4,9/5 · 122 ulasan · Semua usia

Les Privat Cricket di Jogja

Les cricket Jogja untuk pemula sampai pemain sekolah. Batting, bowling, dan fielding dilatih satu pelatih satu peserta di lapangan pilihan Anda, mulai Rp80.000 per jam.

Les Privat Cricket di Jogja

Apa yang perlu diketahui soal Les Privat Cricket di Jogja?

Les cricket Jogja untuk pemula sampai pemain sekolah. Batting, bowling, dan fielding dilatih satu pelatih satu peserta di lapangan pilihan Anda, mulai Rp80.000 per jam.

Tanya Dulu, Baru Daftar
Materi inti
Batting, bowling, fielding, aturan main
Peserta
Anak 8 tahun ke atas, remaja, dewasa
Biaya
Mulai Rp80.000 per jam
Paket bulanan
4 sampai 28 sesi
Durasi satu sesi
60 sampai 120 menit
Jam layanan
07.00 sampai 21.00 WIB, tujuh hari
Lokasi latihan
Lapangan terbuka di DIY, dipilih bersama pelatih
Perlengkapan
Bat, bola, dan stump dasar dibawa pelatih
Bola latihan
Tenis atau karet dulu, bola kulit menyusul
Sertifikat
Terbit setelah program tuntas
Pembayaran
Transfer bank atau dompet digital
Cakupan wilayah
Sleman, Bantul, Kota Yogyakarta, Kulon Progo, Gunungkidul
  • 4,9/5122 ulasan
  • 11.000+tutor terseleksi
  • 1-on-1fokus tak terbagi
  • Ke rumahmuJogja, tempat mana pun pilihan Anda, atau online
  • Garansitutor boleh ditukar
  • Assessmentdiukur di sesi awal

Bedah materi cricket

Materi les cricket Jogja: yang dilatih, yang sering meleset, dan cara pelatih membetulkannya

Cricket punya tiga keterampilan besar yang dilatih terpisah lalu disatukan di permainan. Daftar di bawah adalah urutan yang kami pakai di lapangan, lengkap dengan kesalahan yang paling sering muncul pada peserta baru di Jogja.

BahasanYang dicakupTitik rawanCara kami mendampingi
Genggaman dan sikap berdiri (Sesi awal)Kedua tangan rapat di gagang bat, huruf V antara ibu jari dan telunjuk sejajar dengan sisi belakang bat. Kaki selebar bahu menyamping ke arah bowler, lutut sedikit menekuk, kedua mata sejajar tanah.Tangan bawah mencekal terlalu kuat sehingga bat terputar saat mengayun, dan kepala miring sehingga jarak bola terbaca meleset.Tangan bawah dilatih longgar, hanya menuntun. Sikap berdiri dicek lewat garis di tanah supaya bahu, pinggul, dan kaki berada di satu jalur.
Pukulan bertahan depan (Fondasi batting)Langkah kaki depan ke arah jatuhnya bola, kepala berada di atas bola, siku depan terangkat, bat turun lurus rapat ke kaki depan sehingga tidak menyisakan celah antara bat dan pad.Bat diayun menyilang badan, dan celah selebar telapak tangan terbuka antara bat dan pad. Dari celah itulah bola paling sering lolos ke wicket.Gerakan diulang tanpa bola, dengan pelatih menahan bat di posisi akhir supaya peserta merasakan bat dan pad menempel. Bola pelan dari jarak sepuluh meter menyusul setelah itu.
Drive lurus dan cover drive (Pukulan menyerang)Pukulan menyerang terhadap bola yang mendarat penuh di depan. Berat badan berpindah ke kaki depan, bat mengayun penuh dari belakang bahu, dan gerakan diakhiri dengan bat menunjuk arah bola pergi.Peserta mengejar bola yang jaraknya terlalu jauh dari badan, sehingga hanya ujung bat yang kena dan bola melambung ke arah fielder.Titik jatuh bola ditandai kerucut. Hanya bola yang mendarat di dalam tanda boleh didrive, sisanya wajib ditahan. Aturan sederhana ini melatih pemilihan pukulan sekaligus kesabaran.
Pukulan kaki belakang: pull dan cut (Bola pendek)Jawaban untuk bola pendek yang memantul setinggi pinggang ke atas. Berat badan mundur ke kaki belakang, badan berputar, bat mengayun mendatar melewati depan dada.Mata meninggalkan bola pada saat benturan karena kepala ikut berputar terlalu cepat, dan pukulan berakhir melambung ke tangan fielder di belakang.Dilatih dengan bola tenis yang dipantulkan dari jarak dekat, sehingga bisa diulang belasan kali tanpa risiko. Kepala dijaga menghadap bola sampai bat lewat.
Lari antarwicket dan aba-aba (Sering diremehkan)Tiga aba-aba baku yang dipakai di seluruh dunia, yaitu jalan, tidak, dan tunggu. Cara memutar badan di ujung lintasan, dan cara menurunkan bat melewati garis crease saat menyelesaikan run.Dua pemukul berteriak bersamaan atau tidak bersuara sama sekali, lalu keduanya bertemu di tengah pitch dan salah satu dinyatakan run out.Satu aturan dilatih sampai jadi kebiasaan: pemukul yang menghadap arah bola yang memanggil. Latihannya berpasangan, dengan pelatih sengaja menunda lemparan supaya keputusan diambil cepat.
Bowling seam: run-up sampai pelepasan (Titik rawan cedera)Awalan pendek enam sampai delapan langkah, lompatan kecil sebelum mendarat, kaki belakang mendarat menyamping, badan berputar, lengan lurus melewati telinga, dan gerak lanjutan menyerong menjauhi lintasan pitch.Bahu menghadap depan sementara pinggul masih menyamping. Gerak campuran seperti ini adalah penyebab nyeri punggung bawah yang paling sering ditemui pada pelempar muda.Posisi mendarat dipotret dari samping, lalu satu bentuk gerakan dikunci: seluruh badan menyamping, atau seluruh badan menghadap depan. Jumlah lemparan dibatasi selama bentuknya masih berubah-ubah.
Panjang dan garis bola (Latihan sasaran)Panjang bagus untuk pelempar sedang jatuh sekitar enam sampai delapan meter di depan pemukul. Garisnya menyasar sisi luar tiang tengah. Yorker, bola penuh, dan bola pendek dikenalkan sebagai variasi.Bola terlalu penuh sehingga mudah didrive, atau terlalu pendek sehingga mudah dipull. Peserta baru biasanya mengoreksi dengan menambah tenaga, yang justru membuat sasarannya makin liar.Keset atau tanda kapur diletakkan di titik panjang bagus, lalu peserta melempar enam bola per giliran. Yang dihitung jumlah bola yang mendarat di tanda; kecepatan menyusul belakangan.
Spin dasar: off spin dan leg spin (Bola pelan)Off spin diputar oleh jari telunjuk sehingga bola membelok masuk ke arah pemukul kanan. Leg spin diputar oleh pergelangan tangan sehingga bola membelok keluar. Keduanya butuh lintasan yang lebih melengkung.Peserta memaksa putaran sampai pergelangan tangan kaku, dan bola melayang tanpa arah. Banyak yang juga mempercepat awalan seperti pelempar seam, padahal spin butuh awalan pendek dan tenang.Putaran dilatih tanpa awalan, cukup melempar dari jarak lima meter ke tangan pelatih sampai arahnya konsisten. Awalan tiga langkah menyusul setelah bolanya benar-benar berputar.
Fielding darat dan lemparan (Sepertiga permainan)Teknik menghalau bola menyusur tanah dengan satu lutut menyentuh tanah sebagai pagar cadangan, memungut bola sambil berlari, dan melempar mendatar ke sarung tangan penjaga wicket.Kaki berhenti bergerak dan tangan menjulur sendiri ke arah bola, sehingga bola lolos di antara kaki. Lemparan juga sering dilepas tanpa sasaran yang jelas.Bola digulirkan ke kiri dan kanan bergantian, dan pelatih menyebut sasaran lemparan sebelum bola disentuh supaya kebiasaan melihat sasaran lebih dulu terbentuk.
Menangkap bola tinggi dan tangkapan dekat (Perlu kesabaran)Dua bentuk tangan yang berbeda. Bola tinggi ditangkap dengan jari mengarah ke atas di depan dahi, bola datar dari jarak dekat ditangkap dengan jari mengarah ke bawah dan tangan yang lentur.Tangan kaku sehingga bola memantul keluar, dan mata menutup sepersekian detik sebelum bola sampai. Pada bola kulit, kesalahan ini juga yang paling sering melukai jari.Mulai dari bola karet jarak tiga meter sampai tangan terbiasa menarik mundur saat menerima bola. Bola kulit menyusul setelah tangkapannya bersih sepuluh kali berturut-turut.
Aturan out dan pembacaan LBW (Wajib dipahami)Enam cara pemukul dinyatakan out yang paling sering terjadi, ditambah cara membaca keputusan kaki menghalangi wicket: titik pantul bola, titik benturan, dan arah bola seandainya tidak terhalang.Pemukul baru mengira setiap bola yang mengenai kaki berarti out, lalu berhenti melangkah ke arah bola. Ketakutan itu membuat pukulannya makin sulit dan makin sering meleset.Syaratnya dijelaskan di lapangan memakai stump dan tali sebagai garis bantu, lalu diuji lewat lima situasi. Paham aturan membuat peserta berani melangkah dan memukul.

Cakupan program

Yang Anda dapat di paket les cricket Jogja

  • Penilaian kemampuan di sesi pertama

    Tangan dominan, pengalaman olahraga sebelumnya, dan kondisi fisik dipetakan lebih dulu, lalu urutan materi disusun dari situ.

  • Rencana latihan cricket tertulis

    Satu lembar berisi target per bulan, materi tiap sesi, dan takaran latihan mandiri yang bisa dicek wali kapan saja.

  • Bat, bola, dan stump untuk latihan

    Perlengkapan dasar dibawa pelatih tiap sesi, sehingga peserta bisa mencoba beberapa ukuran bat sebelum membeli sendiri.

  • Latihan pelindung badan dan cara memakainya

    Pad kaki, sarung tangan, dan helm dipakai di sesi bola kulit. Peserta dilatih memasang sendiri sampai pas, karena pelindung longgar tidak melindungi.

  • Rekaman gerak dan koreksinya

    Ayunan bat dan gerak bowling direkam berkala, diputar pelan bersama peserta, lalu disimpan sebagai pembanding perkembangan bulan berikutnya.

  • Pengenalan aturan dan pencatatan skor

    Peserta belajar membaca kartu skor sederhana, menghitung over, dan memahami kapan wasit mengangkat tangan untuk wide dan no ball.

  • Latihan permainan kecil

    Format enam lawan enam dengan lapangan diperkecil, dipakai untuk menguji materi teknik dalam situasi yang berubah-ubah.

  • Sertifikat setelah program tuntas

    Berisi materi yang sudah dikuasai dan jumlah sesi yang dijalani, berguna sebagai lampiran kegiatan sekolah atau berkas ekstrakurikuler.

Bedah pertandingan

Anatomi satu pertandingan cricket dan strategi tiap babaknya

Memahami bentuk pertandingan membuat latihan terasa masuk akal. Bagian di bawah membedah pertandingan format pendek, jenis yang paling sering dimainkan peserta baru di Jogja.

SubtesBobotMateriStrategi
Lempar koin dan pilihan awal5 menitKapten kedua tim melempar koin. Pemenangnya memilih memukul lebih dulu atau melempar lebih dulu, dan pilihan itu memengaruhi seluruh jalannya pertandingan.Lapangan lembap di pagi hari menguntungkan pelempar, jadi memilih melempar lebih dulu sering masuk akal. Lapangan kering di sore hari lebih ramah bagi pemukul.
Enam over pembuka25 menitPada format T20 hanya dua penjaga lapangan yang boleh berada di luar lingkaran dalam selama enam over pertama. Ruang kosong di lapangan luar jauh lebih lebar daripada sisa pertandingan.Tim pemukul mengejar run selagi lapangan luar longgar. Tim pelempar memasang pelempar terbaiknya di sini, saat bola masih baru dan pantulannya paling bisa ditebak.
Fase tengah50 menitOver ketujuh sampai kelima belas, saat penjaga lapangan boleh menyebar. Laju run biasanya melambat dan tim pemukul menjaga agar tidak kehilangan banyak wicket.Pelempar spin sering dipakai di fase ini untuk menahan laju. Pemukul memilih mencari satu run demi satu run lewat lari cepat antarwicket ketimbang memaksakan pukulan besar.
Over penutup25 menitLima over terakhir, saat tim pemukul melepas pukulan berisiko dan tim pelempar mengandalkan bola rendah tepat di kaki pemukul untuk menahan run.Di sesi privat, bagian ini dilatih sebagai permainan angka: enam bola dengan target run tertentu, supaya peserta terbiasa mengambil keputusan di bawah tekanan.
Jeda antarinnings10 menitKedua tim bertukar peran. Tim yang tadi melempar kini memukul dengan target run yang sudah pasti, dan target itu mengubah cara mereka bermain sejak bola pertama.Peserta menghitung kebutuhan run per over sejak jeda, supaya keputusan menyerang atau bertahan punya dasar angka.
Babak kejar target2 jamInnings kedua berjalan dengan papan skor yang selalu terlihat. Tekanan datang dari angka yang berkurang, dan di sinilah pemain muda paling sering kehilangan ketenangan.Pelatih melatihnya lewat aturan sederhana: hitung ulang kebutuhan run tiap akhir over, dan jangan menambah risiko selama kebutuhannya masih di bawah delapan run per over.

Tutor Terverifikasi

Tim Tutor Edufio di Jogja

Foto di bawah adalah sebagian tutor Edufio di Jogja. Tutor untuk kelas ini kami pilihkan sesuai kebutuhan Anda.

  • Dhania R. — tutor les cricket Jogja Edufio

    Dhania R.

  • Dian N. — tutor les cricket Jogja Edufio

    Dian N.

  • Dian K. — tutor les cricket Jogja Edufio

    Dian K.

  • Dian — tutor les cricket Jogja Edufio

    Dian

Yang kami tawarkan

Alasan keluarga memilih les Cricket kami

  • Pelatih cricket datang ke lapangan pilihan Anda

    Anda menyebut lapangan yang paling mudah dijangkau, pelatih yang berangkat membawa bat, bola, dan stump. Lapangan desa, halaman sekolah, atau lapangan kampus sama-sama bisa dipakai.

  • Mulai dari bola tenis, naik ke bola kulit

    Bola cricket resmi berbobot sekitar 156 gram dan keras. Peserta baru melatih ayunan dan tangkapan dengan bola tenis atau bola karet dulu, sampai gerakannya rapi dan matanya terbiasa mengikuti laju bola.

  • Satu pelatih satu peserta, koreksi langsung di tempat

    Kesalahan ayunan bat sulit dilihat sendiri. Dengan satu pelatih untuk satu peserta, siku yang jatuh atau kaki yang diam dibetulkan pada pukulan berikutnya, tanpa antre giliran.

  • Rekaman gerak singkat sebagai bahan koreksi

    Ayunan bat dan gerak bowling berlangsung kurang dari dua detik. Pelatih merekamnya dengan ponsel, memutarnya pelan bersama peserta, lalu menunjuk bagian yang perlu diperbaiki sebelum pengulangan berikutnya.

  • Perlengkapan pelindung diperkenalkan sejak awal

    Helm bergrille, pad kaki, sarung tangan, dan pelindung selangkangan dipakai sejak sesi bola kulit. Peserta memasangnya sendiri sampai benar, karena pelindung longgar sama saja tidak dipakai.

  • Catatan perkembangan tiap sesi cricket

    Tiap sesi ditutup catatan pendek: pukulan yang sudah stabil, jumlah bola yang mendarat di panjang benar, dan target pertemuan berikutnya. Catatan itu dikirim ke peserta atau walinya.

Kisah para wali

Anak saya mulai dari melempar bola tenis di halaman. Enam sesi kemudian dia sudah berani berdiri menghadapi bola kulit.

Rara A.Wali siswa SD di Ngaglik, Sleman

Kata angkanya

4,9/5

dari 122 ulasan wali & siswa di Jogja

tutor terverifikasi
11.000+
siswa didampingi
30.000+
fokus ke satu siswa
1-on-1

Mulai Pendaftaran

Tahap demi tahap

Perjalanan peserta les cricket Jogja, dari pegang bat pertama sampai ikut pertandingan

Urutan di bawah adalah jalur yang paling sering ditempuh peserta baru di Jogja dengan latihan dua kali sepekan. Kecepatan tiap orang berbeda, dan pelatih menahan kenaikan tingkat sampai gerakan dasarnya benar.

  1. Pekan pertama: bentuk dasar

    Genggaman, sikap berdiri, dan satu pukulan bertahan. Bola belum dilempar sungguhan, hanya digulirkan pelan supaya peserta merasakan waktu benturan yang tepat.

  2. Bulan pertama: pukulan lurus dan lemparan sederhana

    Drive lurus ditambahkan, dan peserta mulai melempar dengan awalan tiga langkah. Sasarannya masih keset di panjang bagus, belum ada pemukul di seberang.

  3. Bulan kedua: fielding dan aba-aba lari

    Menghalau bola darat, menangkap bola tinggi, dan berlari antarwicket berpasangan. Bagian ini yang paling sering menentukan hasil pertandingan pertama peserta.

  4. Pindah ke bola kulit dan perlengkapan lengkap

    Helm, pad, dan sarung tangan dipakai penuh. Kecepatan lemparan pelatih dinaikkan bertahap supaya peserta terbiasa dengan pantulan bola keras yang jauh lebih cepat.

  5. Permainan kecil enam lawan enam

    Aturan disederhanakan, lapangan diperkecil, dan setiap peserta wajib memukul sekaligus melempar. Di sinilah aturan yang sudah dihafal berubah jadi keputusan nyata.

  6. Pertandingan penuh format pendek

    Sepuluh sampai dua puluh over per tim, lengkap dengan penjaga wicket, wasit, dan pencatat skor. Peserta belajar membaca papan skor dan mengatur tenaga sepanjang pertandingan.

  7. Bergabung dengan komunitas dan kompetisi

    Pelatih membantu peserta menemukan kelompok bermain yang sesuai umur dan tingkat kemampuannya, termasuk kelompok latihan akhir pekan di sekitar Sleman dan Kota Yogyakarta.

Testimoni

Kisah yang kerap sampai ke kami

Saya kira cricket rumit. Pelatih memecahnya jadi tiga hal, yaitu berdiri benar, lihat bola sampai kena, ayun lurus. Sisanya menyusul sendiri setelah beberapa pertemuan.

Deano P.Siswa SMA di Umbulharjo

Tim kantor kami berlatih tiap Sabtu pagi di lapangan dekat Ring Road. Porsi latihannya disesuaikan untuk kami yang sudah lama tidak berolahraga rutin.

Benaya S.Peserta dewasa di Gamping, Sleman

Ekstrakurikuler cricket di sekolah kami jalan setelah pelatih menyusun materinya dari nol. Anak-anak paham aturan mainnya dalam empat pertemuan.

Nailufar H.Guru pendamping ekstrakurikuler di Bantul
Cocok untuk siapa

Les cricket Jogja ini pas untuk Anda jika

Cocok untuk

  • Anak usia delapan tahun ke atas yang bosan dengan cabang olahraga yang itu-itu saja dan mencari sesuatu yang jarang dimainkan teman sekelasnya
  • Siswa SMP dan SMA yang ingin punya cabang olahraga sendiri untuk bekal kegiatan sekolah dan kegiatan luar kelas
  • Sekolah di DIY yang sedang menyiapkan ekstrakurikuler baru dan butuh pelatih untuk melatih guru pendamping sekaligus siswanya
  • Mahasiswa perantauan di Jogja yang pernah bermain cricket di daerah asal dan ingin kembali berlatih rutin
  • Karyawan yang mencari olahraga akhir pekan dengan intensitas sedang, banyak gerak berhenti dan berlari, sedikit benturan badan
  • Orang tua yang ingin anaknya belajar olahraga tim dengan giliran jelas, aturan tertulis, dan pengambilan keputusan cepat
  • Peserta yang belum pernah menyentuh bat sama sekali dan lebih nyaman belajar tanpa ditonton peserta lain

Cricket di Jogja lebih terjangkau daripada dugaan kebanyakan orang

Cricket dimainkan dua tim berisi sebelas orang. Satu tim memukul dan mengumpulkan run, satu tim melempar dan menjaga lapangan, lalu keduanya bertukar peran. Di Indonesia cabang ini masih kalah ramai dibanding sepak bola dan bulu tangkis, dan di situlah peluangnya: pemain terlatih masih sedikit, sehingga jalan menuju tim sekolah dan kejuaraan antarklub lebih pendek daripada di cabang yang sudah padat peminat.

Untuk latihan dasar, cricket tidak menuntut lapangan khusus. Lapangan desa di Ngemplak, halaman sekolah di Kasihan, lapangan kelurahan di Umbulharjo, sampai lapangan kampus di kawasan Depok Sleman sudah cukup untuk melatih pukulan, lemparan, dan tangkapan. Syaratnya permukaan datar sepanjang kurang lebih tiga puluh meter dengan ruang aman di sekelilingnya.

Yang biasanya menahan orang mencoba adalah aturan yang terdengar berlapis dan alat yang terasa asing. Aturan inti cricket sebenarnya bisa dijelaskan dalam sepuluh menit di lapangan, dan sisanya dipahami sambil bermain.

Lebih lengkap

Empat alasan cricket cocok dicoba anak di Jogja

  • Setiap pemain dapat giliran yang jelas

    Tiap pemain punya urutan memukul dan jatah melempar. Anak yang biasanya tenggelam di lapangan sepak bola tetap mendapat momennya sendiri.

  • Benturan badan nyaris tidak ada

    Cricket tidak mengenal perebutan bola secara fisik. Risikonya datang dari bola dan bat, keduanya dikendalikan perlengkapan pelindung dan jarak yang diatur.

  • Melatih kesabaran dan hitungan

    Pemukul memilih bola mana yang layak dipukul dan mana yang cukup ditahan. Kebiasaan menahan diri itu terasa juga saat anak mengerjakan soal panjang.

  • Peluang kompetisi masih terbuka lebar

    Pemain muda terlatih di DIY masih sedikit, jadi anak yang berlatih tekun sejak SD punya jalan pendek menuju kelompok umur dan kejuaraan antarwilayah.

Isi sesi pertama les cricket Jogja, menit demi menit

Sesi pembuka berdurasi enam puluh menit dan hampir seluruhnya berlangsung di lapangan. Lima belas menit pertama untuk pemanasan dan percakapan singkat: tangan mana yang dominan, olahraga apa yang pernah dijalani, dan apakah ada riwayat cedera bahu, lutut, atau punggung.

Dua puluh menit berikutnya berisi genggaman dan sikap berdiri. Peserta memegang bat, pelatih membetulkan posisi tangan, lalu bola digulirkan pelan di tanah supaya peserta merasakan kapan bat harus turun. Belum ada lemparan melambung, belum ada bola keras.

Lima belas menit sesudahnya berisi lemparan dasar dengan awalan tiga langkah dan sasaran berupa keset. Peserta biasanya kaget menyadari lengan harus lurus penuh sepanjang gerakan, karena kebiasaan melempar seperti bola kasti sudah tertanam sejak kecil.

Sepuluh menit terakhir untuk menangkap bola karet dan menutup sesi dengan catatan: satu hal yang sudah benar, satu hal yang dilatih di pertemuan berikutnya. Dua saja, supaya peserta pulang membawa target yang bisa diingat.

Catatan tambahan

Perlengkapan cricket: yang perlu dibeli dan yang bisa ditunda

  • Bat mengikuti tinggi badan

    Ukuran bat ditentukan tinggi badan pemakainya, dan usia hanya patokan kasar. Bat kebesaran memperlambat ayunan serta membuat pergelangan cepat lelah, jadi pelatih membawa beberapa ukuran di sesi awal.

  • Bola kulit dan bola tenis

    Bola kulit resmi berbobot sekitar 156 gram untuk kategori dewasa dan lebih ringan untuk kelompok umur, keras dan cepat memantul. Bola tenis atau karet dipakai selama gerakan masih diperbaiki, sebagian klub melilitnya dengan lakban untuk menirukan lajunya.

  • Urutan membeli pelindung

    Pelindung selangkangan lebih dulu, lalu pad kaki, sarung tangan, dan helm bergrille. Peserta yang lebih banyak melempar daripada memukul bisa menunda pad dan sarung tangan cukup lama.

  • Alat latihan di rumah

    Bola tenis, satu tongkat lurus yang ditancapkan sebagai stump, dan tembok kosong sudah cukup untuk menjaga kepekaan tangan di sela dua sesi.

Aturan dasar cricket yang perlu dipahami sebelum masuk lapangan

Lapangan cricket berbentuk lonjong dengan jalur keras di tengah yang disebut pitch. Di kedua ujungnya berdiri wicket, yaitu tiga tiang setinggi kurang lebih 71 sentimeter dengan dua palang kecil di atasnya. Jarak antara kedua wicket 20,12 meter, sama di seluruh dunia.

Run dicetak dengan dua cara. Kedua pemukul bertukar ujung setelah bola dipukul, dan tiap pertukaran bernilai satu run. Cara kedua lewat batas lapangan: bola yang menyentuh tanah lebih dulu bernilai empat run, bola yang melewati batas tanpa menyentuh tanah bernilai enam run.

Satu over berisi enam bola sah, lalu pelempar berganti dan permainan berpindah ke ujung pitch yang lain. Bola yang terlalu jauh dari jangkauan pemukul dihitung wide, pelanggaran garis oleh pelempar dihitung no ball. Keduanya menambah satu run untuk tim pemukul dan wajib diulang.

Format menentukan panjang permainan. T20 memberi dua puluh over per tim dan selesai sekitar tiga jam. Format satu hari memberi lima puluh over per tim. Format terpanjang, yaitu Test, berlangsung sampai lima hari dengan dua innings untuk masing-masing tim.

Selengkapnya

Enam cara pemukul cricket dinyatakan out

  • Bowled

    Bola dari pelempar mengenai wicket sampai palangnya jatuh. Paling sering terjadi pada pemukul yang menyisakan celah antara bat dan pad.

  • Caught

    Bola yang tersentuh bat ditangkap penjaga lapangan sebelum menyentuh tanah. Tangkapan di belakang pemukul oleh penjaga wicket termasuk di dalamnya.

  • Kaki menghalangi wicket

    Bola mengenai badan pemukul, biasanya kaki, padahal tanpa halangan itu akan mengenai wicket. Wasit menimbang titik pantul, titik benturan, dan arah lanjutan bola.

  • Run out

    Penjaga lapangan menjatuhkan wicket saat pemukul masih di luar garis crease ketika berlari. Aba-aba yang jelas mencegah sebagian besar kejadian ini.

  • Stumped

    Pemukul melangkah maju melewati garis crease untuk memukul, gagal mengenai bola, dan penjaga wicket menjatuhkan wicket sebelum kakinya kembali masuk.

  • Hit wicket

    Pemukul menjatuhkan wicketnya sendiri dengan bat, badan, atau perlengkapan saat mengayun. Jarang terjadi, biasanya karena ayunan yang terlalu memaksa.

Posisi fielding cricket dan tugas tiap penjaga lapangan

Lapangan cricket terbagi dua sisi, dan pembaginya posisi berdiri pemukul. Sisi yang dihadapi pemukul disebut sisi off, sisi punggungnya disebut sisi leg. Karena itu nama posisi yang sama berpindah tempat saat pemukul kidal menggantikan pemukul kanan.

Di dekat wicket ada penjaga wicket yang jongkok di belakang tiang, dan di sampingnya slip yang menunggu bola tipis dari sisi bat. Agak melebar ada gully, lalu point yang sejajar pemukul, dan cover di depan sisi off.

Di sekitar pelempar berdiri mid off dan mid on yang menghentikan pukulan lurus. Di sisi leg ada midwicket dan square leg. Menempel batas lapangan berdiri fine leg serta third man, penjaga bola yang lolos tipis di kiri dan kanan penjaga wicket.

Semua nama ini diajarkan langsung di lapangan dengan kerucut sebagai penanda: pelatih menyebut satu posisi, peserta berlari ke sana. Cara ini melekat jauh lebih cepat daripada menghafal gambar.

Pokok bahasannya

Empat cedera latihan cricket dan cara kami mencegahnya

  • Nyeri punggung bawah pada pelempar

    Penyebabnya gerakan campuran, yaitu bahu sudah menghadap depan sementara pinggul masih menyamping, ditambah jumlah lemparan yang melonjak cepat. Bentuk gerakan dikunci sejak awal dan jumlah lemparan dinaikkan bertahap.

  • Jari terkilir saat menangkap

    Terjadi ketika tangan kaku menerima bola kulit. Tangkapan selalu dilatih lebih dulu dengan bola karet sampai kebiasaan menarik tangan mundur terbentuk, dan sarung tangan penjaga wicket wajib pas.

  • Bahu dan paha belakang tertarik

    Keduanya berkaitan dengan pemanasan yang terlalu singkat. Sesi selalu dibuka lima belas menit gerakan ringan, dan pelatih menolak melanjutkan ke lemparan penuh sebelum bagian itu selesai.

  • Benturan bola kulit ke kepala

    Helm bergrille wajib dipakai setiap kali peserta menghadapi bola kulit, berapa pun kecepatan lemparannya. Aturan ini berlaku juga untuk peserta dewasa yang merasa sudah berpengalaman.

Cuaca Jogja dan jadwal latihan cricket sepanjang tahun

Musim hujan di DIY berlangsung sekitar November sampai Maret, dan lapangan terbuka sering tidak bisa dipakai pada sore hari. Jadwal latihan di bulan-bulan itu digeser ke pagi akhir pekan, atau dipindahkan ke ruang tertutup untuk melatih genggaman, gerak bat tanpa bola, dan tangkapan jarak dekat dengan bola karet.

Musim kemarau sekitar Juni sampai September memberi lapangan paling kering sepanjang tahun, waktu terbaik memperkenalkan bola kulit dan permainan kecil. Angin siang di lapangan terbuka Bantul selatan cukup terasa, dan pelatih memakainya sebagai bahan ajar tentang arah lemparan.

Kalender sekolah ikut menentukan. Tahun ajaran baru dimulai 13 Juli, dan pekan-pekan pertamanya paling lapang untuk menambah jadwal. Januari sampai April dipadati persiapan ASPD untuk kelas 6 SD dan kelas 9 SMP, jadi porsi latihan peserta di jenjang itu kami turunkan sementara lalu naikkan lagi setelah ujiannya lewat.

Garis besarnya

Lima latihan mandiri di antara dua sesi les cricket Jogja

  • Pantulkan bola tenis ke tembok

    Lempar bola tenis ke tembok dari lima meter, tangkap dengan dua tangan lalu satu tangan bergantian. Lima menit sehari sudah mengubah kecepatan reaksi tangan.

  • Ayunan bat tanpa bola di depan cermin

    Lima puluh ayunan pelan sambil memeriksa siku depan tetap tinggi dan bat turun lurus. Gerakan tanpa bola jauh lebih mudah diperbaiki daripada gerakan tergesa.

  • Bola gantung untuk melatih waktu benturan

    Gantung bola tenis dalam kaus kaki setinggi pinggang, lalu pukul berulang dengan ayunan penuh. Bola hanya kembali lurus bila bat mengenainya di tengah.

  • Lempar ke sasaran di halaman

    Letakkan keset kecil enam meter di depan tembok, lalu lempar dua puluh bola dan hitung berapa yang mendarat di sana. Angka itu dicatat dan dibandingkan pekan berikutnya.

  • Lari bolak-balik dua puluh meter

    Sepuluh kali bolak-balik dengan berhenti mendadak dan berbalik cepat, meniru lari antarwicket. Hasilnya paling terasa saat pertandingan pertama.

Berapa biaya les cricket Jogja dan apa isi paketnya?

Tarif program ini mulai Rp80.000 per jam, bergantung pada panjang sesi, sejauh mana pelatih menempuh perjalanan, dan berapa orang berlatih bersama. Sebulan bisa diisi empat sampai dua puluh delapan pertemuan, sehingga peserta yang berlatih sekali sepekan dan peserta yang menyiapkan diri untuk kompetisi sama-sama terlayani.

Tarif itu mencakup kedatangan pelatih ke lapangan pilihan Anda, perlengkapan latihan dasar, rencana latihan tertulis, dan catatan perkembangan tiap sesi. Di luar tarif hanya perlengkapan pribadi yang nanti Anda beli sendiri, dan biaya pemakaian lapangan bila lapangan pilihan Anda memang berbayar.

Banyak keluarga di Sleman dan Kota Yogyakarta memakai lapangan desa atau halaman sekolah yang bebas biaya, dan pelatih membantu menimbang pilihan lokasi di percakapan awal. Paket terkecil dirancang untuk peserta yang ingin menjajal beberapa pertemuan lebih dulu sebelum mengambil paket panjang.

Uraian

Tiga sosok peserta dewasa les cricket Jogja

  • Pemain lama yang pindah ke Jogja

    Pernah bermain di daerah asal lalu pindah untuk kuliah atau bekerja dan kehilangan kelompok bermainnya. Sesinya langsung masuk perbaikan teknik, karena gerakan dasarnya sudah ada dan tinggal disesuaikan.

  • Penonton yang ingin mencoba sendiri

    Mengenal cricket dari siaran pertandingan lalu penasaran. Urutan materinya sama dengan peserta anak, dengan tempo penambahan lebih cepat karena kekuatan tubuhnya sudah matang.

  • Kelompok kantor dan komunitas

    Sesi akhir pekan seratus dua puluh menit dengan porsi permainan lebih besar daripada porsi teknik. Lapangan dipilih di sekitar Ring Road agar mudah dijangkau, dan intensitasnya disesuaikan untuk yang lama tidak berolahraga.

Les cricket Jogja di Kulon Progo dan Gunungkidul: jalur yang kami sarankan

Pelatih yang tinggal di Kulon Progo dan Gunungkidul jauh lebih sedikit dibanding Sleman, Bantul, dan Kota Yogyakarta. Karena itu jadwal kunjungan ke dua kabupaten ini disusun dalam blok waktu tertentu, biasanya akhir pekan, agar satu perjalanan pelatih melayani beberapa peserta di wilayah berdekatan.

Sambil menunggu jadwal kunjungan, sesi teori berjalan daring lewat pertemuan layar. Materinya memang cocok untuk format itu: pembacaan aturan, pembahasan rekaman gerak, penghitungan skor, dan pembacaan situasi pertandingan. Peserta merekam latihan mandirinya, pelatih menontonnya, lalu koreksinya dibahas di pertemuan berikutnya.

Peserta di Wates, Sentolo, Wonosari, dan Playen umumnya memakai pola gabungan: sesi daring di hari kerja, sesi lapangan saat pelatih berkunjung. Keluarga yang tidak keberatan menempuh perjalanan sering memilih berlatih di lapangan wilayah Bantul barat.

Urutannya

Cara memulai les cricket Jogja di Edufio

  1. Ceritakan kebutuhan latihan Anda

    Sebutkan usia peserta, pengalaman olahraganya, wilayah tempat tinggal di DIY, dan hari yang paling longgar. Percakapan awal ini biasanya selesai dalam sepuluh menit.

  2. Terima usulan pelatih dan jadwal

    Tim kami mencocokkan pelatih yang jarak tempuhnya masuk akal dan jam kosongnya bertemu dengan jadwal Anda, lalu mengirimkan profil singkatnya.

  3. Tentukan lapangan latihan bersama pelatih

    Pelatih membantu menimbang lapangan yang paling dekat, paling aman, dan paling mudah dipakai rutin, termasuk kemungkinan biaya pemakaiannya.

  4. Pilih paket dan selesaikan pembayaran

    Paket 4 sampai 28 sesi tersedia, dan pembayarannya lewat transfer bank atau dompet digital. Tanda terima dikirim segera setelah dana masuk.

  5. Jalani sesi pertama di lapangan

    Pelatih datang membawa bat, bola, dan stump. Sesi ditutup dengan penilaian awal serta rencana latihan yang bisa Anda baca lembar demi lembar.

Jawaban buat yang masih menimbang les cricket

Apa saja yang dipelajari di les cricket Jogja?

Tiga keterampilan besar cricket dilatih bergantian. Batting mencakup genggaman, sikap berdiri, pukulan bertahan, dan pukulan menyerang. Bowling mencakup awalan, gerak badan, serta panjang dan garis bola. Fielding mencakup menghalau bola darat, menangkap, dan melempar ke sasaran. Aturan main serta pembacaan situasi pertandingan diajarkan sambil bermain di lapangan.

Apakah les cricket Jogja cocok untuk yang belum pernah main sama sekali?

Cocok, dan sebagian besar peserta kami memang berangkat dari nol. Sesi pertama hanya berisi genggaman, sikap berdiri, dan bola yang digulirkan pelan di tanah. Bola kulit dipakai setelah gerakan dasarnya rapi, biasanya sekitar sesi kelima belas. Karena satu pelatih menangani satu peserta, tidak ada perbandingan dengan kemampuan orang lain di lapangan.

Berapa usia minimal anak boleh mulai les cricket?

Delapan tahun adalah patokan yang kami pakai, karena di usia itu koordinasi mata dan tangan sudah cukup untuk mengikuti laju bola. Anak berusia enam sampai tujuh tahun tetap bisa ikut dengan bola karet berukuran besar dan bat plastik ringan, dengan porsi permainan lebih banyak daripada porsi teknik.

Apakah peserta harus membawa perlengkapan cricket sendiri?

Tidak harus. Pelatih membawa bat, bola, dan stump untuk latihan di tiap sesi, sehingga peserta bisa mencoba beberapa ukuran bat sebelum memutuskan membeli. Peserta yang sudah punya perlengkapan sendiri dipersilakan memakainya, dan pelatih akan memeriksa apakah ukuran bat serta pad kakinya sudah sesuai tinggi badan.

Di mana latihan cricket berlangsung di Jogja?

Di lapangan terbuka yang Anda pilih bersama pelatih. Lapangan desa, lapangan kelurahan, halaman sekolah, dan lapangan kampus sama-sama bisa dipakai selama permukaannya datar sepanjang kurang lebih tiga puluh meter dengan ruang aman di sekelilingnya. Pelatih ikut menimbang jarak, keamanan, dan kemungkinan biaya pemakaiannya.

Berapa biaya les cricket Jogja di Edufio?

Mulai Rp80.000 per jam, bergantung pada panjang sesi, perjalanan pelatih, dan berapa orang berlatih bersama. Sebulan bisa diisi empat sampai dua puluh delapan pertemuan. Tarif sudah mencakup kedatangan pelatih, perlengkapan latihan dasar, rencana latihan tertulis, dan catatan perkembangan tiap pertemuan.

Berapa lama satu sesi les cricket Jogja dan berapa kali sepekan sebaiknya?

Satu sesi berdurasi 60 sampai 120 menit. Untuk peserta baru, dua kali sepekan memberi hasil paling stabil karena jarak antarsesi cukup pendek untuk mengingat gerakan dan cukup panjang untuk memulihkan otot. Peserta yang menyiapkan diri untuk kompetisi biasanya mengambil tiga sampai empat sesi sepekan.

Bagaimana kalau musim hujan dan lapangan tidak bisa dipakai?

Jadwal digeser ke pagi hari, dipindahkan ke hari lain sesuai kesepakatan, atau diganti sesi ruang tertutup yang berisi latihan genggaman, ayunan bat tanpa bola, dan tangkapan jarak dekat dengan bola karet. Pembatalan mendadak karena cuaca tidak menghanguskan sesi; jatahnya dipindahkan ke pertemuan berikutnya.

Apakah bola cricket berbahaya untuk anak?

Bola kulit resmi memang keras dan berbobot sekitar 156 gram, karena itu tidak pernah dipakai di awal. Peserta anak berlatih dengan bola tenis atau bola karet sampai gerakannya rapi. Saat bola kulit dipakai, helm bergrille, pad kaki, sarung tangan, dan pelindung selangkangan wajib terpasang, diperiksa pelatih sebelum bola pertama dilempar.

Berapa lama sampai bisa ikut pertandingan cricket sungguhan?

Dengan latihan dua kali sepekan, peserta biasanya sudah bisa mengikuti permainan kecil enam lawan enam setelah sekitar dua puluh sesi, dan pertandingan format pendek setelah sekitar empat bulan. Penentu utamanya kesiapan menghadapi bola kulit dengan tenang. Hafal aturan saja berlangsung jauh lebih cepat daripada itu.

Apakah peserta mendapat sertifikat setelah les cricket selesai?

Ya. Sertifikat terbit setelah program yang diambil tuntas, memuat materi yang sudah dikuasai dan jumlah sesi yang dijalani. Dokumen ini sering dipakai siswa sebagai lampiran kegiatan sekolah, dan dipakai guru pendamping sebagai catatan pembinaan ekstrakurikuler.

Bisakah les cricket ini diambil untuk tim sekolah atau ekstrakurikuler?

Bisa. Untuk sekolah di DIY, pelatih menyusun materi dari nol, melatih guru pendamping, dan menyiapkan urutan pertemuan agar kegiatan bisa berjalan mandiri setelah pendampingan selesai. Perincian jumlah siswa, durasi, dan lokasi dibicarakan lebih dulu supaya jadwalnya menyatu dengan kalender sekolah.

Apakah perempuan bisa ikut les cricket?

Tentu. Cricket punya kompetisi perempuan di semua tingkat, dan teknik yang diajarkan sama persis. Peserta perempuan yang lebih nyaman dilatih pelatih perempuan bisa menyebutkannya sejak percakapan awal, dan tim kami akan mencocokkannya sesuai ketersediaan di wilayah Anda.

Bagaimana kalau pelatih cricket dirasa kurang cocok?

Sampaikan kepada tim kami dan pelatih akan diganti tanpa biaya tambahan. Cara mengajar dan cara berkomunikasi jauh lebih menentukan hasil daripada kemampuan bermain pelatih itu sendiri, jadi permintaan pergantian kami perlakukan sebagai masukan yang wajar.

Apa bedanya cricket dengan kasti atau baseball?

Ketiganya memakai bat dan bola, dan di situlah kemiripannya berhenti. Pemukul cricket menjaga wicket di belakangnya dan boleh memukul ke segala arah, termasuk ke belakang. Bolanya biasanya memantul ke tanah lebih dulu sebelum sampai. Satu pemukul cricket juga bisa bertahan sangat lama, sedangkan pemukul kasti dan baseball bergantian jauh lebih cepat.

Bagaimana cara mendaftar les cricket Jogja?

Isi formulir pendaftaran di halaman daftar, atau kirim pesan WhatsApp ke tim kami. Sebutkan usia peserta, wilayah tempat tinggal di DIY, dan hari yang paling longgar. Usulan pelatih beserta jadwalnya dikirimkan setelah itu, dan sesi pertama umumnya bisa berjalan dalam satu sampai dua hari kerja.

Rencana belajar cricket-mu, rapikan bareng kami

Daftar hari ini, tutor cricket pilihan siap mengajar dalam 1 sampai 2 hari kerja.