4,9/5 · 128 ulasan · Pemula sampai lanjutan
Les Privat Investasi di Jogja
Les investasi Jogja untuk pemula dan pemodal yang sudah jalan: saham, reksa dana, obligasi negara, sukuk, dan cara menyusun portofolio sendiri. Kelas privat, mulai Rp100.000 per sesi.
- 4,9/5128 ulasan
- 11.000+tutor lolos kurasi
- 1-on-1privat seutuhnya
- Fleksibelrumah · kafe · kampus · online
- Garansibebas ganti tutor
- Assessmentdiukur di sesi awal
Apa yang perlu diketahui soal Les Privat Investasi di Jogja?
Les investasi Jogja untuk pemula dan pemodal yang sudah jalan: saham, reksa dana, obligasi negara, sukuk, dan cara menyusun portofolio sendiri. Kelas privat, mulai Rp100.000 per sesi.
Tanya Dulu, Baru Daftar- Nama kelas
- Les investasi Jogja, satu tutor satu peserta
- Biaya
- Mulai Rp100.000 per sesi 60 menit
- Durasi sesi
- 60 sampai 120 menit
- Paket bulanan
- 4 sampai 28 sesi
- Jam layanan
- Senin sampai Minggu, 07.00 sampai 21.00 WIB
- Format
- Satu tutor satu peserta
- Tempat belajar
- Rumah, kos, kantor, atau kafe di Jogja, juga kelas daring
- Wilayah
- Sleman, Bantul, Kota Yogyakarta, Kulon Progo, Gunungkidul
- Kelas daring
- Zoom atau Google Meet, tautan dikirim sebelum sesi
- Pembayaran
- Transfer bank atau dompet digital
- Penilaian peserta
- 4,9 dari 128 ulasan
- Ganti tutor
- Tanpa biaya tambahan
- Bahan yang dibawa peserta
- Laptop dan mutasi rekening tiga bulan terakhir
Tutor Terverifikasi
Tutor Investasi terverifikasi
Tutor datang ke tempat Anda di Jogja: kos, kampus, kafe, perpustakaan, atau online.

Nella A.
Pariwisata · UNY
Oci
Pendidikan Ekonomi · UNY
Nihayah Z.
Manajemen Pendidikan Islam · UIN Sunan Kalijaga
Pasha E.
Manajemen · UST
Yang kamu bawa pulang
Hasil nyata setelah les investasi Jogja selesai
Peta keuangan pribadi satu halaman
Berisi pemasukan, pengeluaran tetap, dana darurat yang sudah terkumpul, dan sisa yang benar-benar boleh diinvestasikan tiap bulan.
Rekening efek aktif atas namamu
Lengkap dengan Rekening Dana Nasabah, akses ke layanan pencocokan kepemilikan, dan kebiasaan memeriksanya sebulan sekali.
Aturan seleksi tertulis
Daftar syarat yang harus dipenuhi sebuah produk atau saham sebelum kamu membelinya, disusun sendiri dan diuji ke kasus nyata.
Lembar kerja penilaian emiten
Format yang sudah kamu isi sendiri untuk beberapa perusahaan, sehingga emiten berikutnya tinggal dimasukkan ke kolom yang sama.
Rencana portofolio dan jadwal setoran
Komposisi menurut tujuan dan jangka waktu, ambang penyeimbangan ulang, dan tanggal tinjauan yang sudah masuk kalender.
Daftar periksa legalitas
Langkah singkat untuk memeriksa izin sebuah penawaran, plus contoh kasus yang sudah kamu bedah sendiri di kelas.
Catatan biaya dan pajak per transaksi
Hitungan lengkap komisi, pajak final penjualan, dan perlakuan dividen, supaya hasil bersih terbaca sejak sebelum order dikirim.
Rekaman keputusan sepanjang kelas
Arsip berisi apa yang kamu putuskan, kenapa, dan syarat apa yang membuat keputusan itu perlu ditinjau kembali.
Satu tutor Investasi khusus untuk Anda di Jogja
Sesi investasi bisa di kos, kampus, kafe, perpustakaan, atau online, mengikuti agenda Anda.
Jalur belajar
Perjalanan les investasi Jogja dari sesi pemetaan sampai portofolio berjalan sendiri
Peserta yang datang tanpa rekening efek biasanya butuh sepuluh sampai dua belas sesi untuk sampai ke portofolio pertama yang dirawat sendiri. Yang sudah berinvestasi dan datang untuk membenahi biasanya cukup enam sampai delapan sesi.
- Sesi 1
Sesi pemetaan
Mutasi rekening tiga bulan terakhir dibuka bersama. Pemasukan, pengeluaran tetap, cicilan, dana darurat, dan aset yang sudah ada dicatat di satu halaman yang jadi acuan seluruh kelas.
- Sesi 2-3
Fondasi mekanika pasar
Rekening efek dibuka, Rekening Dana Nasabah diaktifkan, dan layanan pencocokan kepemilikan diuji coba. Setelah dua sesi ini peserta bisa memeriksa asetnya sendiri tanpa bertanya kepada siapa pun.
- Sesi 4-5
Produk pertama
Reksa dana pasar uang atau seri obligasi ritel dipilih sebagai tempat parkir dana tujuan pendek. Nominalnya kecil dan disengaja, karena tujuan tahap ini adalah merasakan seluruh alurnya sampai dana kembali.
- Sesi 6-9
Menilai perusahaan
Empat sesi dipakai membedah laporan keuangan empat emiten dari sektor berbeda. Peserta menyusun daftar pendek berisi tiga sampai lima nama beserta alasan tertulis untuk masing-masing.
- Sesi 10-12
Portofolio pertama
Komposisi disepakati, setoran rutin dijadwalkan, dan aturan keluar ditulis untuk tiap posisi. Order pertama dikirim di depan tutor supaya kesalahan teknis tertangkap saat itu juga.
- Bulan 4-6
Pendampingan keputusan
Frekuensi sesi diturunkan menjadi dua kali sebulan. Yang dibahas berubah dari materi menjadi keputusan nyata: pembelian yang sedang dipertimbangkan, laporan kuartalan yang baru terbit, dan penawaran yang masuk lewat pesan.
- Selanjutnya
Tinjauan berkala mandiri
Peserta menjalankan sendiri tinjauan tiga bulanan memakai lembar yang sama. Tutor tersedia untuk sesi tunggal kapan pun ada perubahan besar, misalnya menerima pesangon, warisan tanah, atau kenaikan penghasilan yang tetap.
Kenapa privat
Beda hasil les investasi di kelas privat dan kelas ramai
| Aspek yang dibandingkan | Les Investasi Privat EdufioDi tempat pilihan Anda, Jogja | Kursus Investasi Kelompok | Belajar Investasi Sendiri |
|---|---|---|---|
| Perhatian tutor saat belajar investasi | Tercurah ke satu siswa | Terpecah ke satu kelas | Sendirian saja |
| Materi investasi disesuaikan level siswa | Disusun dari hasil tes awal | Satu materi untuk satu kelas | Ditebak sendiri |
| Materi investasi disusun dari nol | Dirancang dari titik mulai Anda | Seragam | Cari sendiri |
| Pemetaan kebutuhan investasi di awal | Sesi pertama dipakai memetakan | Langsung masuk materi | Tidak ada |
| Fokus ke bagian investasi yang paling sulit | Waktu sesi penuh untuk bagian itu | Mengekor tempo kelas | Sekuat disiplin sendiri |
| Jadwal menyesuaikan jam kerja Anda | Anda yang memilih hari dan jam | Jadwal ditentukan kelas | Bebas, tetapi mudah tertunda |
Les investasi Jogja pas untukmu kalau
Kelas ini menjawab kebutuhanmu
- Penghasilanmu sudah rutin dan ada sisa tiap bulan yang selama ini hanya mengendap di rekening tabungan
- Kamu sudah pernah membeli reksa dana atau saham lewat aplikasi, namun tidak pernah benar-benar tahu dasar keputusannya
- Portofoliomu sedang merugi dan kamu ingin membedah sebabnya sebelum menambah setoran baru
- Kamu sedang menyiapkan diri melamar kerja di sekuritas, manajer investasi, perbankan, atau bagian keuangan perusahaan
- Kamu mengelola usaha di Jogja dan ingin memisahkan kas usaha dari kas pribadi sebelum surplusnya diinvestasikan
- Kamu ingin materi yang seluruhnya berpijak pada penyaringan syariah dari daftar efek resmi
- Kamu tinggal di Kulon Progo atau Gunungkidul dan butuh kelas daring yang tetap satu tutor satu peserta
Suara alumni les investasi
Portofolio saya merah dua tahun dan saya tidak pernah tahu kenapa. Tutor mengajak menghitung ulang seluruh biaya transaksi saya selama setahun, dan hasilnya membuat saya berhenti bertransaksi harian. Sekarang setorannya rutin dan catatannya rapi.
Materi syariahnya benar-benar dari daftar efek resmi, dipraktikkan langsung, sampai saya bisa menyaring sendiri tiap periode. Selama ini saya hanya menebak dari nama perusahaannya.
Kelas daring dari Wates ternyata tidak berkurang mutunya. Tutor melihat layar saya, jadi setiap salah klik langsung dibetulkan saat itu juga. Sesi pertama saja sudah menutup rasa penasaran yang bertahun-tahun.
Saya butuh siap wawancara di sekuritas dalam sebulan. Delapan sesi dipakai membedah laporan keuangan dan latihan menjelaskan valuasi dengan suara sendiri. Pewawancara menanyakan persis yang kami latih.
Yang paling berguna justru sesi tentang penawaran ilegal. Dua pekan setelahnya ada tawaran masuk di grup kampung saya, dan saya sudah tahu pertanyaan apa yang harus diajukan.
Peta materi
Materi les investasi Jogja: cakupan, titik rawan, dan cara tutor menanganinya
Urutan di bawah adalah kerangka penuh. Peserta yang sudah punya rekening efek dan portofolio berjalan biasanya melompati dua topik pertama, sementara yang benar-benar mulai dari nol menghabiskan empat sesi di sana. Tutor menyusun ulang urutannya setelah pemetaan sesi pertama.
| Bahasan | Yang dicakup | Titik rawan | Cara kami mendampingi |
|---|---|---|---|
| Menakar profil risiko dan jangka waktu (Sesi awal) | Memisahkan dana darurat, dana tujuan tiga tahun, dan dana pensiun ke kantong berbeda, lalu menempelkan angka rupiah nyata di tiap kantong sebelum satu produk pun dipilih. | Kuesioner profil risiko diisi sambil membayangkan pasar yang sedang naik. Angka toleransi risikonya jadi terlalu berani, dan penurunan pertama langsung membalikkan seluruh rencana. | Tutor mengubah persen menjadi rupiah. Pertanyaannya berubah dari sanggupkah kamu menahan turun lima belas persen menjadi sanggupkah kamu melihat saldo berkurang sekian juta selama enam bulan. |
| Rekening efek, RDN, dan pencocokan lewat KSEI (Fondasi) | Alur pembukaan rekening di perusahaan sekuritas berizin, Rekening Dana Nasabah yang wajib atas nama peserta sendiri, nomor identitas pemodal tunggal, dan cara mencocokkan kepemilikan lewat layanan daring KSEI. | Menyetor ke rekening pribadi seseorang yang mengaku mengelola dana, karena prosesnya terasa lebih ringkas daripada membuka rekening sendiri. | Satu sesi dipakai membuka layanan pencocokan KSEI bersama, lalu membaca daftar kepemilikan baris demi baris sampai peserta hafal cara memeriksanya sendiri tiap bulan. |
| Reksa dana: NAB, prospektus, dan lembar fakta (Produk pertama) | Empat jenis reksa dana menurut kelas asetnya, cara membaca nilai aktiva bersih per unit penyertaan, isi prospektus yang benar-benar menentukan hasil, biaya pembelian dan penjualan kembali, serta peran bank kustodian sebagai penyimpan aset. | Memilih dari grafik imbal hasil satu tahun terakhir dan melewati halaman biaya. Selisih biaya tahunan yang terlihat kecil menjadi angka besar setelah lima tahun. | Dua lembar fakta produk dibandingkan berdampingan di layar. Peserta menandai sendiri biaya, komposisi efek terbesar, dan tanggal peluncuran sebelum menyimpulkan mana yang cocok dengan jangka waktunya. |
| Saham: lot, papan pencatatan, dan penyelesaian T+2 (Inti kelas) | Satuan perdagangan seratus lembar per lot, pembagian papan pencatatan di bursa, jam sesi perdagangan, penyelesaian dua hari bursa setelah transaksi cocok, dan batas gerak harga harian yang berjenjang menurut rentang harganya. | Membeli saham berharga sangat rendah dengan alasan naik satu rupiah sudah untung besar dalam persen, tanpa memeriksa likuiditas harian dan status pemantauan khususnya. | Tutor meminta peserta menulis aturan seleksi sebelum satu order pun dikirim, lalu menguji aturan itu ke sepuluh saham yang sedang ramai dibicarakan di lini masa. |
| Membaca laporan keuangan emiten (Fundamental) | Tiga laporan utama dan cara menghubungkannya, jarak antara laba bersih dan arus kas operasi, rasio harga terhadap laba, harga terhadap nilai buku, imbal hasil ekuitas, rasio utang, serta margin usaha. Termasuk di mana mengunduh laporan resminya. | Berhenti di baris laba bersih. Perusahaan yang labanya tumbuh sementara kasnya tertahan di piutang dan persediaan terlihat sehat sampai tagihannya jatuh tempo. | Satu emiten dibedah utuh dalam satu sesi. Angkanya diketik ulang ke lembar kerja milik peserta, karena membaca tabel orang lain tidak pernah meninggalkan bekas selama mengetik sendiri. |
| Analisis teknikal secukupnya (Lanjutan) | Arah tren, batas bawah dan batas atas yang berulang, volume sebagai pembanding, dan rata-rata bergerak. Dipakai untuk menentukan waktu masuk atas keputusan yang alasannya sudah selesai dibangun dari sisi fundamental. | Menumpuk lima indikator sampai layar penuh, lalu memilih indikator yang kebetulan mendukung keinginan hari itu. Semakin banyak alat, semakin mudah membenarkan apa pun. | Dibatasi dua indikator dan satu kerangka waktu selama sepuluh sesi pertama. Penambahan hanya diizinkan setelah peserta bisa menjelaskan apa yang gagal ditangkap dua alat yang sudah ada. |
| Obligasi negara ritel dan sukuk (Pendapatan tetap) | Perbedaan seri kupon tetap dan kupon mengambang berlantai, seri yang bisa diperjualbelikan di pasar sekunder dan yang tidak, masa penawaran, minimum pemesanan, mitra distribusi resmi, serta fasilitas pelunasan lebih awal pada seri tabungan. | Mengira semua surat berharga negara ritel bisa dicairkan kapan saja, lalu terkejut ketika dana dibutuhkan di tengah tenor dan seri yang dipegang justru seri non-perdagangan. | Tenor dipasangkan dengan tanggal kebutuhan yang sudah tertulis di rencana kas peserta. Kalau tidak ada tanggalnya, serinya tidak dipilih dulu. |
| Investasi syariah dan cara penyaringannya (Sering diminta di DIY) | Daftar efek syariah yang diterbitkan pengawas pasar modal, indeks saham syariah, ambang rasio utang berbasis bunga terhadap aset, ambang pendapatan non-halal terhadap total pendapatan, dan sistem perdagangan daring syariah yang menutup fasilitas pinjaman. | Menganggap saham perusahaan milik pengusaha muslim otomatis masuk daftar efek syariah, padahal penyaringannya bekerja pada rasio keuangan dan jenis usaha. | Peserta menyaring sendiri dari daftar resmi, lalu menjadwalkan pemeriksaan ulang tiap periode karena komposisi daftar itu berubah dan saham bisa keluar dari sana. |
| Biaya dan pajak yang sering terlewat (Terlewat) | Komisi beli dan komisi jual, pajak final atas nilai penjualan saham, perlakuan pajak atas dividen beserta syarat penanaman kembalinya, dan kewajiban mencantumkan seluruh aset di surat pemberitahuan tahunan. | Menghitung untung dari selisih harga saja. Peserta yang bertransaksi hampir tiap hari sering baru sadar hasil bersihnya tipis setelah seluruh potongan dijumlahkan. | Tiga transaksi terakhir peserta dihitung ulang lengkap dengan komisi dan pajaknya, sampai terlihat berapa banyak keuntungan kotor yang sebenarnya berpindah ke pos biaya. |
| Mengenali penawaran investasi ilegal (Perlindungan) | Ciri janji hasil tetap harian, skema yang menghidupi diri dari perekrutan anggota baru, penawaran robot dagang, penitipan dana ke perorangan, serta cara memeriksa izin lembaga lewat kanal resmi pengawas. | Percaya karena yang menawarkan tetangga sendiri, teman satu paguyuban, atau kenalan dari pengajian. Kedekatan sosial membuat langkah verifikasi terasa tidak sopan. | Peserta berlatih memeriksa lima penawaran nyata, termasuk yang sedang beredar di grup pesan warga, dan menyusun satu kalimat penolakan yang sopan supaya menolak tidak terasa berat. |
| Menyusun dan merawat portofolio (Penutup) | Pembagian aset menurut tujuan dan jangka waktu, jadwal setoran rutin, ambang selisih yang memicu penyeimbangan ulang, serta catatan alasan di balik tiap perubahan komposisi. | Mengubah komposisi tiap kali membaca berita. Portofolio berakhir sebagai tumpukan sisa keputusan lama yang tidak seorang pun ingat alasannya. | Satu lembar rencana disepakati peserta dan ditinjau tiap tiga bulan. Perubahan di luar jadwal hanya sah kalau alasannya bisa ditulis dalam dua kalimat. |
| Perilaku diri saat harga bergerak (Sepanjang kelas) | Kecenderungan menahan posisi merugi terlalu lama, mengejar yang sedang naik, memakai harga beli sebagai jangkar, dan cara menyusun aturan yang mengikat diri sendiri sebelum emosinya datang. | Menjual cepat yang sedang untung untuk mengunci rasa senang, lalu menahan yang merugi sampai bertahun-tahun demi menghindari pengakuan bahwa keputusannya keliru. | Syarat keluar ditulis pada hari pembelian, bukan pada hari harga turun. Tutor menagih lembar itu tiap kali peserta mengabarkan ingin mengubah rencana. |
Yang kami tawarkan
Nilai lebih program Investasi ini
Rencana belajar disusun dari isi rekeningmu
Sesi pertama memetakan pemasukan, cicilan yang masih jalan, dana darurat, dan aset yang sudah dimiliki. Urutan materi menyesuaikan angka itu, sehingga peserta yang masih punya utang berbunga tinggi tidak diajak membeli saham pada minggu kedua.
Tutor yang menaruh uangnya sendiri di pasar
Pengampu kelas ini berlatar keuangan, akuntansi, atau ekonomi dan menjalankan portofolionya sendiri. Mereka bercerita dari transaksi yang benar-benar pernah dijalani, termasuk yang merugi, karena kerugian yang dibedah jujur mengajarkan lebih banyak daripada grafik kemenangan.
Simulasi dulu, uang sungguhan menyusul
Sebelum satu order dikirim, peserta menjalankan portofolio kertas selama beberapa pekan lengkap dengan komisi dan pajak yang dihitung manual. Kebiasaan mencatat alasan pembelian terbentuk di sana, saat kesalahan masih gratis.
Memeriksa izin jadi refleks, sejak sesi kedua
Tiap produk yang dibahas dilacak dulu ke daftar penyedia berizin. Peserta dilatih membuka kanal resmi pengawas keuangan sendiri, bukan menunggu diberi tahu, karena penawaran baru muncul jauh lebih cepat daripada jadwal kelas.
Kelas daring penuh untuk Kulon Progo dan Gunungkidul
Wates, Sentolo, Wonosari, sampai Semin dilayani lewat kelas daring dengan berbagi layar dua arah. Tutor melihat langsung papan perdagangan di layar peserta, jadi kualitas pendampingannya setara sesi tatap muka.
Catatan keputusan yang bisa ditengok setahun lagi
Tiap sesi meninggalkan satu lembar berisi keputusan, alasannya, dan syarat yang membuat keputusan itu perlu ditinjau ulang. Berkas ini yang membedakan pemodal yang belajar dari pengalamannya dengan yang sekadar mengulanginya.
Apa yang sebenarnya dipelajari di les investasi Jogja?
Kelas ini berangkat dari pertanyaan yang jarang muncul di seminar gratis: uangmu hari ini sedang menganggur di mana, dan untuk apa ia disiapkan. Produk baru dibicarakan setelah jawabannya ada.
Materinya berdiri di atas empat kaki. Pertama, mekanika pasar modal Indonesia: rekening efek di perusahaan sekuritas berizin, Rekening Dana Nasabah atas nama sendiri, satuan lot, dan penyelesaian transaksi dua hari bursa setelah order cocok. Kedua, produknya: reksa dana dari yang paling tenang sampai yang paling bergejolak, saham langsung, obligasi negara ritel, dan sukuk. Ketiga, cara menilai: laporan keuangan emiten, prospektus reksa dana, dan lembar fakta produk. Keempat, cara menjaga diri: biaya, pajak, dan ciri penawaran yang izinnya tidak pernah ada.
Batasnya juga perlu disebut sejak awal. Tutor Edufio mengajarkan cara mengambil keputusan. Ia tidak menyodorkan daftar saham untuk dibeli pekan depan, tidak menerima titipan dana, dan tidak menjanjikan angka hasil. Batas itu dijaga ketat karena kelas yang menyeberang ke sana berhenti menjadi kelas dan berubah menjadi penawaran.
Titik tekannya
Enam titik awal peserta les investasi Jogja
Belum pernah membeli produk investasi
Rekening efek belum ada dan istilahnya masih terasa asing. Yang dibutuhkan urutan langkah yang jelas, bukan penjelasan yang melompat ke analisis grafik pada pertemuan pertama.
Sedang pindah haluan ke industri keuangan
Sudah bekerja di bidang lain dan menyiapkan diri masuk sekuritas, manajer investasi, atau bagian tresuri. Kebutuhannya kosakata teknis yang benar dan alur kerja pasar yang nyata.
Karyawan di tahun-tahun awal karier
Gaji sudah rutin, sisa bulanan mulai kelihatan, dan pertanyaannya bagaimana menaruh sisa itu supaya tidak habis tanpa jejak setiap akhir tahun.
Menyiapkan wawancara kerja
Butuh menguasai istilah pasar modal, rasio keuangan, dan cara menjawab studi kasus penilaian perusahaan yang lazim ditanyakan pewawancara bidang keuangan.
Ingin menajamkan satu keahlian saja
Sudah berinvestasi bertahun-tahun dan datang untuk satu hal spesifik: membaca arus kas, menakar seri obligasi, atau menyusun jadwal penyeimbangan portofolio.
Pemilik usaha
Kas usaha dan kas pribadi masih bercampur di satu rekening. Surplus warung, toko, atau jasa belum punya tempat parkir yang jelas selain diputar lagi ke usaha yang sama.
Siapa yang duduk di les investasi Jogja?
Peminatnya lebih beragam daripada dugaan banyak orang. Mahasiswa pascasarjana di sekitar kampus Depok, Sleman datang membawa sisa beasiswa yang ingin dijaga nilainya selama masa studi. Dosen dan tenaga kependidikan datang dengan pertanyaan tentang dana pensiun pelengkap. Aparatur sipil di Kota Yogyakarta menanyakan cara menambah simpanan di luar potongan wajib yang sudah berjalan.
Pemilik penginapan kecil di sekitar Prambanan dan Kalasan punya persoalan yang khas: pemasukan melonjak pada musim liburan lalu tipis berbulan-bulan sesudahnya. Kelas untuk mereka berputar pada cara memindahkan kelebihan musim ramai ke instrumen yang bisa dicairkan saat musim sepi. Pekerja lepas di studio animasi dan agensi kreatif Jogja menghadapi bentuk masalah yang sama dengan siklus berbeda.
Kelompok terakhir yang cukup banyak adalah pensiunan di Bantul dan Kulon Progo yang baru menerima dana sekaligus. Bagi mereka, materi terberat justru penolakan: penawaran datang bertubi-tubi tepat setelah dana cair, dan kemampuan berkata belum menjadi keterampilan yang paling menghemat uang.
Keunggulan
Cara satu sesi les investasi berjalan, menit demi menit
Sepuluh menit pertama: membuka catatan sesi lalu
Lembar keputusan pekan lalu dibuka. Kalau ada yang berubah di pasar atau di kondisi peserta, perubahan itu dicatat lebih dulu sebelum materi baru masuk.
Menit sepuluh sampai dua puluh lima: satu konsep, satu contoh
Satu konsep dijelaskan dengan satu contoh dari perusahaan atau produk yang benar-benar tercatat, bukan perusahaan karangan bernama huruf A dan B.
Menit dua puluh lima sampai empat puluh lima: kerja di layar peserta
Peserta yang mengetik, membuka laporan, dan menghitung. Tutor duduk di sebelah dan mengoreksi saat itu juga, karena keterampilan ini hanya menempel lewat tangan sendiri.
Menit empat puluh lima sampai lima puluh lima: keputusan ditulis
Apa pun kesimpulannya, termasuk keputusan menunggu, ditulis beserta alasan dan syarat peninjauannya. Kalimat yang tidak bisa ditulis biasanya berarti alasannya belum jelas.
Lima menit terakhir: pekerjaan rumah sekali duduk
Tugas dirancang selesai dalam dua puluh sampai tiga puluh menit, misalnya mengunduh satu laporan tahunan atau membandingkan dua lembar fakta produk.
Aritmetika investasi ala Jogja: surplus kecil yang rutin
Biaya hidup di DIY memberi keunggulan yang jarang disadari pemiliknya. Selisih pengeluaran bulanan dibanding kota-kota besar membuat sisa yang bisa disisihkan tiap bulan terasa kecil dalam nominal, padahal porsinya terhadap penghasilan sering justru lebih besar. Yang menentukan hasil jangka panjang adalah porsi itu dan konsistensinya.
Di kelas, hal ini dihitung bersama dan bukan sekumpulan nasihat. Peserta memasukkan angka setoran bulanannya sendiri ke lembar hitung, lalu melihat dua garis: setoran rutin yang tidak pernah bolong, dan setoran besar sesekali yang menunggu waktu yang dianggap tepat. Garis pertama hampir selalu menang. Yang paling sering mengejutkan peserta justru seberapa awal jarak antara kedua garis itu mulai melebar.
Perhitungan yang sama juga dipakai untuk menakar biaya. Selisih biaya tahunan produk yang terlihat sepele di brosur diubah menjadi rupiah selama sepuluh tahun. Setelah melihat angkanya, peserta jarang lagi memilih produk tanpa membuka halaman biayanya.
Biar kamu tahu
Tanda penawaran investasi yang sebaiknya kamu tolak
Hasil tetap harian atau mingguan
Pasar tidak memberi kepastian sebesar itu. Angka tetap harian hampir selalu berarti pembayaran ke pemodal lama berasal dari setoran pemodal baru.
Bonus untuk mengajak orang baru
Kalau penghasilan utamanya datang dari perekrutan dan bukan dari kegiatan usaha yang bisa diperiksa, susunannya akan berhenti ketika perekrutan melambat.
Dana masuk ke rekening pribadi
Setoran investasi yang sah masuk ke rekening atas nama peserta sendiri di lembaga berizin. Transfer ke rekening perorangan menghapus seluruh jejak kepemilikanmu.
Izin yang tidak bisa dicek
Nomor izin yang tidak muncul di kanal resmi pengawas, atau izin usaha biasa yang dipakai seolah izin menghimpun dana, adalah dua bentuk pengelabuan yang paling sering ditemui.
Waktu berpikir dipangkas
Kuota terbatas, harga naik besok, promo tutup malam ini. Tekanan waktu dipasang untuk mencegah kamu sempat memeriksa, dan itu sendiri sudah cukup jadi alasan menolak.
Sistem yang katanya tidak pernah rugi
Robot dagang atau susunan yang diklaim selalu untung menutupi risikonya di tempat yang tidak kamu lihat. Kelas ini melatihmu menanyakan risikonya lebih dulu.
Kos-kosan, tanah, atau aset keuangan: pertanyaan khas Jogja
Hampir setiap peserta Jogja membawa pertanyaan ini, dan itu wajar. Di sini properti sewa punya pasar yang nyata: rumah kos di sekitar kampus Depok, Ngaglik, dan Mlati terisi mengikuti kalender akademik, sementara tanah di jalur menuju bandara di Kulon Progo sudah lama jadi bahan pembicaraan keluarga.
Tutor tidak menjawabnya dengan memihak. Yang dikerjakan adalah membandingkan keduanya memakai ukuran yang sama: hasil bersih setelah pajak bumi dan bangunan, biaya perawatan, masa kosong antar penyewa, dan waktu yang kamu habiskan mengurusnya. Nilai sewa dibagi harga perolehan sering terlihat berbeda jauh dari perkiraan awal setelah kolom biaya diisi jujur.
Lalu dibandingkan sisi lainnya: aset keuangan bisa dibeli sedikit demi sedikit, dijual sebagian saat butuh, dan tidak menuntutmu mengurus keran bocor pada malam hari. Sisi lemahnya harganya bergerak tiap hari di layar, dan bagi sebagian orang itu jauh lebih sulit ditahan daripada rumah yang harganya tidak pernah ia lihat berkedip.
Kesimpulannya berbeda-beda tiap peserta, dan itu memang tujuannya. Yang seragam hanya caranya menimbang.
Keunggulan
Investasi syariah: yang paling sering ditanyakan peserta Jogja
Daftar efek syariah sebagai titik mulai
Penyaringan dimulai dari daftar resmi yang diterbitkan pengawas pasar modal dan diperbarui berkala. Saham di luar daftar itu tidak masuk pertimbangan, sepopuler apa pun ia dibicarakan.
Ambang rasio yang dipakai penyaringan
Kegiatan usaha diperiksa lebih dulu, lalu rasio utang berbasis bunga terhadap aset dan porsi pendapatan non-halal terhadap total pendapatan. Peserta berlatih menghitungnya sendiri dari laporan keuangan.
Sistem perdagangan daring syariah
Beberapa sekuritas menyediakan sistem yang menutup fasilitas pinjaman dan transaksi jual tanpa kepemilikan. Kelas membahas cara mengaktifkannya dan apa saja yang berubah di layar.
Sukuk negara ritel untuk dana tujuan
Seri sukuk ritel dan sukuk tabungan dibahas berdampingan dengan seri konvensionalnya, lengkap dengan perbedaan imbalan, tenor, dan kemungkinan pencairan lebih awal.
Belajar investasi dari Kulon Progo dan Gunungkidul
Dua kabupaten ini punya jumlah tutor paling tipis di DIY, dan menutupinya dengan janji kunjungan yang sulit ditepati justru merugikan peserta. Karena itu jalur utama untuk Wates, Sentolo, Nanggulan, Wonosari, Playen, sampai Semin adalah kelas daring, dan kelasnya dirancang khusus untuk itu.
Bentuknya berbagi layar dua arah. Peserta membuka aplikasi sekuritas dan lembar hitungnya sendiri, tutor melihat langsung apa yang tampil di sana, lalu menuntun sambil menunjuk. Untuk materi investasi, format ini justru unggul: yang dipelajari memang hidup di layar, dan tidak ada papan tulis yang perlu difoto.
Rekaman sesi bisa diminta untuk materi hitungan yang berat, misalnya pembacaan arus kas atau perbandingan biaya produk. Kunjungan tatap muka tetap mungkin untuk peserta di ibu kota kabupaten, dengan jadwal yang disepakati lebih awal karena jarak tempuhnya nyata.
Arah lanjutan
Halaman lain yang berdekatan dengan les investasi Jogja
Urutannya
Cara mendaftar les investasi Jogja di Edufio
Ceritakan posisimu sekarang
Sampaikan lewat WhatsApp atau formulir pendaftaran: sudah punya rekening efek atau belum, produk apa yang pernah dibeli, dan target apa yang ingin dicapai. Tim membalas dalam satu hari kerja.
Terima usulan tutor yang sesuai instrumennya
Pengampu dipilihkan menurut fokusmu, misalnya analisis fundamental saham, penyaringan syariah, atau perencanaan tujuan berbasis obligasi. Jadwal ditentukan bersama tutor terpilih.
Selesaikan pembayaran paketmu
Paket bulanan berkisar empat sampai dua puluh delapan sesi, dibayar lewat transfer bank atau dompet digital. Peserta yang ingin mencoba ritmenya dulu biasanya memilih paket terkecil.
Sesi pertama: buka mutasi rekening
Untuk kelas daring, tautan pertemuan dikirim menjelang jadwal. Untuk tatap muka, tutor datang ke alamat yang kamu tentukan. Siapkan laptop dan mutasi rekening tiga bulan terakhir.
Soal biaya, jadwal, dan tutor les investasi, kami jawab semua
Berapa biaya les investasi Jogja per sesi?
Apa saja materi yang dipelajari?
Untuk siapa les investasi Jogja ini?
Apakah jadwal les investasi Jogja bisa diubah?
Tutor bisa datang ke semua wilayah Jogja?
Apakah tutor memberi rekomendasi saham tertentu?
Berapa modal awal yang perlu disiapkan?
Saya belum punya rekening efek. Apakah tetap bisa ikut?
Bisakah materinya difokuskan ke investasi syariah?
Apakah mahasiswa di Jogja dengan uang saku terbatas cocok ikut?
Apakah kelas ini membahas aset kripto?
Portofolio saya sudah rugi cukup dalam. Apa yang bisa dikerjakan?
Ada kelas investasi untuk tim kantor atau koperasi?
Bagaimana kalau saya merasa tidak cocok dengan tutornya?
Berapa lama sampai saya bisa berjalan sendiri?
Rencana belajar investasi-mu, rapikan bareng kami
Cukup ceritakan kebutuhanmu, kami rancang jalur belajar investasi yang tepat sasaran.