalangi kunjungan tutor.

Peta bahan ajar

Delapan bahan yang menyerap sebagian besar jam les Bahasa Indonesia Jogja

Untuk tiap bahan les Bahasa Indonesia Jogja kami tuliskan apa yang dibahas, kesalahan yang paling sering terjadi, dan cara tutor menanganinya di ruang belajar.

Gagasan utama dan gagasan penjelas (SD sampai SMA)

Yang dicakup

Menemukan kalimat utama, memisahkan gagasan pokok dari kalimat penjelas, dan meringkas satu paragraf menjadi satu frasa pendek.

Titik rawan

Siswa memilih kalimat yang paling panjang atau yang memuat kata dari soal, padahal kalimat itu hanya contoh pendukung.

Cara kami mendampingi

Pilihan jawaban ditutup dulu. Siswa menuliskan inti paragraf dengan kalimatnya sendiri, baru membuka pilihan dan mencocokkan.

Simpulan dan informasi tersirat (Soal literasi)

Yang dicakup

Menarik simpulan yang tidak tertulis, menimbang kecukupan bukti, dan memisahkan pendapat penulis dari fakta yang ia sajikan.

Titik rawan

Simpulan diambil dari pengetahuan sendiri, sehingga jawabannya masuk akal secara umum namun tidak didukung teks yang dibaca.

Cara kami mendampingi

Setiap jawaban wajib ditunjuk baris pendukungnya di dalam bacaan. Jawaban tanpa baris pendukung dihitung belum selesai.

Struktur dan ciri kebahasaan teks (SMP dan SMA)

Yang dicakup

Bagian pembuka, isi, dan penutup pada teks laporan, prosedur, eksposisi, serta tanggapan, lengkap dengan penanda bahasanya.

Titik rawan

Struktur dihafal sebagai daftar nama bagian, sehingga siswa gagal mengenalinya ketika teks asli disajikan tanpa label apa pun.

Cara kami mendampingi

Teks utuh dipotong, diacak, lalu disusun ulang oleh siswa. Nama tiap bagian baru dibicarakan setelah susunannya benar.

Kalimat efektif (SMP sampai kuliah)

Yang dicakup

Kesatuan gagasan, kehematan kata, kesejajaran bentuk, dan kelogisan hubungan antarbagian di dalam satu kalimat.

Titik rawan

Kalimat dianggap sudah baik karena terdengar resmi, padahal subjeknya hilang sejak diawali kata depan di baris pertama.

Cara kami mendampingi

Kalimat dipangkas kata demi kata sampai maknanya rusak. Bentuk terakhir sebelum rusak itulah yang dipakai sebagai versi final.

Ejaan dan tanda baca (Semua jenjang)

Yang dicakup

Huruf kapital, kata depan, penulisan gabungan kata, angka dan bilangan, serta pemakaian koma, titik dua, dan tanda hubung.

Titik rawan

Kata depan di dan ke ditulis serangkai, sementara huruf kapital dipakai untuk nama jenis seperti gunung, sungai, atau suku.

Cara kami mendampingi

Pemanasan lima menit di awal sesi: menyunting teks pendek yang sudah kami sisipi delapan kesalahan tersembunyi.

Kosakata dan makna kontekstual (SD sampai umum)

Yang dicakup

Makna kata di dalam kalimat, kata baku, kata serapan, sinonim yang tidak sepenuhnya setara, ungkapan, dan peribahasa.

Titik rawan

Arti kata diambil dari kamus tanpa diuji kembali ke kalimat asalnya, sehingga dua pilihan jawaban terasa sama-sama benar.

Cara kami mendampingi

Kata yang meragukan dicari di kamus daring bersama, lalu dimasukkan kembali ke kalimat asal untuk diperiksa kecocokannya.

Menulis terbatas dan menyunting (SMP sampai kuliah)

Yang dicakup

Menyusun kerangka, mengembangkan paragraf, menyambung antarparagraf, dan menyunting tulisan sendiri secara sistematis.

Titik rawan

Menulis dan menyunting dikerjakan berbarengan, sehingga kalimat pertama diperbaiki berkali-kali dan tulisan tak pernah tuntas.

Cara kami mendampingi

Dua kegiatan itu dipisah ke jam yang berbeda. Draf pertama dikerjakan tanpa menghapus satu kata pun sampai titik terakhir.

Sastra Indonesia (Porsi SMA)

Yang dicakup

Puisi lama dan baru, cerpen, novel, hikayat, drama, beserta unsur pembangun dan nilai yang terkandung di dalamnya.

Titik rawan

Karya dibaca lewat ringkasan, sehingga siswa hafal jalan ceritanya lalu tersandung pada soal tentang gaya bahasa dan citraan.

Cara kami mendampingi

Satu bagian karya dibaca nyaring bersama, ditandai citraannya, lalu dibandingkan dengan bagian lain yang bernada serupa.

Kesaksian Keluarga

Kisah mereka yang duluan mulai

Saya pikir anak saya aman karena bicaranya lancar. Ternyata dia belum bisa membedakan simpulan dengan pendapat penulis, dan tutor menemukannya di sesi kedua.

Novelia P.Wali siswa kelas 9, Umbulharjo

Bab satu skripsi saya dikembalikan tiga kali karena kalimatnya berputar. Diajari cara memotong kalimat sampai tinggal intinya, revisi keempat akhirnya lolos.

Davina S.Mahasiswa, Sleman

Saya belajar imbuhan sambil belanja di pasar dekat kos. Sekarang saya menulis surel ke dosen pembimbing tanpa perlu dibantu teman.

Shifwah K.Peserta BIPA, Kota Yogyakarta

Laporan kantor saya dulu selalu diminta diperbaiki. Setelah diajari urutan menyunting, revisi dari atasan tinggal soal isi.

Rio W.Karyawan, Kasihan Bantul

Guru Bahasa Indonesia pribadi untuk buah hati Anda

Tutor bahasa indonesia datang dengan rencana belajar yang disusun dari kebutuhanmu.

Tutor Edufio

Pilih tutor Bahasa Indonesia Anda

Telaten menghadapi anak, tertib menyiapkan materi, dan setia hadir di tiap sesi.

  • Orin S., Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia · UNY — tutor les bahasa indonesia Jogja Edufio

    Orin S.

    Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia · UNY
  • Yusnia N., Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia · UNY — tutor les bahasa indonesia Jogja Edufio

    Yusnia N.

    Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia · UNY
  • Alifa Z., Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia · UNY — tutor les bahasa indonesia Jogja Edufio

    Alifa Z.

    Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia · UNY
  • Bonieta K., Bahasa Dan Sastra Indonesia · Sanata Dharma — tutor les bahasa indonesia Jogja Edufio

    Bonieta K.

    Bahasa Dan Sastra Indonesia · Sanata Dharma

Ciri khas kami

Keunggulan les Bahasa Indonesia Edufio

  • Diagnosis dari tulisan siswa sendiri

    Sesi pertama diisi menulis bebas sekitar seratus lima puluh kata. Tutor menandai pola kesalahan yang berulang, dan dari daftar itulah rencana belajar disusun.

  • Kaidah dicek ke sumber resminya

    Kamus dan pedoman ejaan dibuka bersama saat ada kata yang meragukan, sehingga siswa terbiasa memeriksa sendiri ketika tutor sedang tidak di sampingnya.

  • Bacaan naik panjangnya secara bertahap

    Dimulai dari teks dua ratus kata dengan satu gagasan, berakhir di teks berstimulus tabel dan grafik seperti yang muncul di soal literasi.

  • Menulis dan menyunting dipisah

    Draf dikerjakan tanpa menghapus satu kata pun, penyuntingan menyusul di jam berikutnya. Pemisahan ini menghentikan kebiasaan mengulang kalimat pertama berkali-kali.

  • Sastra dibaca nyaring lebih dulu

    Puisi dan penggalan prosa dibunyikan sampai jeda dan tekanannya terasa, baru dibicarakan citraan dan maknanya.

  • Bahasa Jawa dipakai sebagai jembatan

    Tutor yang tumbuh di DIY mengenali kalimat yang terbawa pola Jawa, lalu menunjukkan padanannya, sehingga koreksi terasa masuk akal bagi siswa.

Sekilas dari sesi

Suasana Les Bahasa Indonesia Bersama Tutor

  • Sesi nyata, identitas peserta kami rahasiakan.

  • Sesi les bahasa indonesia Jogja privat satu tutor satu siswa
  • Siswa mengikuti les bahasa indonesia Jogja bersama tutor Edufio
  • Dari ruang kelas les bahasa indonesia Jogja Edufio
  • Galeri kelas les bahasa indonesia Jogja: siswa bersama tutor Edufio
  • Tutor Edufio mendampingi siswa di kelas les bahasa indonesia Jogja
  • Momen sesi les bahasa indonesia Jogja sedang berlangsung

Kisah para wali

Nilai ujian anak saya naik setelah dia berhenti menebak dan mulai menandai kalimat utama tiap paragraf.

Adib R.Wali siswa kelas 6, Depok Sleman

Bedah tipe soal

Lima tipe soal Bahasa Indonesia dan cara mengerjakannya

Bentuknya berulang dari ujian sekolah sampai seleksi masuk perguruan tinggi. Mengenali tipenya lebih dahulu memangkas waktu berpikir di ruang ujian.

  1. Menentukan gagasan utama

    Paling sering muncul

    Ditanyakan dengan bermacam sebutan: ide pokok, gagasan pokok, pikiran utama, atau simpulan paragraf.

    Strategi tutor

    Tutup pilihan jawaban, tulis inti paragraf dengan kalimat sendiri, baru cocokkan dengan pilihan yang tersedia.

  2. Makna kata di dalam kalimat

    Paling cepat dikerjakan

    Kata yang ditanyakan hampir selalu punya lebih dari satu arti di kamus, dan hanya satu yang cocok dengan kalimatnya.

    Strategi tutor

    Ganti kata itu dengan calon jawaban di kalimat aslinya, lalu periksa apakah kalimatnya masih utuh maknanya.

  3. Menyunting kalimat dan ejaan

    Sumber nilai termurah

    Meminta perbaikan kata depan, huruf kapital, tanda baca, bentuk kata, atau susunan kalimat yang rancu.

    Strategi tutor

    Periksa berurutan: subjek, predikat, kata depan, huruf kapital, tanda baca. Urutan tetap membuat tak ada yang terlewat.

  4. Menyimpulkan bacaan panjang

    Paling menyita waktu

    Bacaan disertai tabel atau grafik, dengan pilihan jawaban yang sama-sama terdengar masuk akal bagi pembaca terburu-buru.

    Strategi tutor

    Baca pertanyaannya lebih dulu, tandai bagian bacaan yang menjawab pertanyaan itu, lalu abaikan sisanya dengan tenang.

  5. Analisis karya sastra

    Porsi besar di SMA

    Menanyakan unsur pembangun, gaya bahasa, watak tokoh, latar, serta nilai yang terkandung di dalam karya.

    Strategi tutor

    Tandai kalimat yang menunjukkan sifat tokoh dan citraan, lalu tarik kesimpulan dari kumpulan tanda itu.

Penilaian keluarga

4,9/5

kepercayaan 938 keluarga di Jogja

Mulai Pendaftaran

Dari sesi pertama

Tiga bulan pertama les Bahasa Indonesia Jogja

Urutan yang biasa kami tempuh. Kecepatannya menyesuaikan jenjang siswa dan waktu belajar yang tersedia di rumah.

  1. Asesmen

    Pekan 1: pemetaan tulisan

    Siswa menulis bebas sekitar seratus lima puluh kata dan mengerjakan satu bacaan. Hasilnya jadi daftar kesalahan awal yang dipakai sepanjang program.

  2. Fondasi

    Pekan 2 sampai 4: kaidah dasar

    Ejaan, tanda baca, dan kata depan dibereskan lebih dulu karena aturannya terbatas dan hasilnya paling cepat terlihat di nilai.

  3. Membaca

    Pekan 5 sampai 8: membaca terarah

    Latihan menandai kalimat utama dan menarik simpulan, dengan panjang teks yang dinaikkan sedikit demi sedikit setiap pekan.

  4. Menulis

    Pekan 9 sampai 10: struktur teks

    Jenis teks sesuai jenjang dibedah satu per satu, lalu ditulis ulang oleh siswa dalam bentuk yang sama dengan topik pilihannya sendiri.

  5. Latihan

    Pekan 11 sampai 12: simulasi soal

    Paket soal dikerjakan dengan batas waktu, dibahas per nomor, lalu dibandingkan dengan daftar kesalahan awal untuk melihat sisa pekerjaan rumahnya.

  6. Lanjutan

    Setelah itu: menjaga kebiasaan

    Satu sesi per pekan cukup untuk merawat kebiasaan membaca dan menulis sampai musim ujian tiba pada awal tahun.

Lancar berbicara dan tinggi nilainya adalah dua hal yang berbeda

Bahasa Indonesia adalah satu-satunya mata pelajaran yang sudah dipakai anak jauh sebelum ia masuk sekolah. Karena itu banyak keluarga di Jogja menaruhnya di urutan paling akhir daftar les, lalu terkejut ketika angka di rapor keluar di kisaran enam puluhan sementara mata pelajaran lain aman.

Kefasihan berbicara dan kemampuan mengerjakan soal Bahasa Indonesia berjalan di dua jalur terpisah. Soal ujian meminta siswa menemukan gagasan utama, memisahkan fakta dari pendapat, menyimpulkan isi teks yang belum tentu ia sukai, lalu menuliskan jawabannya dengan kaidah yang benar. Semuanya keterampilan yang dilatih, dan tak satu pun muncul sendiri dari percakapan sehari-hari.

Karena itu sesi pertama kami mulai dengan satu teks pendek. Siswa membacanya, lalu menjelaskan isinya dengan kalimatnya sendiri. Dari lima menit itu sudah terlihat letak persoalannya: kecepatan membaca, kosakata, pengenalan struktur teks, atau ketelitian memilih di antara dua jawaban yang mirip.

Biar kamu tahu

Tujuh jalur belajar Bahasa Indonesia yang kami buka

  • Bahasa Indonesia untuk anak

    Pengenalan huruf, suku kata, dan cerita bergambar. Anak diminta menceritakan ulang apa yang ia dengar sebelum diminta menuliskannya.

  • Bahasa Indonesia SD

    Ejaan, tanda baca, kata depan, dan jenis teks dasar. Latihan menjawab soal bacaan mulai diperkenalkan sejak kelas empat.

  • Bahasa Indonesia SMP

    Teks laporan, prosedur, eksposisi, dan puisi rakyat. Porsi terbesar jatuh pada menulis paragraf utuh dengan kata penghubung yang tepat.

  • Bahasa Indonesia SMA

    Teks argumentasi, kritik dan esai, novel, serta hikayat. Siswa dilatih menimbang kekuatan alasan penulis sebelum menyusun tanggapannya.

  • Bahasa Indonesia untuk mahasiswa

    Penulisan ilmiah: kalimat efektif, kutipan, daftar pustaka, parafrasa, dan abstrak. Kelas ini paling ramai saat bab satu dikembalikan pembimbing.

  • Bahasa Indonesia untuk umum

    Surel kerja, notula rapat, laporan bulanan, dan naskah presentasi. Peserta membawa dokumen aslinya, dan sesi dipakai untuk menyuntingnya.

  • Bahasa Indonesia untuk penutur asing

    Kelas BIPA bagi mahasiswa dan pekerja asing di Jogja: imbuhan, kalimat aktif dan pasif, serta percakapan yang dipakai sehari-hari.

Apa yang sebenarnya diukur soal Bahasa Indonesia hari ini?

Sejak soal berbasis literasi masuk ke ujian sekolah dan seleksi masuk perguruan tinggi, panjang bacaan naik dan pertanyaan hafalan menyusut. Siswa dihadapkan pada teks ratusan kata, lalu diminta menarik simpulan yang tidak tertulis di baris mana pun.

Bentuk soal seperti ini menyulitkan kebiasaan membaca meloncat. Siswa yang terbiasa memburu kata kunci lalu mencocokkannya dengan pilihan jawaban akan tersandung ketika dua pilihan sama-sama memuat kata kunci itu, dan pembedanya justru ada di kata penghubung yang ia lewati.

Yang kami latihkan adalah kebiasaan menandai. Satu tanda untuk kalimat utama, satu tanda untuk penghubung yang menyatakan pertentangan, satu tanda untuk angka dan data. Siswa yang sudah terbiasa membaca lebih pelan di awal justru selesai lebih cepat saat mengerjakan, karena ia hampir tidak pernah kembali membaca ulang.

Keunggulan

Enam tanda tulisan yang perlu segera disunting

  • Kalimat kehilangan pelakunya

    Diawali kata depan seperti Dengan atau Berdasarkan, lalu langsung ke predikat. Kalimatnya panjang, subjeknya menguap, dan pembaca kehilangan arah.

  • Satu paragraf berisi satu kalimat

    Kalimat bersambung sembilan baris dengan tujuh koma. Hampir selalu bisa dipecah jadi tiga kalimat tanpa kehilangan satu gagasan pun.

  • Kata depan menempel pada kata berikutnya

    Bentuk seperti dirumah, disekolah, dan kesana termasuk yang paling sering muncul di lembar jawaban, sekaligus paling cepat diperbaiki.

  • Ragam cakap masuk ke ragam tulis

    Bilang, kasih, terus, dan sama dipakai di dalam esai. Wajar dalam percakapan, mahal harganya ketika tulisan itu dinilai.

  • Paragraf penutup menyalin pembuka

    Simpulan yang kuat memberi penilaian atas isi bacaan dan menyebut akibatnya, sehingga pembaca mendapat sesuatu yang baru di akhir tulisan.

  • Kutipan berjalan tanpa sumber

    Kalimat orang lain masuk ke tulisan tanpa tanda kutip dan tanpa catatan asalnya. Di bangku kuliah kebiasaan ini berujung pada tuduhan plagiarisme.

Bahasa Jawa yang ikut terbawa ke kalimat tulis siswa DIY

Di Daerah Istimewa Yogyakarta hampir semua siswa tumbuh dengan dua bahasa. Bahasa Jawa hidup di rumah dan di halaman sekolah, Bahasa Indonesia hidup di buku pelajaran dan di lembar ujian. Perpindahan di antara keduanya meninggalkan jejak yang khas, dan tutor yang tumbuh di Jogja mengenali jejak itu dalam sekali baca.

Empat bentuk paling sering muncul. Kepemilikan ditulis dengan akhiran, sehingga buku Andi menjadi bukunya Andi. Pelaku pada kalimat pasif ditandai dengan kata sama, sehingga dipukul oleh adik menjadi dipukul sama adik. Awalan me- rontok, sehingga sudah membaca menjadi sudah baca. Partikel percakapan seperti kok, lho, dan je menyelinap ke dalam esai.

Kami memperlakukan pola ini sebagai jejak dua bahasa yang wajar, dan menanganinya dengan cara yang sama sekali tidak menghakimi. Tutor menyebut padanan Jawanya lebih dulu, menunjukkan di titik mana strukturnya berbeda, lalu siswa memperbaiki kalimatnya sendiri. Cara ini bekerja jauh lebih cepat daripada mencoret tanpa penjelasan.

Ringkasnya

Kaidah yang paling sering meleset di lembar jawaban

  • Di sebagai kata depan dan sebagai awalan

    Di rumah ditulis terpisah karena menunjukkan tempat. Dimakan ditulis serangkai karena membentuk kata kerja pasif. Aturannya sama untuk ke.

  • Huruf kapital pada nama diri dan nama jenis

    Gunung Merapi berhuruf besar, gunung itu berhuruf kecil. Aturan yang sama berlaku untuk sungai, jalan, suku, dan gelar.

  • Kata baku yang justru terdengar asing

    Sekadar, risiko, praktik, analisis, dan November sering kalah populer dari bentuk keliru yang lebih akrab di telinga.

  • Koma sebelum kata penghubung

    Koma dipakai sebelum tetapi dan sedangkan pada kalimat setara. Perincian tiga unsur memakai koma sebelum kata dan, perincian dua unsur tidak.

  • Bilangan ditulis huruf atau angka

    Bilangan yang dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata ditulis dengan huruf. Angka dipakai untuk ukuran, uang, dan nomor urut.

  • Kata serapan yang berubah bentuk

    Sistem, kualitas, dan aktivitas sudah lama diserap ke dalam bahasa ini. Menuliskannya dengan ejaan asing membuat tulisan terbaca kurang cermat.

Dua acuan yang selalu dibuka di meja belajar

Kaidah Bahasa Indonesia berubah, dan perubahan itu jarang sampai ke meja belajar siswa. Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan Edisi V berlaku sejak 2022 dan menggantikan pedoman sebelumnya. Sebagian buku latihan yang masih beredar mengacu pada pedoman lama, sehingga siswa bisa saja berlatih dengan aturan yang sudah diperbarui.

Tutor Edufio membuka Kamus Besar Bahasa Indonesia daring bersama siswa setiap kali ada kata yang meragukan. Kebiasaan memeriksa ke sumber resmi jauh lebih berguna daripada menghafal daftar kata baku, karena daftar hafalan selalu habis lebih dahulu daripada ragam kata yang keluar di soal.

Untuk peserta dewasa kami juga membahas Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia. Tes resmi ini mengukur kemampuan mendengarkan, merespons kaidah, membaca, menulis, dan berbicara, lalu menyatakan hasilnya dalam predikat kemahiran. Sebagian instansi dan kampus mulai memintanya sebagai syarat.

Detail

Ragam teks yang dituntut di tiap jenjang

  • Teks deskripsi dan narasi

    Dikenalkan sejak kelas awal SD sampai kelas tujuh. Kesulitan terbesarnya menjaga urutan waktu supaya cerita tetap runtut dari awal sampai akhir.

  • Teks prosedur dan laporan

    Porsi besar di SMP. Siswa kerap menukar kalimat perintah dengan kalimat berita, sehingga langkahnya kehilangan ketegasan.

  • Teks eksposisi dan tanggapan

    Menuntut pernyataan pendapat di awal dan alasan yang menopangnya. Banyak siswa berhenti di pendapat lalu lupa menyodorkan buktinya.

  • Teks argumentasi dan esai

    Bagian terbesar di SMA. Penilai mencari alasan pihak lawan dan cara siswa menjawabnya, sesuatu yang jarang muncul di tulisan pemula.

  • Puisi dan sastra lama

    Pantun dan gurindam masuk di SMP, hikayat dan novel di SMA. Bahasa lama biasanya jadi penghalang pertama sebelum isinya terbaca.

  • Karya tulis ilmiah

    Dimulai di SMA lewat tugas karya tulis dan berlanjut ke bangku kuliah. Kutipan, catatan sumber, dan daftar pustaka dilatih sejak awal.

Cara kami melatih membaca soal yang panjang

Latihan membaca disusun berjenjang. Pekan pertama memakai teks sekitar dua ratus kata dengan satu gagasan utama. Siswa menandai kalimat utama, lalu menuliskan isi paragraf dalam satu frasa pendek. Frasa itulah yang dibandingkan dengan pilihan jawaban, sehingga jawaban dipilih setelah berpikir sendiri.

Tahap berikutnya membalik arah kerja. Panjang teks dinaikkan, dan siswa diminta menebak pertanyaan apa yang mungkin muncul dari bacaan sebelum melihat soal aslinya. Latihan menebak pertanyaan membuat siswa membaca dengan tujuan, dan itu mengubah cara matanya bergerak di halaman.

Tahap terakhir memakai teks berstimulus: tabel, grafik, infografik, dan kutipan wawancara. Di sini siswa berlatih memilah tiga hal yang mudah tertukar, yaitu informasi yang tertulis apa adanya, informasi yang bisa disimpulkan, dan informasi yang sama sekali tidak ada di sumbernya.

Keunggulan

Apa yang dibawa tutor Bahasa Indonesia ke tiap sesi?

  • Berkas tulisan siswa

    Lembar menulis dari sesi sebelumnya selalu dibawa kembali, sehingga perbaikan bisa dilihat berdampingan dengan naskah lamanya.

  • Bank teks bacaan

    Kumpulan bacaan dari berita, sains populer, dan sastra, dikelompokkan menurut panjang serta tingkat kesulitannya.

  • Kartu kata baku

    Pasangan kata yang sering tertukar, dipakai sebagai pemanasan lima menit di awal sesi supaya ingatannya tetap segar.

  • Daftar kesalahan pribadi

    Catatan kesalahan berulang milik siswa itu sendiri. Panjangnya menyusut dari pekan ke pekan, dan itu jadi ukuran kemajuan yang paling jujur.

  • Rubrik penilaian menulis

    Isi, struktur, kaidah, dan kerapian dinilai terpisah, sehingga nilai sebuah tulisan bisa dibicarakan dengan orang tua secara terukur.

Sastra, bagian yang paling sering ditunda

Sastra menyumbang porsi besar di kelas SMA dan hampir selalu jadi bagian yang paling ditunda siswa. Bahasanya berjarak, tokohnya banyak, dan hubungannya dengan angka di rapor terasa jauh.

Cara kami memulainya sederhana. Puisi dibaca nyaring sampai jeda dan tekanannya terasa, baru dibicarakan citraan dan pilihan katanya. Hikayat dibaca sepenggal, diceritakan ulang dengan bahasa sehari-hari, baru masuk ke nilai moral dan latar sosialnya. Urutan ini menghemat waktu karena siswa sudah memegang isinya sebelum diminta menganalisis.

Jogja memberi keuntungan yang jarang dimiliki kota lain untuk pelajaran ini. Pembacaan puisi dan pementasan sastra rutin digelar di Taman Budaya Yogyakarta dan Bentara Budaya, sedangkan koleksi bacaan di Grhatama Pustaka terbuka untuk umum. Tutor kami sering memberi tugas membaca yang bisa dituntaskan di tempat-tempat itu, dan siswa pulang membawa bahan diskusi sesi berikutnya.

Lebih lengkap

Kelas BIPA untuk penutur asing di Jogja

  • Imbuhan dilatih paling awal

    Awalan me-, ber-, ter-, dan pasangan ke-an dilatih sampai otomatis. Di sinilah sebagian besar kesalahan penutur asing bermula.

  • Kalimat pasif yang berlimpah

    Bahasa Indonesia memakai bentuk pasif jauh lebih sering daripada banyak bahasa lain. Polanya dilatih dengan kalimat sehari-hari yang benar-benar terpakai.

  • Kata bantu bilangan

    Seekor, sebuah, sehelai, sebatang. Aturannya jarang dibahas tuntas di buku tata bahasa umum dan paling cepat dikuasai lewat latihan lisan.

  • Praktik di luar ruang belajar

    Sesi bisa digeser ke pasar, warung, atau lingkungan kampus di sekitar kos peserta, supaya kosakata yang baru dipelajari langsung terpakai.

  • Sapaan Jawa sebagai pelengkap

    Peserta yang tinggal di Sleman atau Kota Yogyakarta biasanya meminta sapaan dasar Jawa. Kami sediakan sebagai tambahan di luar bahan pokok.

Les Bahasa Indonesia Jogja untuk bangku kuliah dan tempat kerja

Mahasiswa yang datang ke kami hampir selalu membawa persoalan yang sama: satu bab dikembalikan pembimbing dengan catatan bahwa kalimatnya berputar. Penyebabnya biasanya satu kalimat yang memuat tiga gagasan sekaligus, disambung koma yang seharusnya jadi titik.

Latihan yang kami pakai memotong kalimat sampai tinggal satu gagasan, lalu menyusunnya kembali dengan kata penghubung yang tepat. Sesudah itu barulah masuk ke kutipan, parafrasa, dan daftar pustaka. Parafrasa yang benar mengubah struktur kalimat, dan itu keterampilan tersendiri yang perlu dilatih terpisah dari sekadar mengganti kata dengan sinonimnya.

Untuk karyawan dan pelamar kerja, bahan latihan diambil dari dokumen yang memang mereka tulis: surel, notula, laporan bulanan, dan naskah presentasi. Sesi dipakai untuk menyunting dokumen asli, sehingga hasil latihannya terpakai keesokan harinya di kantor.

Catatan tambahan

Ujian yang menagih kemampuan Bahasa Indonesia

  • ASPD kelas 6 dan kelas 9

    Asesmen Standardisasi Pendidikan Daerah hanya ada di DIY dan menguji Bahasa Indonesia. Hasilnya terpakai dalam seleksi jenjang berikutnya.

  • Ujian sekolah dan penilaian harian

    Bobotnya menumpuk sepanjang tahun ajaran yang dimulai pertengahan Juli. Nilai yang jatuh di awal semester sulit dikejar menjelang akhir.

  • Seleksi masuk perguruan tinggi

    UTBK-SNBT memuat subtes literasi berbahasa Indonesia dan pemahaman bacaan. Bacaannya panjang dan waktu pengerjaannya ketat.

  • Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia

    Tes resmi bagi peserta dewasa, guru, dan penutur asing. Hasilnya dinyatakan sebagai predikat kemahiran berbahasa.

  • Lomba dan festival bahasa

    Debat, cipta puisi, dan cipta cerpen digelar tiap tahun di sekolah DIY, dengan puncaknya pada Bulan Bahasa di Oktober.

Tempat les Bahasa Indonesia Jogja di lima wilayah DIY

Tutor Bahasa Indonesia kami paling padat di Sleman dan Kota Yogyakarta, disusul Bantul. Untuk keluarga di Depok, Ngaglik, Mlati, Gamping, Umbulharjo, Gondokusuman, Kotagede, Kasihan, Sewon, dan Banguntapan, sesi kunjungan biasanya bisa dijadwalkan pada pekan yang sama dengan permintaan.

Kulon Progo dan Gunungkidul punya jumlah tutor kunjungan yang paling terbatas, dan kami menyebutnya apa adanya. Untuk dua kabupaten itu kelas daring kami jadikan jalur utama. Bahasa Indonesia kebetulan termasuk pelajaran yang paling siap dibawa ke layar: teks dibagikan di layar bersama, tulisan siswa dikoreksi langsung di dokumen yang sama, dan rekaman membaca nyaring bisa disimpan untuk dibandingkan pekan berikutnya.

Urutannya

Empat langkah sampai sesi pertama les Bahasa Indonesia Jogja

  1. Ceritakan keadaannya

    Sebutkan jenjang, keluhan yang paling terasa, dan target waktunya lewat formulir pendaftaran atau pesan WhatsApp.

  2. Pemetaan kebutuhan

    Tim kami mencocokkan keluhan itu dengan tutor yang latar akademiknya sesuai, lalu mengirimkan profil singkatnya untuk Anda tinjau.

  3. Sepakati jadwal dan tempat

    Tentukan hari, jam, dan lokasi sesi. Jadwal dapat digeser bila ada ujian sekolah atau kegiatan keluarga.

  4. Sesi berjalan dan ditinjau

    Sesi perdana diisi asesmen tulisan. Perkembangan dilaporkan berkala, dan tutor dapat diganti bila belum terasa cocok.

Soal biaya, jadwal, dan tutor les bahasa indonesia, kami jawab semua

Bagaimana jadwal les Bahasa Indonesia Jogja diatur?

Anda menyebutkan hari dan jam yang tersedia, lalu kami mencarikan tutor yang cocok dengan slot itu. Sesi dapat digeser bila ada ujian sekolah atau acara keluarga, cukup memberi tahu sehari sebelumnya. Layanan berjalan pukul 07.00 sampai 21.00 WIB, tujuh hari sepekan.

Siapa yang mengajar les Bahasa Indonesia Jogja dan bagaimana mereka dipilih?

Tutor Bahasa Indonesia kami umumnya berlatar pendidikan bahasa dan sastra dari kampus DIY seperti UNY, Sanata Dharma, UAD, dan UGM. Setiap calon melewati seleksi berkas, wawancara, dan uji penguasaan bahan sebelum menerima kelas. Untuk kelas penutur asing, kami mengutamakan tutor yang sudah pernah mendampingi peserta BIPA.

Bahan ajarnya disusun dari mana?

Rencana belajar disusun setelah asesmen di sesi pertama, lalu dicocokkan dengan kurikulum yang dipakai sekolah siswa. Acuan kaidahnya Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan Edisi V dan Kamus Besar Bahasa Indonesia. Untuk peserta umum, bahan latihan diambil dari dokumen yang memang mereka tulis sehari-hari.

Apakah les Bahasa Indonesia Jogja menyiapkan siswa menghadapi ujian resmi?

Ya. Bahasa Indonesia diuji di ASPD kelas 6 dan kelas 9 di DIY, di ujian sekolah, serta di seleksi masuk perguruan tinggi lewat subtes literasi. Untuk peserta dewasa kami juga membahas persiapan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia. Menjelang musim ujian, porsi latihan soal dinaikkan dan pembahasan kesalahan dipertajam.

Anak saya sudah lancar bicara, apakah masih perlu les Bahasa Indonesia Jogja?

Kelancaran berbicara membantu di bagian bercerita dan presentasi. Soal ujian mengukur hal yang berbeda: menemukan gagasan utama, menyimpulkan isi bacaan, dan menulis sesuai kaidah. Banyak siswa yang fasih berbicara justru kehilangan angka di bagian menyunting kalimat dan ejaan.

Mulai usia berapa les Bahasa Indonesia Jogja bisa diambil?

Kelas untuk anak bisa dimulai sejak usia PAUD dan taman kanak-kanak dengan porsi bercerita dan pengenalan huruf. Untuk anak yang belum lancar membaca, kami menyarankan kelas calistung lebih dulu, baru masuk ke Bahasa Indonesia jenjang SD supaya latihannya tidak terasa terlalu berat.

Berapa lama sampai nilainya terlihat naik?

Bagian ejaan dan tanda baca biasanya membaik dalam tiga sampai empat pekan karena aturannya terbatas dan mudah dilatih. Kemampuan membaca dan menyimpulkan bergerak lebih pelan, umumnya mulai terlihat setelah dua bulan dengan satu sesi per pekan ditambah latihan mandiri di rumah.

Apakah tutor les Bahasa Indonesia Jogja bisa datang ke rumah di seluruh DIY?

Kunjungan paling mudah dijadwalkan di Sleman, Kota Yogyakarta, dan Bantul. Untuk Kulon Progo dan Gunungkidul jumlah tutor kunjungan masih terbatas, jadi kelas daring kami jadikan jalur utama di dua kabupaten itu dan jadwalnya justru lebih longgar.

Bagaimana kelas daringnya berjalan?

Sesi berjalan lewat Zoom atau Google Meet, dan tautannya dikirim sebelum jam mulai. Teks bacaan dibagikan di layar bersama, sedangkan tulisan siswa dikoreksi langsung di dokumen yang sama sehingga setiap perubahan terlihat saat itu juga.

Apakah kelas ini melayani penutur asing?

Ya, kami membuka kelas BIPA untuk mahasiswa dan pekerja asing yang tinggal di Jogja. Urutannya dimulai dari imbuhan dan pola kalimat pasif, lalu masuk ke percakapan sehari-hari dan penulisan resmi. Sesi dapat berlangsung di kos, lingkungan kampus, atau tempat umum yang disepakati bersama.

Bisakah les Bahasa Indonesia Jogja difokuskan hanya pada menulis?

Bisa. Sebagian peserta datang khusus untuk menulis esai, karya ilmiah, atau dokumen kerja. Rencana belajar disusun ulang mengikuti permintaan itu, dengan porsi membaca secukupnya karena bahan bacaan tetap dibutuhkan sebagai contoh susunan kalimat yang baik.

Bagaimana kalau tutornya terasa kurang cocok?

Beri tahu kami dan tutor akan diganti tanpa biaya tambahan. Ketidakcocokan lebih sering menyangkut gaya menjelaskan daripada penguasaan bahan, jadi kami menanyakan bagian mana yang terasa tidak nyambung supaya penggantinya lebih tepat sasaran.

Berapa biaya les Bahasa Indonesia di Edufio?

Tarif mulai Rp84.500 per jam, dengan durasi sesi paling singkat enam puluh menit. Jumlah sesi setiap bulan mengikuti kebutuhan peserta. Rincian paket beserta cara pembayarannya kami sampaikan saat konsultasi awal, sebelum jadwal pertama dikunci.

Bisakah pelajaran ini digabung dengan Bahasa Jawa?

Bisa, dan permintaan itu sering datang dari keluarga di Bantul dan Sleman yang anaknya menempuh muatan lokal Bahasa Jawa. Tutor yang menguasai keduanya membantu siswa melihat perbedaan struktur kedua bahasa, dan pemahaman itu justru mempercepat perbaikan tulisan Bahasa Indonesianya.

Ceritakan kebutuhanmu, sisanya urusan kami

Ceritakan targetmu, kami susun les bahasa indonesia Jogja sesuai kebutuhanmu. Tanpa komitmen di awal.