4,9/5 · 232 ulasan · Mahasiswa & Profesional

Les Privat Legal Training di Jogja

Les privat legal training di Yogyakarta untuk lulusan baru, karyawan, mahasiswa hukum, dan pelaku usaha. Tutor praktisi membedah dokumen milik Anda sendiri, dari kontrak kerja sampai pendaftaran merek.

Les Privat Legal Training di Jogja
  • 4,9/5232 ulasan
  • 11.000+tutor lolos kurasi
  • 1-on-1fokus tak terbagi
  • Fleksibelrumah · kafe · kampus · online
  • Garansibebas ganti tutor
  • Assessmentdiukur di sesi awal

Legal Training privat di Jogja itu apa?

Les privat legal training di Yogyakarta untuk lulusan baru, karyawan, mahasiswa hukum, dan pelaku usaha. Tutor praktisi membedah dokumen milik Anda sendiri, dari kontrak kerja sampai pendaftaran merek.

Tanya Dulu, Baru Daftar
Biaya
Mulai Rp80.000 per sesi
Durasi sesi
60 sampai 120 menit
Paket bulanan
4 sampai 28 sesi
Jam layanan
07.00 sampai 21.00 WIB, tujuh hari
Tempat belajar
Kantor, kos, kafe, kampus di DIY, atau online
Format peserta
Perorangan atau tim kecil maksimal lima orang
Bahan belajar
E-book digital dan berkas kasus yang sudah dianonimkan
Kelas daring
Tautan ruang kelas dikirim lewat WhatsApp sebelum sesi
Pembayaran
Transfer bank dan dompet digital
Ulasan
4,9 dari 232 ulasan peserta

Tutor Kami

Kenali tutor Legal Training Anda

Sebut tempat dan jamnya, tutor kami yang akan menyesuaikan diri.

  • Meidha T., Hukum · UGM — tutor les legal training Jogja Edufio

    Meidha T.

    Hukum · UGM
  • Nilam M., Ilmu Hukum · UIN Sunan Kalijaga — tutor les legal training Jogja Edufio

    Nilam M.

    Ilmu Hukum · UIN Sunan Kalijaga
  • Rizka W., Hukum Keluarga Islam · UIN Sunan Kalijaga — tutor les legal training Jogja Edufio

    Rizka W.

    Hukum Keluarga Islam · UIN Sunan Kalijaga
  • Rosa A., Hukum Ekonomi Syariah · UIN Sunan Kalijaga — tutor les legal training Jogja Edufio

    Rosa A.

    Hukum Ekonomi Syariah · UIN Sunan Kalijaga

Yang dibawa pulang

Yang Anda pegang setelah les legal training Jogja selesai

  • E-book digital tiap modul

    Berisi ringkasan aturan, contoh klausul, dan daftar istilah. Dapat dibuka dari ponsel saat sedang berhadapan dengan dokumen di luar sesi.

  • Berkas kasus yang sudah dianonimkan

    Salinan perkara nyata yang dipakai di kelas, lengkap dengan catatan tutor di margin. Berguna sebagai pembanding saat menghadapi dokumen serupa.

  • Kronologi perkara Anda

    Disusun bertahap sejak sesi kedua, memuat tanggal, nama, tempat, dan isi percakapan. Dokumen inilah yang paling sering dicari saat perundingan dimulai.

  • Kerangka somasi dan surat balasan

    Dibuat sendiri oleh peserta di sesi menulis, lalu diperiksa tutor. Kerangkanya dapat dipakai ulang untuk perkara berikutnya.

  • Daftar rujukan peraturan yang menyangkut Anda

    Nomor undang-undang dan peraturan pelaksananya, dicatat lengkap dengan bagian yang relevan supaya mudah dibuka kembali.

  • Catatan perkembangan tiap sesi

    Satu halaman per pertemuan. Isinya materi yang dibahas, pertanyaan yang belum tuntas, dan pekerjaan rumah menjelang sesi berikutnya.

  • Daftar periksa sebelum menandatangani

    Sepuluh pertanyaan pendek yang dijawab sebelum membubuhkan tanda tangan pada perjanjian apa pun. Disusun bersama pada sesi terakhir.

  • Peta rujukan lembaga hukum di Jogja

    Alamat dan alur layanan dinas ketenagakerjaan, pengadilan negeri terdekat, serta lembaga bantuan hukum yang menerima pendampingan cuma-cuma.

Yang jadi andalan

Nilai lebih program Legal Training ini

  • Silabus disusun dari dokumen di tangan Anda

    Sesi pertama dimulai dengan membaca berkas yang sedang Anda hadapi: surat penawaran kerja, draf perjanjian kerja sama, atau somasi yang baru diterima. Urutan modul menyesuaikan dokumen itu.

  • Catatan perkembangan yang bisa dibuka kapan saja

    Tiap sesi ditutup dengan ringkasan satu halaman: istilah baru yang dikuasai, pasal yang dirujuk, dan pekerjaan rumah berikutnya. Peserta memegang salinannya.

  • Satu tutor untuk satu peserta

    Pertanyaan yang canggung diajukan di ruang seminar justru paling penting dijawab. Format satu lawan satu membuat peserta berani menyebut angka gaji, nama perusahaan, dan detail perkaranya.

  • Kanal tanya di luar jam sesi

    Batas waktu hukum sering datang mendadak. Peserta boleh mengirim pertanyaan singkat di antara dua sesi, lalu jawabannya dibedah lebih dalam saat bertemu.

  • Jadwal menyesuaikan jam kantor

    Sebagian besar peserta legal training sudah bekerja. Sesi bisa diambil sebelum jam kerja, saat makan siang, malam hari, atau akhir pekan.

  • Pengajar yang masih beracara dan mendampingi klien

    Tutor legal training Edufio adalah advokat, konsultan hukum, dan dosen fakultas hukum yang masih menangani perkara di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Contoh yang dibawa berasal dari meja kerja mereka sendiri.

Kesaksian Alumni

Suara alumni les legal training

Tiga tahun bekerja tanpa pernah tahu hitungan lembur saya benar atau tidak. Dua sesi cukup untuk membaca slip gaji sendiri dan menemukan komponen yang selama ini terlewat.

Myesha A.Karyawan swasta di Kota Yogyakarta

Nama kedai saya hampir dipakai usaha lain. Tutor menemani penelusuran merek sampai selesai dan menjelaskan kelas mana yang harus saya ambil.

Syakira R.Pemilik kedai kopi di Bantul

Sebagai mahasiswa hukum saya hafal pasalnya. Baru di kelas ini saya memegang berkas perkara yang sesungguhnya dan menyusun somasi dari nol.

Rafel H.Mahasiswa hukum di Sleman

Kami menyewa ruang usaha di atas tanah yang statusnya tidak kami pahami. Sesi tentang Serat Kekancingan membuat kami menunda tanda tangan dan memeriksa ulang alas haknya.

Alif W.Pengelola ruang kerja bersama di Kota Yogyakarta

Kisah peserta

Kontrak pertama saya dibedah kalimat per kalimat. Saya akhirnya tahu bagian mana yang boleh saya tanyakan ke perusahaan.

Ditya P.Lulusan baru di Sleman

Alur sesi

Perjalanan satu peserta les legal training Jogja dari sesi perdana

Enam tahap ini berlaku bagi peserta yang datang dengan satu perkara tertentu. Peserta yang belajar untuk berjaga-jaga menempuh alur yang sama dengan tempo lebih longgar.

  1. Percakapan awal sebelum sesi pertama

    Tim Edufio menanyakan tiga hal: dokumen apa yang ada di tangan, tenggat terdekat kapan, dan hasil seperti apa yang diharapkan. Jawabannya menentukan tutor mana yang dipasangkan.

  2. Pemetaan perkara dan penetapan tiga modul

    Sesi perdana dipakai untuk membaca berkas bersama dan memilih modul. Peserta keluar dari sesi ini dengan daftar istilah yang harus dikuasai lebih dulu.

  3. Membaca dokumen tanpa dituntun

    Tutor berhenti membacakan dan mulai menyimak. Peserta menjelaskan isi klausul dengan bahasanya sendiri, lalu dikoreksi di bagian yang meleset.

  4. Simulasi perundingan atau penyusunan dokumen

    Tergantung perkaranya, peserta berlatih berunding menghadapi pihak lawan atau menyusun dokumen sendiri, mulai dari somasi, kronologi, sampai pemberitahuan privasi.

  5. Merapikan berkas dan bukti

    Semua yang tercecer disusun ulang: salinan percakapan, slip gaji, bukti transfer, tangkapan layar bertanggal. Berkas rapi memangkas waktu di tahap berikutnya.

  6. Rencana lanjutan dan rujukan bila perlu

    Sesi penutup memisahkan mana yang bisa Anda kerjakan sendiri dan mana yang menuntut pendamping berizin. Bila perlu, tutor menunjukkan jalur ke advokat, lembaga bantuan hukum, atau mediator di Jogja.

Penilaian peserta

4,9/5

penilaian 232 peserta dan alumni

Mulai Pendaftaran

Peta modul

Sepuluh modul les legal training Jogja dan titik rawan di tiap modul

Modul di bawah adalah peta lengkapnya. Peserta jarang mengambil sepuluh-sepuluhnya: tutor memilih tiga sampai lima modul yang paling dekat dengan perkara yang sedang berjalan, lalu memperdalamnya sampai peserta sanggup membaca dokumennya sendiri.

  • Anatomi kontrak kerja, PKWT, dan perjanjian magang

    Modul pembuka

    Bagian pembuka, identitas para pihak, uraian jabatan, jangka waktu, struktur upah, dan klausul pengakhiran. Peserta belajar membedakan perjanjian kerja waktu tertentu, perjanjian kerja waktu tidak tertentu, dan perjanjian pemagangan yang tunduk pada aturan tersendiri.

    Titik rawan

    Banyak lulusan baru di Jogja menerima dokumen berjudul perjanjian magang yang isinya pekerjaan penuh waktu dengan target harian. Kesalahan kedua yang berulang: mengira masa percobaan berlaku di semua jenis kontrak, padahal masa percobaan hanya sah di perjanjian kerja waktu tidak tertentu dan paling lama tiga bulan.

    Cara kami mendampingi

    Tutor membawa dua salinan kontrak asli yang sudah dihapus identitasnya. Peserta menandai klausul satu per satu dengan tiga warna: yang menguntungkan, yang merugikan, dan yang belum jelas artinya. Warna ketiga itulah bahan tanya jawab sesi berikutnya.

  • Upah, lembur, dan uang kompensasi akhir kontrak

    Praktik hitung

    Komponen upah tetap dan tidak tetap, dasar perhitungan upah lembur, potongan yang sah, serta uang kompensasi yang muncul saat perjanjian kerja waktu tertentu berakhir menurut Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021.

    Titik rawan

    Peserta menyamaratakan upah minimum seluruh Daerah Istimewa Yogyakarta, padahal Kota Yogyakarta, Sleman, Bantul, Kulon Progo, dan Gunungkidul menetapkan angka yang berbeda tiap tahun. Akibatnya penawaran kerja di Wates dinilai memakai patokan Kota Yogyakarta.

    Cara kami mendampingi

    Peserta menghitung ulang slip gajinya sendiri di kertas, lalu menyandingkan hasilnya dengan pasal yang mengatur. Selisih yang muncul dibahas sebagai pertanyaan, sebelum dibawa ke bagian personalia.

  • Pemutusan hubungan kerja dan surat yang disodorkan mendadak

    Paling sering ditanya

    Alasan pemutusan hubungan kerja yang diakui undang-undang, urutan pemberitahuan, serta hak yang melekat berupa uang pesangon, uang penghargaan masa kerja, dan uang penggantian hak. Dibahas pula perbedaan akibat hukum antara mengundurkan diri dan diputus.

    Titik rawan

    Surat pengunduran diri yang disodorkan di ruangan tertutup, dengan kalimat pembuka yang terdengar seperti pilihan terakhir. Peserta menandatanganinya karena panik, lalu kehilangan hak yang seharusnya muncul dari pemutusan hubungan kerja.

    Cara kami mendampingi

    Latihan mengucapkan kalimat penunda yang sopan dan sah, misalnya meminta salinan untuk dibaca di rumah. Peserta juga menyusun kronologi bertanggal berisi tanggal, nama, tempat, dan isi percakapan, karena berkas semacam itulah yang menolong di tahap perundingan.

  • Perselisihan hubungan industrial dan jalurnya

    Simulasi

    Urutan wajib yang dimulai dari perundingan bipartit di dalam perusahaan, pencatatan risalah, mediasi di dinas ketenagakerjaan, anjuran tertulis mediator, sampai gugatan ke Pengadilan Hubungan Industrial pada Pengadilan Negeri Yogyakarta sesuai Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004.

    Titik rawan

    Peserta melompat langsung ke pengadilan tanpa risalah bipartit, lalu berkasnya dikembalikan dan seluruh waktunya terbuang. Kesalahan lain: menghadiri mediasi tanpa membawa bukti tertulis apa pun.

    Cara kami mendampingi

    Simulasi perundingan bipartit dua babak. Tutor berperan sebagai wakil perusahaan yang menolak dengan sopan, peserta berlatih menahan diri dan mencatat. Sesi ditutup dengan menyusun risalah yang siap ditandatangani.

  • Syarat sah perjanjian dan klausul yang sering diselipkan

    Fondasi

    Empat syarat sah perjanjian pada Pasal 1320 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, kekuatan mengikat perjanjian menurut Pasal 1338, dan batas kebebasan berkontrak. Ditambah larangan klausul baku tertentu dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

    Titik rawan

    Anggapan bahwa semua yang tercetak otomatis mengikat. Klausul yang bertentangan dengan undang-undang tetap batal walaupun sudah ditandatangani di atas meterai, dan meterai sendiri bukan penentu keabsahan perjanjian.

    Cara kami mendampingi

    Bedah tiga klausul jebakan yang paling sering muncul di berkas peserta: pengalihan tanggung jawab secara sepihak, denda yang besarnya ditentukan belakangan, dan pemilihan tempat penyelesaian sengketa di kota yang jauh.

  • Merek, hak cipta, dan desain industri bagi pelaku usaha

    Pelaku usaha dan kreator

    Perbedaan tiga rezim beserta cara memperolehnya. Merek harus didaftarkan dan berlaku bagi pemohon pertama menurut Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016, hak cipta lahir sejak ciptaan diwujudkan menurut Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014, dan bentuk produk dilindungi lewat Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2000 tentang Desain Industri. Peserta juga berlatih menelusuri kelas barang dan jasa serta mengenali layanan kekayaan intelektual lewat kantor wilayah Kementerian Hukum di Yogyakarta.

    Titik rawan

    Pemilik kedai di Prawirotaman atau perajin di Kotagede memakai satu nama selama bertahun-tahun tanpa mendaftarkannya. Ketika nama itu didaftarkan pihak lain lebih dulu, papan nama, kemasan, dan akun media sosial harus diganti sekaligus.

    Cara kami mendampingi

    Penelusuran merek dikerjakan langsung di sesi, memakai nama usaha peserta sendiri. Bila ada kemiripan, tutor menunjukkan cara membaca hasilnya dan menyusun daftar bukti pemakaian yang berguna di kemudian hari.

  • Bentuk badan usaha dan perizinan berusaha

    Wirausaha

    Batas tanggung jawab pemilik pada usaha perorangan, persekutuan komanditer, perseroan terbatas, dan perseroan perorangan. Dilanjutkan dengan nomor induk berusaha lewat sistem perizinan berusaha terintegrasi, pemilihan klasifikasi baku lapangan usaha, dan izin lanjutan seperti sertifikat produksi pangan industri rumah tangga dari dinas kesehatan kabupaten atau kota.

    Titik rawan

    Klasifikasi lapangan usaha dipilih asal cocok, lalu izin lanjutan tertahan karena kegiatan nyata tidak sesuai kode yang terdaftar. Perbaikannya memakan waktu berminggu-minggu di saat pesanan sedang ramai.

    Cara kami mendampingi

    Kegiatan usaha peserta dipetakan dulu di papan tulis, baru dicocokkan ke kode klasifikasi. Setelah itu peserta menyusun urutan perizinan sendiri, dari yang wajib lebih dulu sampai yang bisa menyusul.

  • Perjanjian sewa dan status tanah di Daerah Istimewa Yogyakarta

    Khas DIY

    Unsur pokok perjanjian sewa-menyewa: jangka waktu, kewajiban perbaikan, nasib bangunan tambahan saat sewa berakhir, dan kedudukan uang jaminan. Bagian keduanya khas wilayah ini, yaitu tanah Sultan Ground dan Pakualaman Ground yang pemanfaatannya memerlukan Serat Kekancingan.

    Titik rawan

    Ruang usaha disewa bertahun-tahun tanpa seorang pun memeriksa alas haknya. Peserta mengira seluruh tanah di Yogyakarta bersertifikat hak milik, padahal sebagian berdiri di atas tanah keraton dengan aturan pemanfaatan tersendiri.

    Cara kami mendampingi

    Membaca dokumen alas hak bersama, mengenali istilah yang muncul di dalamnya, lalu menyusun daftar periksa singkat yang dipakai peserta sebelum menandatangani sewa berikutnya.

  • Data pribadi, konten daring, dan risiko di ruang digital

    Digital

    Kewajiban pengendali data pribadi menurut Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022, dasar pemrosesan data, dan bentuk persetujuan yang sah. Ditambah perkembangan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik setelah perubahan kedua pada tahun 2024, khususnya pasal yang menyangkut penghinaan dan pencemaran nama baik.

    Titik rawan

    Toko daring menyimpan nomor telepon dan alamat pembeli di lembar kerja bersama yang bisa diakses seluruh tim, tanpa dasar pemrosesan yang jelas. Di sisi lain, unggahan emosional tentang bekas atasan dihapus keesokan harinya dengan anggapan jejaknya ikut hilang.

    Cara kami mendampingi

    Peserta menyusun pemberitahuan privasi sederhana untuk usahanya, lalu berlatih menulis tanggapan atas ulasan negatif yang tegas dan tetap aman secara hukum.

  • Sengketa bernilai kecil, somasi, dan mediasi

    Praktik menulis

    Cara menyusun somasi yang benar, gugatan sederhana yang diperiksa hakim tunggal dengan tenggat singkat, kewajiban mediasi di pengadilan, serta pilihan arbitrase dan alternatif penyelesaian sengketa menurut Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999.

    Titik rawan

    Somasi ditulis dengan nada ancaman pidana yang justru berbalik menyerang pengirimnya. Kesalahan yang sama seringnya: mengirim somasi lewat pesan singkat tanpa jejak penerimaan yang bisa dibuktikan.

    Cara kami mendampingi

    Peserta menulis somasinya sendiri, lalu tutor membedahnya kalimat per kalimat: mana yang berisi fakta, mana yang berisi tuntutan, dan mana yang sebaiknya dihapus.

Cocok untuk siapa

Les legal training Jogja cocok untuk Anda jika

Peserta yang paling terbantu

  • Lulusan baru yang menerima tawaran kerja pertama dan diminta menandatanganinya pekan ini juga
  • Karyawan yang kontraknya menjelang berakhir dan belum memahami hitungan haknya
  • Mahasiswa hukum di Jogja yang ingin melengkapi kuliah dengan berkas perkara sungguhan
  • Pemilik usaha kecil yang mulai menandatangani perjanjian dengan pemasok, penyewa, atau penyalur
  • Perajin, musisi, dan kreator yang karyanya mulai dipakai pihak lain tanpa izin
  • Staf personalia di perusahaan kecil yang menyusun kontrak sendiri tanpa bagian hukum
  • Pengelola kos, homestay, atau ruang kerja bersama yang berurusan dengan perjanjian sewa tiap bulan

Kota pelajar, kontrak pertama, dan alasan les legal training Jogja dicari

Jogja melepas ribuan lulusan setiap tahun. Sebagian bertahan di Sleman dan Kota Yogyakarta, sebagian pulang membawa ijazah ke daerah asal. Yang hampir selalu sama: dokumen pertama yang mengikat hidup mereka datang beberapa pekan setelah wisuda, berupa surat penawaran kerja atau perjanjian magang.

Dokumen itu ditandatangani dalam hitungan menit. Isinya bekerja selama bertahun-tahun sesudahnya.

Kami sering mendengar cerita yang bentuknya mirip. Seseorang menandatangani perjanjian tanpa membacanya sampai selesai karena khawatir kesempatan itu diberikan kepada orang lain. Setahun kemudian ia menemukan klausul yang mengatur denda pengunduran diri, atau mendapati lembur yang tidak pernah dihitung. Pada titik itu pilihannya sudah menyempit.

Legal training menggeser waktunya ke depan. Peserta belajar membaca dokumen sebelum menandatangani, bukan sesudah bermasalah. Materinya sama dengan yang dipelajari di fakultas hukum, susunannya berbeda: dimulai dari berkas yang ada di tangan peserta, lalu naik ke aturan yang mengaturnya.

Selengkapnya

Lima kelompok yang paling sering mengambil legal training di DIY

  • Lulusan baru dan pekerja tahun pertama

    Datang membawa surat penawaran kerja atau perjanjian magang. Biasanya cukup empat sampai enam sesi untuk sanggup membaca kontraknya sendiri.

  • Karyawan yang kontraknya menjelang berakhir

    Fokusnya hitungan hak, urutan perundingan, dan cara mencatat percakapan dengan atasan supaya ada jejak tertulis.

  • Pelaku usaha kecil dan menengah

    Pemilik kedai, penjahit, penyedia jasa, dan penjual daring yang mulai berhadapan dengan perjanjian pemasok, sewa tempat, dan perizinan.

  • Kreator, perajin, dan musisi

    Karya mereka beredar lebih dulu daripada perlindungannya. Modul kekayaan intelektual biasanya jadi pintu masuk kelasnya.

  • Mahasiswa hukum yang ingin bekal praktis

    Sudah menguasai teori dari kampus, mencari jam terbang membaca berkas nyata, menyusun somasi, dan berlatih berunding.

Hukum ketenagakerjaan yang paling terpakai lulusan baru Jogja

Lebih dari separuh peserta legal training Edufio di Jogja datang dengan pertanyaan seputar pekerjaan. Aturannya berlapis, dan lapisan itu perlu dikenali urutannya.

Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan masih jadi rujukan pokok, dengan sejumlah pasal yang sudah diubah lewat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023. Aturan pelaksananya berada di Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021, yang mengatur perjanjian kerja waktu tertentu, alih daya, waktu kerja, waktu istirahat, dan pemutusan hubungan kerja.

Tiga hal berikut paling sering menolong peserta di sesi awal. Pertama, masa percobaan hanya sah pada perjanjian kerja waktu tidak tertentu dan tidak boleh melampaui tiga bulan. Kedua, perjanjian kerja waktu tertentu yang berakhir memunculkan uang kompensasi yang dihitung dari masa kerja. Ketiga, upah minimum di Daerah Istimewa Yogyakarta ditetapkan per kabupaten dan kota, sehingga angka di Kota Yogyakarta berbeda dari angka di Gunungkidul.

Ketiganya tampak sederhana di atas kertas. Yang menentukan adalah keberanian menanyakannya kepada calon pemberi kerja dengan kalimat yang tepat, dan itulah yang dilatih di kelas.

Pokok bahasannya

Enam klausul kontrak kerja yang dibedah di les legal training Jogja

  • Jangka waktu dan cara perpanjangan

    Tanggal mulai, tanggal berakhir, dan mekanisme perpanjangannya. Kontrak yang menyebut perpanjangan otomatis tanpa batas perlu ditanyakan sejak awal.

  • Uraian jabatan dan penempatan

    Semakin kabur uraiannya, semakin lebar ruang penugasan di luar kesepakatan. Termasuk kemungkinan pemindahan ke kota lain.

  • Struktur upah dan komponennya

    Pemisahan upah pokok dan tunjangan menentukan dasar perhitungan lembur, potongan, dan hak saat hubungan kerja berakhir.

  • Denda pengunduran diri

    Klausul yang mewajibkan pembayaran sejumlah uang bila keluar sebelum masa tertentu. Keabsahannya bergantung pada dasar dan kewajarannya.

  • Larangan bekerja di tempat sejenis

    Batas waktu, batas wilayah, dan lingkup pekerjaan yang dilarang perlu jelas. Larangan tanpa batas cenderung sulit dipertahankan.

  • Kepemilikan hasil kerja

    Menyangkut desain, tulisan, kode, dan karya lain yang dibuat selama bekerja. Kreator wajib membaca bagian ini paling teliti.

Legal training untuk pelaku usaha dan kreator Jogja

Peta usaha di Daerah Istimewa Yogyakarta punya wajah sendiri. Perak Kotagede, gerabah Kasongan, batik tulis di Bantul, kedai kopi di Prawirotaman, penerbit kecil di Sleman, dan studio musik yang tumbuh di sekitar kampus. Sebagian besar berjalan bertahun-tahun dengan kesepakatan lisan dan rasa saling percaya.

Kesepakatan lisan bekerja baik sampai satu pihak berganti orang. Pemilik lama pensiun, penerus datang dengan tafsir berbeda, dan tidak ada dokumen yang bisa dibuka bersama.

Modul usaha di legal training menyasar tiga titik itu. Pertama, menyusun perjanjian sederhana yang tetap sah: identitas para pihak, objek yang jelas, harga, jangka waktu, dan cara mengakhirinya. Kedua, memisahkan urusan pribadi dari urusan badan usaha supaya tanggung jawabnya tidak bercampur. Ketiga, mendaftarkan yang memang perlu didaftarkan, terutama merek.

Peserta dari kalangan kreatif biasanya masuk lewat pintu ketiga. Lagu dipakai di iklan tanpa izin, motif kain ditiru pesaing, foto produk dipasang toko lain. Kelas membedah mana yang bisa ditempuh sendiri dan mana yang memerlukan pendamping berizin.

Garis besarnya

Empat rezim kekayaan intelektual di les legal training Jogja

  • Merek

    Melindungi nama dan logo dagang. Perlindungannya lahir dari pendaftaran, dan pemohon pertama yang beritikad baik berada di posisi terkuat.

  • Hak cipta

    Melekat sejak karya diwujudkan, tanpa pendaftaran. Pencatatan tetap dianjurkan karena memudahkan pembuktian saat karya dipakai pihak lain.

  • Desain industri

    Melindungi bentuk, konfigurasi, dan komposisi warna produk. Cocok untuk perajin gerabah, perak, dan kemasan yang bentuknya khas.

  • Rahasia dagang

    Resep, formula, dan daftar pelanggan yang nilainya justru terletak pada kerahasiaannya. Dilindungi lewat perjanjian dan tata kelola internal.

Legal training tanah Jogja: Sultan Ground dan Serat Kekancingan

Satu bahasan di kelas ini tidak akan Anda temukan di pelatihan hukum yang disusun untuk pasar nasional. Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki tanah keraton dan tanah kadipaten yang dikenal sebagai Sultan Ground dan Pakualaman Ground. Keberadaannya diakui dalam kerangka Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pemanfaatan tanah tersebut memerlukan izin tertulis berupa Serat Kekancingan. Izin itu punya jangka waktu, punya syarat pemanfaatan, dan tidak berubah menjadi hak milik betapapun lamanya dipakai.

Akibatnya nyata bagi pelaku usaha. Sewa lapak, warung, kios, atau ruang kerja bersama yang berdiri di atas tanah tersebut perlu diperiksa alas haknya sebelum uang berpindah. Beberapa peserta menemukan bahwa pihak yang menyewakan kepada mereka sendiri hanyalah pemegang izin pemanfaatan, dengan batas kewenangan yang berbeda dari pemilik.

Di kelas, dokumen semacam ini dibaca bersama. Peserta mengenali istilahnya, tahu apa yang harus ditanyakan, dan memegang daftar periksa singkat sebelum menandatangani sewa berikutnya.

Keunggulan

Apa yang membedakan les legal training Jogja dari seminar hukum sehari?

  • Bahan berasal dari berkas peserta

    Seminar memakai contoh umum agar semua orang bisa mengikuti. Kelas privat membedah dokumen yang benar-benar akan Anda tandatangani.

  • Pertanyaan boleh diulang sampai jelas

    Istilah hukum sering baru masuk pada penjelasan ketiga. Format satu lawan satu memberi ruang untuk mengulang tanpa canggung.

  • Kecepatan mengikuti tenggat Anda

    Peserta dengan tenggat tiga hari mendapat sesi berturut-turut. Peserta yang belajar untuk berjaga-jaga menempuhnya sepekan sekali.

  • Hasil berupa dokumen, bukan catatan

    Setiap rangkaian sesi menghasilkan berkas yang bisa dipakai: kronologi, somasi, daftar periksa, atau pemberitahuan privasi.

Hukum pidana sehari-hari dan KUHP baru di kelas legal training

Sebagian peserta datang bukan karena urusan kerja atau usaha. Mereka datang karena satu unggahan, satu pesan yang tersebar, atau satu laporan yang masuk ke kepolisian.

Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang baru, ditetapkan lewat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023, mulai berlaku pada awal tahun ini setelah masa peralihan tiga tahun. Perubahan itu menyentuh banyak hal yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, termasuk cara sejumlah delik dirumuskan dan syarat pengaduan bagi sebagian di antaranya.

Di sisi lain, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik sudah dua kali diubah, terakhir pada tahun 2024. Perubahan itu menyentuh rumusan pasal penghinaan dan pencemaran nama baik yang selama ini paling sering dipersoalkan.

Kelas tidak melatih peserta berdebat di ruang sidang. Yang dilatih jauh lebih mendasar: mengenali kapan sebuah persoalan sudah masuk ranah pidana, apa yang sebaiknya dilakukan pada dua puluh empat jam pertama, dan kapan sudah waktunya meminta pendampingan advokat.

Uraian

Berkas apa yang dibawa ke sesi legal training pertama?

  • Dokumen pokok perkara Anda

    Kontrak, surat penawaran, perjanjian sewa, somasi, atau surat panggilan. Salinan cetak lebih memudahkan penandaan dibanding layar ponsel.

  • Riwayat percakapan yang relevan

    Tangkapan layar pesan dengan atasan, mitra, atau penyewa, lengkap dengan tanggalnya. Bagian yang sangat pribadi boleh ditutup lebih dulu.

  • Bukti pembayaran dan penerimaan

    Slip gaji, bukti transfer, kuitansi, atau catatan pemasukan. Angka menjadi dasar hitungan yang dipakai di sesi berikutnya.

  • Catatan tanggal penting

    Tanggal mulai bekerja, tanggal teguran, tanggal pertemuan. Ingatan memudar cepat, dan catatan bertanggal jauh lebih dipercaya.

  • Daftar pertanyaan Anda

    Tuliskan lebih dulu, sepanjang apa pun. Daftar itu menjadi kerangka sesi perdana dan tolok ukur kemajuan di sesi penutup.

Batas yang dipegang kelas legal training Edufio

Kejujuran tentang batas layanan menghemat waktu semua pihak, jadi kami menyebutkannya di sesi pertama.

Edufio menyelenggarakan pelatihan. Peserta dibimbing memahami aturan, membaca dokumen, menyusun berkas, dan berlatih berunding. Sertifikat kehadiran yang diterbitkan menerangkan pelatihan yang diikuti.

Kewenangan beracara di pengadilan, memberikan nasihat hukum atas nama klien, dan menandatangani surat kuasa melekat pada advokat berizin. Tutor kami yang berprofesi advokat menjalankan kewenangan itu dalam praktiknya sendiri, di luar kelas Edufio.

Ketika sebuah perkara membutuhkan pendampingan formal, tutor mengatakannya terus terang dan menunjukkan jalurnya. Di Jogja jalur itu tersedia lewat organisasi advokat, lembaga bantuan hukum yang menerima permintaan cuma-cuma bagi warga yang memenuhi syarat, serta layanan pos bantuan hukum di pengadilan negeri.

Kerahasiaan dokumen peserta juga bagian dari batas ini. Berkas yang dibawa ke kelas dipakai untuk membahas perkara peserta, tidak digandakan, dan tidak dijadikan bahan ajar tanpa izin tertulis serta penghapusan identitas.

Rincian

Rujukan hukum yang diperkenalkan di les legal training Jogja

  • Dinas ketenagakerjaan kabupaten dan kota

    Tempat mediasi perselisihan hubungan kerja setelah perundingan bipartit menemui jalan buntu. Peserta mengenali berkas yang wajib dibawa dan urutan pemanggilannya.

  • Pengadilan negeri di lima kabupaten dan kota

    Yogyakarta, Sleman, Bantul, Wates, dan Wonosari. Perkara hubungan industrial diperiksa di Pengadilan Hubungan Industrial pada Pengadilan Negeri Yogyakarta.

  • Pos bantuan hukum di pengadilan

    Layanan yang memberi nasihat dan membantu penyusunan dokumen bagi pihak yang datang tanpa pendamping. Peserta diajari cara mengaksesnya.

  • Lembaga bantuan hukum dan organisasi advokat

    Jalur pendampingan bagi warga yang memenuhi syarat, sekaligus tempat memeriksa keabsahan izin seorang advokat sebelum Anda memberi kuasa.

Les legal training Jogja secara online untuk Kulon Progo dan Gunungkidul

Jumlah tutor Edufio paling banyak berkumpul di Sleman, Kota Yogyakarta, dan Bantul. Kulon Progo dan Gunungkidul memiliki jumlah pengajar yang jauh lebih sedikit, dan itu berlaku pula untuk bidang hukum yang pengampunya memang terbatas.

Karena itu peserta di Wates, Sentolo, Wonosari, Playen, dan sekitarnya kami tawarkan kelas daring sebagai jalur utama. Sesi berjalan langsung di layar bersama tutor yang sama tiap pertemuan, dengan berkas yang dibuka bersama.

Format daring justru cocok untuk materi ini. Dokumen dibagikan di layar, klausul disorot langsung, dan hasil penandaan dapat disimpan peserta seketika. Untuk penelusuran merek maupun pengisian formulir perizinan, peserta menyaksikan langkahnya langkah demi langkah lalu mengulanginya sendiri.

Kunjungan tutor ke wilayah kedua kabupaten tetap mungkin diatur untuk paket tertentu, dengan penjadwalan yang disepakati lebih awal.

Urutannya

Cara mendaftar les legal training Jogja di Edufio

  1. Ceritakan perkara Anda

    Kirim pesan lewat WhatsApp atau isi formulir pendaftaran. Sebutkan dokumen yang ada di tangan dan tenggat terdekat, dua hal itu paling menentukan.

  2. Terima usulan tutor dan modul

    Tim kami mengirim profil tutor beserta usulan modul dan jumlah sesi. Anda bebas meminta pengganti bila merasa kurang cocok.

  3. Tetapkan jadwal dan tempat

    Pilih jam sesi dan tempat pertemuan, atau ambil kelas daring. Jam layanan terbuka dari pagi sampai malam sepanjang pekan.

  4. Jalani sesi perdana

    Bawa berkas Anda. Sesi ditutup dengan peta modul dan pekerjaan rumah pertama, lalu evaluasi berjalan tiap beberapa pertemuan.

Pertanyaan yang sering masuk soal les legal training

Materi apa saja yang dipelajari di les legal training Jogja?

Cakupannya meliputi hukum ketenagakerjaan (kontrak kerja, upah, pemutusan hubungan kerja), hukum perjanjian, hukum bisnis dan perizinan berusaha, kekayaan intelektual, pelindungan data pribadi, dasar hukum pidana sehari-hari, serta etika profesi hukum. Dari sepuluh modul yang tersedia, tutor memilih yang paling dekat dengan perkara Anda supaya sesi tidak melebar.

Apakah pembahasannya memakai kasus nyata?

Ya. Bahan utamanya justru dokumen milik peserta sendiri. Sebagai pembanding, tutor membawa berkas perkara yang sudah dihapus identitasnya dan putusan pengadilan yang memang terbuka untuk umum. Pola yang berulang di berkas-berkas itu jauh lebih mudah diingat daripada rumusan pasal.

Apakah peserta mendapat modul tertulis atau e-book?

Setiap modul disertai e-book digital berisi ringkasan aturan, contoh klausul, dan daftar istilah, ditambah lembar kerja yang diisi selama sesi. Berkasnya dapat dibuka dari ponsel, sehingga berguna saat Anda sedang berhadapan dengan dokumen di luar jam kelas.

Berapa lama satu sesi legal training berlangsung?

Satu sesi berjalan 60 sampai 120 menit. Peserta yang membedah dokumen panjang biasanya memilih durasi penuh, sementara sesi tanya jawab lanjutan cukup satu jam. Panjang sesi disepakati di awal dan bisa diubah di tengah rangkaian.

Apakah pendaftaran les legal training Jogja sudah dibuka?

Pendaftaran terbuka sepanjang tahun, tanpa menunggu angkatan. Setelah pesan Anda masuk, tim kami menghubungi untuk percakapan singkat, lalu jadwal sesi perdana biasanya bisa ditetapkan dalam satu sampai dua hari kerja.

Berapa biaya les legal training Jogja?

Tarifnya mulai Rp80.000 per sesi, dengan paket bulanan 4 sampai 28 sesi. Besaran yang Anda bayar bergantung pada durasi sesi, jumlah pertemuan per bulan, dan jarak tempuh tutor bila Anda memilih pertemuan tatap muka. Rinciannya disampaikan sebelum sesi pertama, tanpa biaya tersembunyi di belakang.

Saya tidak berlatar pendidikan hukum. Apakah tetap bisa ikut?

Bisa, dan justru itulah peserta terbanyak kami. Tutor memulai dari bahasa sehari-hari, memakai dokumen yang sudah Anda kenal, lalu memperkenalkan istilah hukum secara bertahap. Tidak ada uji masuk maupun syarat latar belakang pendidikan.

Apakah tutor bisa mewakili saya di pengadilan?

Tidak. Edufio menyelenggarakan pelatihan, sedangkan kewenangan beracara dan menerima kuasa melekat pada advokat berizin. Bila perkara Anda menuntut pendampingan formal, tutor mengatakannya sejak awal dan menunjukkan jalurnya di Yogyakarta, termasuk lembaga bantuan hukum bagi yang memenuhi syarat.

Bisakah tutor membaca kontrak kerja saya secara langsung?

Bisa. Bawa salinan cetak atau kirim berkasnya sebelum sesi. Tutor membacanya bersama Anda, menandai klausul yang perlu diperhatikan, dan menjelaskan aturan yang menaunginya. Pembahasan itu berbentuk pelatihan membaca dokumen, sehingga keputusan akhirnya tetap di tangan Anda.

Apakah dokumen yang saya bawa terjaga kerahasiaannya?

Ya. Berkas peserta dipakai hanya untuk membahas perkara peserta itu sendiri, tidak digandakan, dan tidak pernah menjadi bahan ajar tanpa izin tertulis disertai penghapusan identitas. Aturan ini berlaku sama untuk kelas tatap muka maupun kelas daring.

Apakah ada les legal training Jogja secara online?

Ada, dan untuk Kulon Progo serta Gunungkidul kelas daring kami sarankan sebagai jalur utama karena jumlah pengajar hukum di dua kabupaten itu paling terbatas. Sesi berjalan langsung di layar dengan tutor yang sama tiap pertemuan, dan dokumen dibuka bersama.

Siapa yang mengajar legal training di Edufio?

Advokat yang masih beracara, konsultan hukum, dan dosen fakultas hukum di Yogyakarta. Kredensial setiap tutor diperiksa sebelum ia mengajar, mulai dari ijazah sampai bukti keanggotaan organisasi profesi. Anda menerima profil tutor sebelum sesi pertama dan boleh meminta penggantian.

Berapa sesi yang dibutuhkan untuk satu perkara?

Membedah satu kontrak kerja umumnya selesai dalam 4 sesi. Memetakan aspek hukum sebuah usaha kecil, dari bentuk badan usaha sampai merek, biasanya memerlukan 8 sampai 12 sesi. Tutor menyampaikan perkiraannya setelah membaca berkas Anda di sesi perdana.

Bisakah tim kantor kami mengikuti kelas bersama?

Bisa. Kelas tim kecil sampai lima orang berjalan dengan materi yang disusun dari kebutuhan perusahaan, misalnya penyusunan kontrak karyawan atau pengelolaan data pelanggan. Untuk peserta yang lebih banyak, program corporate training lebih pas.

Apakah materinya mengikuti aturan yang berlaku sekarang?

Ya. Modul ditinjau ulang setiap kali ada perubahan penting, dan tiga di antaranya sudah masuk kelas: Kitab Undang-Undang Hukum Pidana baru yang mulai berlaku awal tahun ini, perubahan kedua Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik pada tahun 2024, serta Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021 di bidang ketenagakerjaan.

Rencana belajar legal training-mu, rapikan bareng kami

Cukup ceritakan kebutuhanmu, kami rancang jalur belajar legal training yang tepat sasaran.

Mulai Pendaftaran

Sudah mantap? Amankan jadwal belajarnya lebih dulu; prosesnya singkat.

Mulai Pendaftaran

Tanya lewat WhatsApp

Masih menimbang? Ceritakan kebutuhan belajarnya, kami bantu carikan arah.

Tanya lewat WhatsApp