4,9/5 · 223 ulasan · Pemula sampai atlet pelajar

Les Privat Bola Tangan di Jogja

Les bola tangan Jogja untuk pemula sampai pemain tim sekolah. Satu pelatih menangani satu peserta, dari cara menangkap bola sampai jump shot dan pertahanan zona, di lapangan indoor pilihanmu di lima wilayah DIY atau lewat sesi daring.

Les Privat Bola Tangan di Jogja
  • 4,9/5223 ulasan
  • 11.000+tutor terverifikasi
  • 1-on-1seorang tutor, seorang siswa
  • Ke rumahmuJogja, tempat mana pun pilihan Anda, atau online
  • Garansitukar tutor gampang
  • Assessmentdiukur di sesi awal

Bagaimana Les Privat Bola Tangan di Jogja berjalan?

Les bola tangan Jogja untuk pemula sampai pemain tim sekolah. Satu pelatih menangani satu peserta, dari cara menangkap bola sampai jump shot dan pertahanan zona, di lapangan indoor pilihanmu di lima wilayah DIY atau lewat sesi daring.

Fokus latihan
Operan, dribel, tembakan, taktik bertahan dan menyerang
Peserta
Usia 8 tahun ke atas, pemula sampai pemain tim sekolah
Tarif
Mulai Rp80.000 per jam
Durasi sesi
1 sampai 2 jam
Paket bulanan
4 sampai 28 sesi
Jam layanan
07.00 sampai 21.00 WIB, tujuh hari sepekan
Tempat latihan
GOR atau lapangan indoor pilihanmu di lima kabupaten dan kota DIY
Sesi daring
Bedah rekaman gerak lewat Zoom atau Google Meet, tautannya dikirim sebelum sesi
Pembayaran
Transfer BCA, Mandiri, BNI, BRI, atau dompet digital GoPay, OVO, DANA
Cara daftar
Isi formulir di /daftar atau chat WhatsApp 0822-2690-6626
Pelatih
Berpengalaman bertanding di kompetisi daerah dan nasional
Penggantian pelatih
Bisa diminta kapan saja tanpa biaya tambahan
Penilaian peserta
4,9 dari 223 ulasan
Cocok untuk siapa

Les bola tangan Jogja ini cocok untukmu jika

  • CocokKamu sudah suka olahraga bola dan ingin mencoba cabang yang lapangannya belum penuh di Jogja
  • CocokAnakmu ikut ekstrakurikuler bola tangan di sekolah dan ingin mengejar ketertinggalan dari teman satu tim
  • CocokKamu pemain basket atau voli yang ingin memindahkan kemampuan lompat dan lempar ke cabang baru
  • CocokKamu mengincar penjaringan tim sekolah atau klub dan butuh perbaikan teknik dalam hitungan bulan
  • CocokKamu ingin latihan kardio yang tidak membosankan karena selalu ada bola dan lawan
  • CocokJadwalmu berubah-ubah dan kelas berkelompok dengan jam tetap selalu bentrok
  • CocokKamu penjaga gawang yang jarang mendapat pelatih khusus di latihan tim biasa
Kesan Wali Siswa

Kesan wali selepas beberapa sesi

Sesi pertama pelatih langsung mengganti bola yang saya pakai karena terlalu besar. Setelah ganti, lemparan saya berubah dalam dua pekan. Sesederhana itu ternyata masalahnya.

Algha R.Mahasiswa di Kasihan, Bantul

Anak saya ikut ekstrakurikuler bola tangan tapi selalu jadi cadangan. Tiga bulan latihan privat, dia dipasang sebagai sayap kiri dan mencetak gol pertamanya.

Riska S.Wali peserta di Banguntapan, Bantul

Rumah saya di Wates, pelatih datang dua pekan sekali dan sisanya kami bedah rekaman lewat layar. Saya kira tidak akan efektif, ternyata koreksinya justru lebih detail.

Faeyza N.Peserta di Kulon Progo

Cakupan

Yang kamu dapat di les bola tangan Jogja bersama Edufio

  • Pemetaan kemampuan di sesi pertama

    Genggaman, lompatan, dan kebiasaan melempar diukur sebelum satu menu latihan pun disusun.

  • Menu latihan tertulis per bulan

    Peserta tahu apa yang sedang dikejar, dan wali tahu apa yang sedang dibayar.

  • Bola sesuai kelompok usia

    Pelatih membawa bola ukuran 1, 2, atau 3 sesuai usia dan kekuatan genggaman peserta.

  • Rekaman gerak untuk dibedah

    Jump shot dan pendaratan direkam dari samping, lalu ditonton bersama supaya peserta melihat sendiri yang perlu diperbaiki.

  • Program penguatan bahu dan lutut

    Latihan pencegahan cedera yang bisa dikerjakan di rumah tanpa alat, lima belas menit sehari.

  • Catatan angka tiap bulan

    Tembakan masuk, operan sampai, dan waktu lari bolak-balik dicatat supaya kemajuan terlihat sebagai angka.

  • Pengenalan aturan pertandingan

    Tiga langkah, tiga detik, garis 6 meter, dan hukuman dua menit dijelaskan sambil bermain, tidak lewat hafalan.

  • Pendampingan menuju seleksi

    Peserta yang mengincar tim sekolah atau klub di Jogja dibantu menyusun jadwal latihan menjelang penjaringan.

Pengajar Kami

Tim Pengajar Edufio Jogja

Setiap tutor Edufio lolos seleksi, wawancara, dan uji materi sebelum mengajar di Jogja.

  • Azhar T. — tutor les bola tangan Jogja Edufio

    Azhar T.

  • Azis T. — tutor les bola tangan Jogja Edufio

    Azis T.

  • Azizah N. — tutor les bola tangan Jogja Edufio

    Azizah N.

  • Azmii H. — tutor les bola tangan Jogja Edufio

    Azmii H.

Tahap demi tahap

Enam bulan pertama les bola tangan Jogja bersama pelatih pribadi

Gambaran ini disusun untuk peserta yang berlatih dua kali sepekan. Peserta yang datang dari cabang bola lain umumnya lebih cepat di dua tahap awal.

  1. Pekan pertama: pemetaan

    Pelatih mengukur genggaman tangan, jangkauan lompatan, dan kebiasaan melempar yang sudah terbentuk. Hasilnya menentukan ukuran bola dan urutan materi, sehingga peserta berlatar basket tidak diberi menu yang sama dengan peserta yang belum pernah menyentuh bola.

  2. Bulan pertama: bola berhenti jatuh

    Sasarannya sederhana dan bisa dilihat: sepuluh operan berturut-turut sampai ke rekan tanpa bola jatuh, dari jarak lima meter, sambil bergerak. Sebagian besar peserta mencapainya dalam empat sampai enam sesi.

  3. Bulan kedua: tembakan pertama yang masuk

    Tembakan berdiri dari garis 9 meter mulai konsisten menuju sudut gawang, bukan ke tengah. Pelatih mencatat berapa dari sepuluh percobaan yang masuk, dan angka itu jadi patokan bulan berikutnya.

  4. Bulan ketiga: jump shot berdiri sendiri

    Pola langkah kiri-kanan-kiri berjalan tanpa dihitung, lompatan sudah menghadap gawang, dan bola dilepas di titik tertinggi. Di sinilah peserta biasanya mulai merasa sedang benar-benar bermain bola tangan.

  5. Bulan keempat sampai kelima: membaca lapangan

    Latihan bergeser dari teknik individu ke keputusan. Peserta dilatih memilih antara menembak, mengoper ke pemain pivot, atau menunggu satu detik lagi sampai celah pertahanan terbuka.

  6. Bulan keenam: masuk ke permainan sungguhan

    Peserta bergabung ke latihan berkelompok, ikut laga internal antar peserta Edufio di Jogja, atau menyiapkan diri untuk penjaringan tim sekolah. Pelatih ikut menonton dan membedah rekamannya di sesi berikutnya.

Yang kami tawarkan

Nilai lebih program Bola Tangan ini

  • Koreksi terjadi di lemparan berikutnya

    Di latihan tim, satu pelatih mengawasi belasan pemain dan kesalahan sudut siku baru dibahas pekan depan. Di sesi privat, pelatih berdiri satu meter darimu dan gerakanmu diperbaiki sebelum sempat mengeras jadi kebiasaan.

  • Pelatih yang pernah berdiri di lapangan pertandingan

    Pelatih les bola tangan Jogja di Edufio datang dari lingkungan yang benar-benar bertanding di tingkat daerah dan nasional. Mereka tahu bedanya tembakan yang bagus di latihan dengan tembakan yang bertahan saat ada dua pemain menutup jalur.

  • Ukuran bola menyesuaikan tangan peserta

    Anak sepuluh tahun yang dipaksa memegang bola ukuran dewasa akan belajar melempar dengan cara yang salah. Pelatih membawa bola sesuai kelompok usia dan menaikkannya saat genggaman peserta sudah kuat.

  • Jadwal mengikuti kalender sekolah DIY

    Latihan les bola tangan Jogja bisa dipadatkan saat libur dan dijarangkan menjelang penilaian akhir semester. Peserta yang menyiapkan diri untuk seleksi tim sekolah bisa menaikkan frekuensi beberapa pekan sebelum penjaringan dibuka.

  • Perkembangan dicatat dalam angka

    Jumlah tembakan masuk dari sepuluh percobaan, waktu tempuh lari bolak-balik, dan jumlah operan yang sampai tanpa jatuh dicatat tiap bulan. Peserta melihat sendiri grafiknya bergerak, tanpa perlu percaya kesan.

  • Bahu dan lutut dijaga sejak menit pertama

    Bola tangan menuntut lemparan berulang di atas kepala dan pendaratan satu kaki. Pemanasan rotator bahu dan latihan penguatan lutut masuk ke setiap sesi, sehingga peserta terhindar dari cedera yang lazim menimpa pelempar.

Kata orang tua siswa

Aku pikir bola tangan cuma lempar-tangkap. Ternyata ada hitungan langkah dan posisi. Sekarang aku paham kenapa dulu selalu ditiup wasit.

Dini A.Siswa kelas 11 di Depok, Sleman

Anatomi laga

Tujuh posisi bola tangan dan tugasnya di lapangan

Satu tim menurunkan tujuh pemain sekaligus. Peserta les bola tangan Jogja yang mengenal tugas tiap posisi lebih cepat menemukan peran yang cocok dengan tubuh dan wataknya, dan itu biasanya terlihat setelah dua bulan latihan.

  1. Penjaga gawang

    1 dari 7

    Satu-satunya pemain yang boleh berada di dalam area 6 meter dan boleh menyentuh bola dengan kaki di sana. Gawangnya berukuran 3 x 2 meter.

  2. Sayap kiri dan sayap kanan

    2 dari 7

    Berdiri di tepi lapangan, menembak dari sudut yang sempit, dan jadi pelari pertama saat serangan balik dimulai.

  3. Pemain belakang kiri dan kanan

    2 dari 7

    Biasanya pemain bertubuh paling tinggi. Tugasnya menembak dari garis 9 meter dan menekan pertahanan lawan supaya bergeser.

  4. Pengatur serangan

    1 dari 7

    Berdiri di tengah dan memutuskan ke mana bola pergi. Posisi ini menuntut penglihatan lapangan yang luas dan ketenangan saat ditekan.

  5. Pemain pivot

    1 dari 7

    Bekerja di garis pertahanan lawan dengan punggung menghadap gawang, membuka jalan bagi rekan dan menerima operan pendek di ruang sempit.

Peta latihan

Bedah materi bola tangan: dari operan pertama sampai taktik tim

Urutan di bawah adalah kerangka yang dipakai pelatih les bola tangan Jogja. Peserta yang datang dengan latar basket atau voli biasanya melompati dua topik awal, sementara peserta yang benar-benar baru akan tinggal lebih lama di sana.

  • Menangkap dan mengoper

    Fondasi

    Operan dada, operan atas bahu, operan pantul, dan cara menerima bola dengan dua tangan membentuk segitiga jempol. Termasuk mengoper sambil berlari, yang jauh lebih sering terjadi di pertandingan daripada mengoper sambil berdiri.

    Titik rawan

    Peserta baru menangkap bola dengan telapak menghadap ke atas seperti menadah. Bola memantul lepas, dan di pertandingan itu berarti kehilangan penguasaan di sepertiga lapangan sendiri.

    Cara kami mendampingi

    Pelatih memulai dari jarak tiga meter dengan operan pelan, tangan peserta dipandu ke posisi menghadap bola, lalu jarak dinaikkan sedikit demi sedikit sampai peserta menangkap tanpa berpikir.

  • Dribel dan aturan tiga langkah

    Fondasi

    Memantulkan bola dengan satu tangan sambil bergerak, berhenti tanpa melanggar, dan menghitung tiga langkah yang diizinkan sebelum bola wajib dipantulkan atau dilepas.

    Titik rawan

    Kebiasaan basket terbawa: peserta memantulkan bola terus-menerus sepanjang lapangan. Di bola tangan itu memperlambat serangan, dan berhenti memantul lalu memantul lagi dihukum sebagai pelanggaran.

    Cara kami mendampingi

    Latihan dihitung keras oleh pelatih pada tiap langkah sampai peserta merasakan sendiri ritmenya. Setelah itu dribel dibatasi maksimal dua pantulan per serangan supaya peserta terbiasa mencari operan.

  • Tembakan berdiri dan tembakan lompat

    Penentu gol

    Tembakan dari garis 9 meter dengan kaki tumpu, lalu jump shot: lompatan satu kaki, badan berputar di udara, bola dilepas di titik tertinggi sebelum mendarat.

    Titik rawan

    Peserta melompat lurus ke atas dan melepas bola saat sudah mulai turun. Tenaganya hilang, arah bolanya jatuh ke tengah gawang, dan penjaga gawang tinggal menepis.

    Cara kami mendampingi

    Lompatan dipecah jadi tiga hitungan tanpa bola dulu, memakai tanda di lantai. Bola baru masuk setelah pola langkah kiri-kanan-kiri berjalan otomatis, dan pelatih merekamnya dari samping untuk dibedah bersama.

  • Gerak kaki dan pendaratan aman

    Pencegahan cedera

    Langkah samping saat bertahan, pivot memutar tanpa mengangkat kaki tumpu, dan mendarat dengan lutut sedikit menekuk setelah melompat di depan garis 6 meter.

    Titik rawan

    Mendarat dengan lutut terkunci lurus. Beban jatuh ke sendi, dan inilah asal sebagian besar keluhan lutut pemain bola tangan usia sekolah.

    Cara kami mendampingi

    Peserta diminta mendarat lalu menahan posisi selama dua detik pada setiap repetisi awal. Pelatih menaikkan tinggi lompatan hanya setelah pendaratan terlihat stabil di sepuluh percobaan berturut-turut.

  • Bertahan dalam formasi 6-0 dan 5-1

    Taktik tim

    Membaca susunan enam pemain sejajar di depan garis 6 meter, kapan bergeser mengikuti bola, dan tugas satu pemain yang maju di formasi 5-1 untuk mengganggu pengatur serangan lawan.

    Titik rawan

    Peserta mengejar bola dan meninggalkan lubang di sampingnya. Lawan yang sabar akan mengoper ke ruang kosong itu dan mencetak gol tanpa perlu melewati siapa pun.

    Cara kami mendampingi

    Latihan bayangan tanpa lawan lebih dulu: pelatih menunjuk arah bola, peserta bergeser. Setelah pola geser melekat, latihan dilanjutkan melawan satu atau dua pemain sungguhan.

  • Serangan balik cepat

    Taktik tim

    Membaca momen penjaga gawang menguasai bola, berlari ke sisi lapangan yang kosong, dan menerima operan panjang sambil berlari penuh menuju gawang lawan.

    Titik rawan

    Peserta berlari lurus ke tengah bersama rekannya, sehingga dua orang berebut ruang yang sama dan satu pemain bertahan lawan sudah cukup untuk menutup keduanya.

    Cara kami mendampingi

    Pelatih memberi kode arah sebelum bola dilepas, memaksa peserta memilih jalur lebar. Latihan dijalankan dua lawan satu supaya keputusan mengoper atau menembak diambil dalam kecepatan penuh.

  • Tugas penjaga gawang

    Peran khusus

    Posisi berdiri sedikit maju dari garis gawang, membaca sudut tembakan lawan, membuka lengan dan kaki serentak, serta melempar bola panjang untuk memulai serangan balik.

    Titik rawan

    Penjaga gawang pemula menutup mata sepersekian detik saat bola datang cepat, lalu bereaksi setelah bola melewatinya.

    Cara kami mendampingi

    Latihan dimulai dengan bola pelan dari jarak dekat supaya mata terbiasa mengikuti bola sampai menyentuh tangan. Kecepatan dinaikkan hanya setelah peserta nyaman menatap bola sampai akhir.

Nama baik kami

4,9/5

kepercayaan 223 keluarga di Jogja

siswa didampingi
30.000+
fokus ke satu siswa
1-on-1
tutor terverifikasi
11.000+

Mulai Pendaftaran

Bola tangan itu permainan seperti apa?

Dua tim beranggotakan tujuh pemain, terdiri dari enam pemain lapangan dan satu penjaga gawang, bertanding di lapangan indoor berukuran 40 x 20 meter. Gawangnya 3 x 2 meter, lebih kecil daripada gawang futsal dan jauh lebih mudah dijangkau lemparan tangan. Waktu normal untuk kelompok dewasa adalah dua babak masing-masing 30 menit dengan istirahat sepuluh menit.

Yang membuat permainan ini terasa cepat adalah area setengah lingkaran berjari-jari 6 meter di depan gawang. Hanya penjaga gawang yang boleh berdiri di dalamnya. Penyerang tetap boleh melompat masuk asalkan bola sudah lepas dari tangan sebelum kakinya menyentuh lantai, dan justru dari lompatan itulah sebagian besar gol lahir.

Bola dipegang dengan satu tangan, dibawa maksimal tiga langkah, dan ditahan paling lama tiga detik. Tiga batasan itu memaksa bola terus berpindah. Sebuah laga bola tangan biasanya menghasilkan lebih dari lima puluh gol, dan itu sebabnya penonton yang baru pertama menonton jarang merasa bosan.

Ringkasnya

Delapan istilah bola tangan yang dipakai pelatih sejak menit pertama

  • Garis 6 meter

    Batas area penjaga gawang. Menyentuh garisnya saat bertumpu berarti gol dianulir.

  • Garis 9 meter

    Garis putus-putus tempat lemparan bebas dilakukan dan tempat pemain belakang melepas tembakan jarak jauh.

  • Lemparan 7 meter

    Hukuman yang setara penalti, diambil satu lawan satu melawan penjaga gawang.

  • Jump shot

    Tembakan sambil melompat satu kaki, dilepas di titik tertinggi sebelum mendarat.

  • Pivot

    Pemain yang berdiri membelakangi gawang di garis pertahanan lawan, membuka ruang bagi rekannya.

  • Serangan balik

    Perpindahan cepat dari bertahan ke menyerang begitu penjaga gawang menguasai bola.

  • Hukuman dua menit

    Pemain yang melanggar keras keluar lapangan dua menit dan timnya bermain dengan enam orang.

  • Permainan pasif

    Peringatan wasit saat sebuah tim terlalu lama menahan bola tanpa berusaha menyerang.

Kenapa lemparan bola tangan berbeda dari lemparan basket?

Bola tangan dipegang satu tangan, dan seluruh mekanika lemparannya mengikuti kenyataan itu. Tenaga tidak datang dari lengan, melainkan dari urutan yang bermula di kaki belakang, naik lewat putaran pinggul, berlanjut ke bahu, dan baru berakhir di pergelangan. Pemain basket yang pindah ke bola tangan biasanya melempar dengan dua tangan atau mendorong bola dari dada, dan bolanya jatuh lemah di depan penjaga gawang.

Ukuran bola ikut menentukan. Bola resmi terbagi tiga menurut standar Federasi Bola Tangan Internasional. Ukuran 1 berkeliling 50 sampai 52 sentimeter dengan berat 290 sampai 330 gram, dipakai anak perempuan usia 8 sampai 14 tahun dan anak laki-laki usia 8 sampai 12 tahun. Ukuran 2 berkeliling 54 sampai 56 sentimeter dengan berat 325 sampai 375 gram. Ukuran 3 berkeliling 58 sampai 60 sentimeter dengan berat 425 sampai 475 gram, untuk pemain putra usia 16 tahun ke atas.

Memakai bola yang terlalu besar memaksa peserta menopang bola dengan telapak menghadap ke atas. Kebiasaan itu terbawa bertahun-tahun dan sulit dibongkar, jadi pelatih memeriksa ukuran bola sebelum apa pun yang lain.

Detail

Enam kesalahan bola tangan yang paling sering muncul di sesi pertama

  • Menangkap dengan telapak menadah

    Bola memantul lepas. Perbaikannya: jempol dan telunjuk kedua tangan membentuk segitiga, telapak menghadap bola.

  • Memantulkan bola sepanjang lapangan

    Kebiasaan basket yang memperlambat serangan. Di bola tangan, operan hampir selalu lebih cepat daripada dribel.

  • Melompat lurus ke atas

    Jump shot menuntut lompatan ke depan dan sedikit ke dalam, bukan lompatan vertikal seperti menembak tiga angka.

  • Melepas bola saat sudah turun

    Tenaga hilang dan arah bola jatuh ke tengah gawang. Bola harus lepas di titik tertinggi.

  • Menginjak garis 6 meter

    Gol dianulir walau bola sudah masuk. Peserta dilatih mengenali garis lewat penglihatan tepi, tanpa menunduk.

  • Mendarat dengan lutut lurus

    Sumber keluhan lutut paling umum di usia sekolah. Pendaratan wajib dengan lutut sedikit menekuk dan badan condong ke depan.

Jump shot: satu gerakan yang menentukan sebagian besar gol

Kalau ada satu gerakan yang layak dilatih ratusan kali, itu jump shot. Pola langkahnya kiri-kanan-kiri untuk pemain tangan kanan, dan kebalikannya untuk pemain kidal. Langkah ketiga menjadi tumpuan lompatan, lutut kaki bebas terangkat, badan sedikit berputar ke belakang, lalu terbuka menghadap gawang saat bola dilepas.

Peserta baru hampir selalu mengacaukan hitungan langkahnya begitu bola masuk ke tangan. Karena itu pelatih melatih pola langkahnya lebih dulu tanpa bola, memakai tanda di lantai, sampai kakinya bergerak tanpa dipikirkan. Bola baru diberikan setelah pola itu berjalan sepuluh kali berturut-turut dengan benar.

Tahap berikutnya adalah memilih sasaran. Penjaga gawang menutup bagian tengah dengan tubuhnya, jadi sudut atas dan sudut bawah adalah tempat gol paling sering jatuh. Peserta dilatih menyebutkan sudut sasarannya sebelum melompat, supaya matanya berhenti tertuju ke bola sendiri dan mulai membaca posisi penjaga gawang.

Bertahan di bola tangan berarti menutup ruang lebih dulu

Pemain pemula bertahan dengan mengejar bola. Di bola tangan, cara itu selalu kalah, karena bola berpindah lebih cepat daripada kaki manusia. Pertahanan bekerja sebagai satu benda: enam orang bergeser serentak mengikuti sisi lapangan tempat bola berada, menjaga jarak antar pemain tetap satu langan.

Formasi 6-0 menempatkan enam pemain sejajar di depan garis 6 meter dan cocok untuk peserta yang baru belajar, karena tugasnya jelas dan sedikit. Formasi 5-1 memajukan satu pemain untuk mengganggu pengatur serangan lawan, dan menuntut komunikasi yang lebih rapi. Peserta les privat berlatih keduanya lewat latihan bayangan lebih dulu: pelatih menunjuk arah, peserta bergeser, tanpa bola sama sekali.

Bagian yang paling sering dilewatkan adalah kontak tubuh yang sah. Bola tangan mengizinkan pemain bertahan menghadang dengan badan dan lengan tertekuk di depan dada, dengan syarat gerakannya tidak mendorong dari samping atau menarik lengan lawan. Batas itu diajarkan sejak awal supaya peserta tidak menumpuk hukuman dua menit.

Lebih lengkap

Perlengkapan yang dibawa peserta les bola tangan Jogja ke lapangan

  • Sepatu indoor bersol karet

    Lantai GOR di Jogja umumnya vinil atau kayu. Sol karet non-marking menjaga cengkeraman saat berhenti mendadak dan menghindari teguran pengelola.

  • Bola sesuai ukuran

    Pelatih membawakan bola untuk sesi. Peserta yang ingin berlatih mandiri sebaiknya memiliki satu bola dengan ukuran yang sama.

  • Damar atau lem bola

    Dipakai pemain tingkat lanjut untuk menahan bola di telapak. Sebagian GOR melarangnya karena membekas di lantai, jadi pelatih memastikan lebih dulu.

  • Pelindung lutut

    Berguna untuk sayap dan penjaga gawang yang sering menjatuhkan diri. Peserta pemula belum memerlukannya.

  • Air minum satu liter

    Sesi 90 menit di GOR tanpa pendingin udara membuat keringat keluar deras. Peserta yang kurang minum kehilangan ketepatan tembakan di paruh kedua.

Di mana bola tangan hidup di Yogyakarta?

Jogja punya catatan yang jarang diketahui: pada 7 sampai 16 Desember 2012, kota ini menjadi tuan rumah Kejuaraan Bola Tangan Asia putri yang diikuti dua belas negara, digelar di GOR Universitas Negeri Yogyakarta. Gedung itu sendiri diresmikan pada 22 Januari 2008 dengan luas bangunan sekitar 7.880 meter persegi dan lantai berstandar internasional.

Di luar peristiwa besar seperti itu, bola tangan di DIY hidup terutama di lingkungan kampus dan sekolah. UNY menerbitkan buku ajar tentang permainan bola tangan lewat penerbitnya sendiri, dan mata kuliah keolahragaan di sana memperkenalkan cabang ini kepada calon guru pendidikan jasmani yang kemudian mengajar di sekolah-sekolah DIY. Di tingkat nasional, bola tangan dipertandingkan di Pekan Olahraga Nasional XXI Aceh dan Sumatera Utara tahun 2024.

Konsekuensinya bagi peserta les bola tangan Jogja jelas. Lapangan tersedia, pelatih tersedia, tetapi jumlah pemainnya belum sebanyak basket atau futsal. Peserta yang serius berlatih sekarang berdiri di kolam yang masih lapang.

Catatan tambahan

Tempat sesi les bola tangan Jogja digelar di lima wilayah DIY

  • Sleman

    Kawasan Depok dan Ngaglik paling padat pilihan gedung olahraga indoor, termasuk fasilitas kampus yang membuka penyewaan di luar jam kuliah.

  • Kota Yogyakarta

    Gedung olahraga di sekitar Umbulharjo dan Gondokusuman sering dipakai sesi sore, dengan catatan jam ramai perlu dipesan lebih awal.

  • Bantul

    Kasihan, Sewon, dan Banguntapan punya lapangan sekolah beratap yang bisa dipakai di luar jam belajar setelah izin diurus.

  • Kulon Progo

    Pilihan gedung indoor lebih terbatas, sehingga sesi sering dipadukan dengan lapangan terbuka pada pagi hari dan pendampingan daring.

  • Gunungkidul

    Jarak antar kapanewon cukup jauh, jadi sesi biasanya dipadatkan jadi dua jam sekali datang dan ditopang koreksi rekaman lewat sesi daring.

Latihan mandiri bola tangan di antara dua pertemuan

Kemajuan di cabang ini banyak ditentukan oleh apa yang dikerjakan peserta saat pelatih tidak ada. Untungnya sebagian besar latihan dasarnya memerlukan ruang sempit dan satu bola saja.

Melempar bola ke tembok dari jarak tiga meter lalu menangkapnya kembali melatih dua hal sekaligus: ketepatan lemparan dan refleks menangkap. Seratus repetisi memakan waktu sekitar sepuluh menit, dan bisa dikerjakan di halaman rumah atau tembok garasi. Menggenggam dan melepas bola dengan ujung jari sambil menonton layar melatih kekuatan tangan tanpa terasa seperti latihan.

Untuk kaki, latihan pola langkah kiri-kanan-kiri tanpa bola cukup dilakukan lima belas kali per sisi, dua kali sehari. Pelatih biasanya memberi satu latihan penguatan bahu dengan karet elastis dan satu latihan keseimbangan berdiri satu kaki, keduanya lima belas menit sehari. Peserta yang mengerjakan menu ini secara konsisten datang ke sesi berikutnya dengan pijakan yang jauh lebih stabil.

Selengkapnya

Empat sasaran latihan bola tangan yang bisa diukur tiap bulan

  • Operan sampai tanpa jatuh

    Hitung berapa operan berturut-turut sampai ke rekan dari jarak lima meter sambil bergerak. Sasaran bulan pertama: sepuluh kali.

  • Tembakan masuk dari sepuluh percobaan

    Dari garis 9 meter tanpa pemain bertahan. Angka ini paling jujur menunjukkan kemajuan teknik lemparan.

  • Waktu lari bolak-balik lapangan

    Dua kali menempuh panjang lapangan 40 meter. Bola tangan menuntut kecepatan berulang, bukan lari jarak jauh.

  • Pendaratan stabil berturut-turut

    Berapa kali peserta mendarat dari jump shot lalu menahan posisi dua detik tanpa oleng. Ini penanda kesiapan menaikkan intensitas.

Sesi daring bola tangan untuk keluarga Kulon Progo dan Gunungkidul

Dua kabupaten ini punya jumlah pelatih yang paling terbatas di DIY, dan jarak tempuhnya paling panjang. Memaksakan jadwal kunjungan tiga kali sepekan ke Wates atau Wonosari akan membuat sebagian besar waktu habis di jalan, sehingga jalur layanan utama les bola tangan Jogja di sana kami susun berbeda.

Polanya: peserta merekam sendiri latihannya dengan telepon genggam yang diletakkan di samping, lalu rekaman itu dibedah bersama pelatih lewat Zoom atau Google Meet. Sudut samping memperlihatkan tinggi lompatan dan titik lepas bola, dua hal yang paling sering keliru dan paling sulit dirasakan sendiri. Tautan sesi dikirim sebelum jam yang disepakati.

Kunjungan tatap muka tetap dijadwalkan, biasanya sekali dalam dua pekan dan berdurasi dua jam sekaligus, untuk hal-hal yang memang menuntut kehadiran pelatih di lapangan: kontak tubuh yang sah, membaca pergerakan lawan, dan pengaturan tempo permainan.

Les bola tangan Jogja untuk anak SD dan SMP

Bola tangan termasuk permainan bola besar yang diperkenalkan di pelajaran pendidikan jasmani, jadi banyak anak di Sleman dan Bantul sudah pernah menyentuhnya di sekolah tanpa pernah dilatih tekniknya. Di sinilah les privat mengisi celah: guru pendidikan jasmani menangani satu kelas berisi tiga puluh anak dalam empat puluh menit, dan koreksi perorangan hampir mustahil terjadi.

Untuk anak usia SD, sesi disusun sebagai permainan. Menangkap bola dari pantulan tembok, berlomba mengoper mengelilingi kerucut, dan bermain dengan gawang kecil di setengah lapangan. Teknik masuk perlahan lewat permainan itu, dan aturan tiga langkah baru ditegakkan setelah anak nyaman menangkap.

Untuk anak SMP, sesi mulai menyerupai latihan sungguhan: pemanasan terstruktur, latihan teknik, latihan taktik sederhana, lalu permainan kecil. Anak seusia ini sudah mampu menerima koreksi teknis dan biasanya termotivasi oleh angka yang tercatat naik dari bulan ke bulan.

Urutannya

Cara memulai les bola tangan Jogja di Edufio

  1. Ceritakan kondisi awal

    Chat WhatsApp atau isi formulir pendaftaran. Sebutkan usia peserta, pengalaman olahraga sebelumnya, dan kapanewon tempat tinggalmu di Jogja.

  2. Tentukan jadwal dan lapangan

    Tim kami mencocokkan jam yang kamu ajukan dengan pelatih yang tersedia, lalu menyepakati gedung olahraga yang paling dekat.

  3. Sesi pemetaan

    Pertemuan pertama dipakai mengukur genggaman, lompatan, dan kebiasaan melempar. Hasilnya jadi dasar menu latihan bulan pertama.

  4. Berlatih rutin

    Pilih paket 4 sampai 28 sesi dalam sebulan, dengan durasi satu sampai dua jam per pertemuan.

  5. Tinjau angka tiap bulan

    Catatan tembakan masuk, operan sampai, dan waktu lari dibandingkan dengan bulan sebelumnya, lalu menu latihan disetel ulang.

Jawaban buat yang masih menimbang les bola tangan

Apakah ada syarat khusus untuk ikut les bola tangan Jogja di Edufio?

Tidak ada. Peserta yang belum pernah memegang bola tangan sekalipun diterima, dan justru lebih mudah dilatih karena belum punya kebiasaan gerak yang perlu dibongkar. Peserta yang sudah bermain di tim sekolah juga diterima, dengan menu latihan yang langsung menyasar kelemahan spesifiknya.

Saya ingin serius sampai ikut pertandingan. Apakah program ini menyiapkan sampai ke sana?

Bisa. Menu latihannya bergerak dari teknik dasar ke taktik tim, aturan pertandingan, dan pengaturan tempo. Peserta yang mengincar penjaringan tim sekolah atau klub dibantu menyusun jadwal latihan menjelang seleksi, dan pelatih ikut menonton laga peserta bila memungkinkan lalu membedah rekamannya di sesi berikutnya.

Bisakah saya berlatih bola tangan bersama teman di akhir pekan?

Bisa. Jadwal akhir pekan tersedia dan kamu boleh mengajak satu atau dua teman dalam satu sesi. Bola tangan memang lebih hidup saat ada lawan, dan beberapa latihan seperti dua lawan satu memang menuntut lebih dari satu orang. Sebutkan rencana ini saat mendaftar supaya kami memilih lapangan di Jogja yang cukup luas.

Apakah Edufio mengadakan pertandingan bola tangan antar peserta?

Ya. Peserta yang sudah berlatih beberapa bulan bisa mengusulkan laga internal, dan tim kami membantu mempertemukan peserta dari wilayah Jogja yang berdekatan. Bermain melawan orang lain adalah cara tercepat menguji apakah teknik yang dilatih benar-benar bertahan saat ada tekanan.

Berapa biaya les bola tangan Jogja di Edufio?

Tarifnya mulai Rp80.000 per jam, dan besarnya mengikuti durasi, jumlah sesi per bulan, serta jarak tempuh pelatih ke lapangan yang kamu pilih. Paket bulanan tersedia dari 4 sampai 28 sesi. Sewa gedung olahraga dihitung terpisah dan bisa kami bantu carikan yang paling terjangkau di wilayahmu.

Di rumah saya tidak ada lapangan. Sesinya diadakan di mana?

Tim kami membantu mencari gedung olahraga indoor terdekat dari alamatmu, lalu jam sewanya disesuaikan dengan jadwal sesi. Di Sleman dan Kota Yogyakarta pilihannya paling banyak. Untuk latihan teknik dasar, lapangan futsal beratap atau aula sekolah pun sudah memadai karena yang diperlukan adalah lantai rata dan tembok pantul.

Anak saya berumur 10 tahun. Bola ukuran berapa yang dipakai?

Ukuran 1, dengan keliling 50 sampai 52 sentimeter dan berat 290 sampai 330 gram. Ukuran itu berlaku untuk anak laki-laki usia 8 sampai 12 tahun dan anak perempuan usia 8 sampai 14 tahun. Memaksakan bola dewasa pada tangan sekecil itu membuat anak menopang bola dengan telapak menghadap ke atas, dan kebiasaan tersebut sulit diperbaiki bertahun-tahun kemudian.

Saya biasa main basket. Apakah kebiasaan itu menyulitkan saat belajar bola tangan?

Sebagian membantu, sebagian perlu disetel ulang. Lompatan, kelincahan, dan kebiasaan membaca ruang langsung terpakai. Yang perlu diperbaiki adalah dorongan dua tangan dari dada, dribel berlebihan, dan lompatan vertikal. Pelatih biasanya menghabiskan dua sampai tiga sesi untuk memindahkan mekanika lemparan ke satu tangan.

Berapa kali latihan bola tangan dalam sepekan supaya terasa hasilnya?

Dua kali sepekan adalah titik yang paling sering berhasil untuk pemula. Satu kali sepekan tetap memberi kemajuan asalkan latihan mandiri dikerjakan di sela-selanya. Tiga kali sepekan cocok bagi peserta yang sedang menyiapkan seleksi, dengan catatan satu hari penuh istirahat tetap disisipkan supaya bahu tidak kelelahan.

Apakah bola tangan aman untuk anak SD?

Aman selama beban latihannya disesuaikan. Untuk usia SD, sesi disusun sebagai permainan dengan gawang kecil, bola ringan, dan setengah lapangan. Kontak tubuh dibatasi, dan tembakan sambil melompat baru diperkenalkan setelah anak bisa mendarat dengan lutut menekuk secara konsisten. Pemanasan bahu selalu mendahului lemparan pertama.

Saya tinggal di Gunungkidul. Apakah pelatih tetap bisa datang?

Bisa, dengan pola yang disesuaikan. Karena jumlah pelatih di Gunungkidul dan Kulon Progo paling terbatas di DIY dan jaraknya panjang, kunjungan biasanya dijadwalkan sekali dalam dua pekan dengan durasi dua jam, ditopang sesi daring untuk membedah rekaman latihan mandiri. Pola ini membuat biaya perjalanan tetap wajar tanpa memotong jumlah koreksi yang kamu terima.

Kalau saya merasa tidak cocok dengan pelatihnya, apa yang bisa dilakukan?

Sampaikan ke tim kami dan pelatih akan diganti tanpa biaya tambahan. Kecocokan gaya melatih menentukan seberapa cepat peserta berani mencoba gerakan baru, jadi permintaan seperti ini kami perlakukan sebagai masukan yang berguna, bukan keluhan yang merepotkan.

Perlengkapan bola tangan apa yang harus saya siapkan sendiri?

Sepatu indoor bersol karet non-marking dan air minum sudah cukup untuk sesi pertama. Bola dibawa pelatih. Peserta yang ingin berlatih mandiri sebaiknya membeli satu bola dengan ukuran yang sama seperti yang dipakai di sesi. Pelindung lutut menyusul belakangan, terutama bagi yang berlatih sebagai sayap atau penjaga gawang.

Apakah les bola tangan Jogja bisa digabung dengan program Edufio yang lain?

Bisa. Banyak keluarga di Jogja memakai lebih dari satu program dalam satu rumah, misalnya les bola tangan untuk anak sulung dan les mata pelajaran sekolah untuk adiknya. Jadwal keduanya diatur oleh tim yang sama, dan penagihannya digabung dalam satu tagihan bulanan.

Mau lancar bola tangan? Mulainya dari sini

Daftar hari ini, tutor bola tangan pilihan siap mengajar dalam 1 sampai 2 hari kerja.