4,9/5 · 198 ulasan · Umum
Les Privat Strategi Bisnis di Jogja
Les strategi bisnis Jogja untuk pemilik usaha, mahasiswa, dan profesional. Mentor praktisi membedah angka usahamu, menyusun model bisnis, harga, sampai rencana dua belas bulan ke depan.
- 4,9/5198 ulasan
- 11.000+tutor terverifikasi
- 1-on-1privat seutuhnya
- Fleksibelrumah · kafe · kampus · online
- Garansibebas ganti tutor
- Assessmentkebutuhan diukur dulu
Cocok untuk siapa
Les strategi bisnis Jogja ini cocok untukmu kalau
Penjualan naik tiap bulan sementara saldo rekening usaha tidak ikut naik.
Kamu sedang menimbang menaikkan harga dan khawatir pelanggan lama pergi diam-diam.
Kamu punya ide usaha dan ingin mengujinya sebelum menyewa tempat atau memesan stok.
Kamu mengelola usaha keluarga dan ingin memisahkan uang usaha dari uang rumah tangga.
Kamu mahasiswa yang menyiapkan proposal usaha untuk pendanaan atau lomba kewirausahaan kampus.
Kamu bekerja penuh waktu dan menyiapkan usaha sampingan dengan waktu yang hanya tersisa malam hari.
Cabang pertamamu sudah jalan dan kamu ingin tahu apakah angkanya layak untuk cabang kedua.
Kamu sudah menjual ke pembeli perorangan dan ingin mulai melayani pesanan kantor atau instansi.
Kata peserta tentang les strategi bisnis
Saya ikut karena sedang menyusun proposal usaha bersama teman kampus. Mentornya menolak angka yang tidak bisa saya jelaskan asalnya, dan proposal kami jadi jauh lebih masuk akal setelah dihitung ulang.
Selama ini saya menetapkan tarif dengan menyamakan harga rekan seprofesi. Setelah menghitung waktu kerja per proyek, tarif saya naik dan pekerjaan yang paling melelahkan justru berkurang.
Peta materi
Sembilan modul les strategi bisnis Jogja dan titik rawannya
Urutan modul mengikuti kondisi usaha peserta. Pemilik usaha berjalan biasanya mulai dari harga pokok, sementara peserta yang baru punya ide mulai dari model bisnis dan pengujian permintaan.
Model Bisnis Satu HalamanSesi 2 sampai 3
Menuliskan usaha ke dalam sembilan blok Business Model Canvas: segmen pelanggan, tawaran nilai, kanal, hubungan pelanggan, arus pendapatan, sumber daya kunci, aktivitas kunci, mitra kunci, dan struktur biaya.
Segmentasi Pasar dan Pemilihan TargetSesi 3 sampai 4
Memecah pasar menurut perilaku belanja dan kemampuan bayar, lalu menakar besar segmen yang masuk akal dilayani kapasitas usaha saat ini.
Harga Pokok dan Margin KontribusiSesi 4 sampai 5
Menyusun harga pokok per unit termasuk kemasan, bahan bakar, biaya antar, komisi kanal, penyusutan alat, dan upah pemilik. Lanjut ke margin kontribusi dan tiga skenario harga.
Analisis SWOT yang Berujung KeputusanSesi 5
Menyusun empat kuadran dengan bukti berupa angka penjualan, ulasan pelanggan, jumlah kunjungan, dan catatan keluhan, lalu memasangkannya menjadi langkah.
Arus Kas dan Titik ImpasSesi 6 sampai 7
Memisahkan laba dari kas, menyusun proyeksi kas dua belas bulan, menghitung titik impas dalam unit dan rupiah, serta mengatur tempo piutang untuk usaha yang melayani instansi.
Diferensiasi dan Posisi di PasarSesi 7 sampai 8
Memilih satu sumbu pembeda yang mahal ditiru, menyusun kalimat posisi, dan menurunkannya menjadi keputusan menu, kemasan, layanan, serta cara menjawab pertanyaan pelanggan.
Kanal Penjualan dan KemitraanSesi 8 sampai 9
Memilah kanal langsung, marketplace, layanan pesan antar, penjual ulang, dan pembeli korporat. Tiap kanal dihitung ulang margin bersihnya setelah komisi dan biaya kirim.
Legalitas dan Kesiapan Melayani InstansiSesi 9 sampai 10
Bentuk badan usaha, nomor induk berusaha, izin edar untuk pangan olahan rumahan, sertifikasi halal, serta pencatatan dan dokumen penawaran yang biasa diminta pembeli instansi.
Rencana Pertumbuhan dan EkspansiSesi 11 sampai 14
Menimbang empat arah tumbuh, menyusun rencana kerja sembilan puluh hari, dan menetapkan syarat angka yang harus terpenuhi sebelum menambah cabang atau menambah orang.
Urutan program
Perjalanan peserta les strategi bisnis Jogja dari sesi pertama
Susunan di bawah memakai contoh paket enam belas sesi. Peserta yang mengambil paket lebih pendek menerima urutan yang sama dengan bahasan yang dipadatkan pada modul paling mendesak.
Sesi diagnosis
Mentor membaca catatan penjualan, daftar harga, dan keluhan pelanggan yang kamu bawa. Hasilnya satu daftar pendek berisi hal yang paling menghambat usaha saat ini.
Angka dasar terpasang
Harga pokok per unit dan lembar kas mulai terisi. Sejak titik ini setiap bahasan berikutnya selalu punya angka pembanding.
Model bisnis dan harga terkunci
Peta sembilan blok selesai, segmen dipilih, dan tingkat harga baru ditetapkan beserta alasan yang bisa dijelaskan ke pelanggan lama.
Uji lapangan
Harga, pembeda, dan kanal baru dicoba dalam skala kecil. Hasilnya dibawa kembali ke kelas untuk dihitung, bukan disimpulkan dari perasaan.
Rencana dua belas bulan
Proyeksi kas setahun, rencana kerja sembilan puluh hari, dan daftar dokumen legalitas disusun menjadi satu berkas yang bisa dipakai mengajukan kerja sama.
Peninjauan dan penutup
Angka awal dibandingkan dengan angka terbaru, keputusan yang sudah diambil ditinjau ulang, lalu sertifikat penyelesaian diterbitkan.
Ciri khas kami
Kelebihan belajar Strategi Bisnis bersama Edufio
Mentor yang menjalankan usaha sendiri
Pendamping kelas ini praktisi yang mengelola usaha atau menangani pengembangan bisnis, jadi contoh yang dipakai datang dari kejadian yang benar-benar dialami.
Kasus usahamu jadi bahan utama
Catatan penjualan, daftar harga, dan keluhan pelanggan milikmu dibongkar di meja kelas. Teori masuk sesudahnya, sebagai alat untuk membereskan kasus itu.
Angka dulu, rencana belakangan
Setiap keputusan wajib bersandar pada harga pokok, margin, dan posisi kas. Rencana yang cuma bersandar pada keyakinan akan dipulangkan untuk dihitung ulang.
Jadwal mengikuti jam operasional usaha
Pemilik warung dan pemilik toko punya jam sibuk yang berbeda. Sesi ditaruh di jam paling sepi, termasuk pagi sebelum buka atau malam setelah tutup.
Pasar Jogja dipakai sebagai lapangan latihan
Latihan riset pesaing dikerjakan di pasar yang benar-benar kamu masuki, dari koridor kuliner Sleman sampai sentra kerajinan Bantul dan Kotagede.
Dokumen kerja yang bisa dipakai besok pagi
Tiap sesi meninggalkan satu berkas yang terisi angka usahamu sendiri, mulai peta model bisnis sampai proyeksi kas dua belas bulan.
Raihan Kami
Les strategi bisnis Jogja dalam angka
Waktumu terbatas? Strategi Bisnis yang menyesuaikan
Sesi strategi bisnis bisa di kos, kampus, kafe, perpustakaan, atau online, mengikuti agenda Anda.
Kenapa strategi bisnis di Jogja tidak bisa disalin mentah dari kota lain?
Jogja punya susunan pasar yang jarang ditemui di tempat lain. Arus pengunjung tinggi sepanjang tahun, sementara sebagian besar pembeli hariannya mahasiswa dan pekerja muda yang sangat peka pada selisih harga dua ribu rupiah. Dua kenyataan itu menarik usaha ke arah berlawanan: satu sisi meminta layanan cepat bertarif wisata, sisi lain meminta harga yang tahan diuji tiap hari.
Akibatnya banyak usaha berdiri di tengah dan tidak dipilih siapa pun. Menu ditambah supaya semua orang terlayani, jam buka dipanjangkan supaya tidak kehilangan pembeli, harga ditahan supaya tidak kalah dari sebelah. Beban kerja naik, sedangkan margin justru menipis.
Strategi bisnis mengerjakan hal sebaliknya. Ia menetapkan siapa yang dilayani, apa yang tidak dikerjakan, dan atas dasar apa harga dipasang. Kelas ini memakai pasar Jogja sebagai bahan latihan supaya keputusan itu diambil dengan data yang bisa kamu cek sendiri di sekitar tempat usahamu.
Biar kamu tahu
Enam keputusan strategi bisnis yang paling sering menggantung
Menaikkan harga
Sudah dua tahun harga tak bergerak sementara bahan baku naik. Yang menahan pemilik biasanya bayangan pelanggan lama pergi diam-diam, padahal hitungannya sudah lama siap.
Memilih siapa yang tidak dilayani
Menolak satu jenis pesanan terasa seperti membuang uang. Padahal pesanan yang paling merepotkan sering menyerap jam kerja terbanyak dengan margin paling tipis.
Menambah kapasitas atau menambah cabang
Antrean panjang di jam makan siang terbaca sebagai sinyal ekspansi, padahal sering yang dibutuhkan hanya penataan ulang alur kerja di dapur atau meja kasir.
Menerima pesanan besar bermargin tipis
Pesanan borongan menaikkan omzet sekaligus mengunci kas di stok dan piutang. Perlu hitungan sebelum diterima, bukan penyesalan sesudah barang dikirim.
Menambah orang atau membenahi prosedur
Rekrutmen dipakai sebagai jalan pintas untuk pekerjaan yang sebenarnya belum punya urutan baku. Orang baru datang, kekacauannya bertambah satu lapis.
Menutup lini yang merugi
Satu produk bertahan karena kenangan, bukan karena angka. Menutupnya membebaskan modal dan perhatian untuk lini yang benar-benar menghidupi usaha.
Strategi bisnis berdiri di atas angka yang jujur
Sesi awal kelas ini hampir selalu berhenti di satu tempat yang sama: harga pokok per unit. Banyak pemilik usaha menghitung bahan baku, lalu berhenti. Sewa tempat, gas, listrik, kemasan, biaya antar, komisi platform pesan antar, dan jam kerja pemilik sendiri tidak ikut masuk. Hasilnya angka yang terlalu ramah, dan tiap penjualan terlihat untung padahal saldo rekening terus menipis.
Setelah harga pokok benar, dua angka lain baru bisa dibaca. Margin kontribusi menunjukkan berapa rupiah yang tersisa dari setiap penjualan untuk menutup biaya tetap. Titik impas menunjukkan berapa unit yang harus terjual sebelum usaha berhenti nombok pada bulan itu.
Dari dua angka itu keputusan menjadi jauh lebih ringan. Menaikkan harga, memangkas porsi, mengganti pemasok, atau menutup satu lini berubah dari perdebatan rasa menjadi perbandingan yang bisa dihitung di kertas dalam sepuluh menit.
Keunggulan
Kerangka kerja strategi bisnis yang dipakai di kelas
Business Model Canvas
Sembilan blok yang memaksa usahamu ditulis dalam satu halaman: siapa pelanggannya, apa yang dijual, lewat kanal apa, dan biaya apa yang menyertainya.
Segmentasi dan pemilihan target
Memecah pasar berdasarkan perilaku belanja dan kemampuan bayar, lalu memilih satu segmen yang muat dilayani kapasitas usaha hari ini.
Analisis SWOT berujung tindakan
Empat daftar disandingkan berpasangan sampai lahir langkah yang bisa dikerjakan bulan ini, lengkap dengan penanggung jawab dan tenggatnya.
Hitungan ekonomi per unit
Membedah satu porsi, satu pesanan, atau satu jam jasa sampai ketahuan berapa yang tersisa setelah semua biaya yang menempel padanya dibayar.
Peta kekuatan persaingan
Menimbang tekanan dari pesaing lama, pendatang baru, pemasok, pembeli, dan produk pengganti yang diam-diam merebut pengeluaran pelanggan.
Matriks arah pertumbuhan
Empat pilihan tumbuh: produk lama ke pasar lama, produk lama ke pasar baru, produk baru ke pasar lama, atau keduanya sekaligus dengan risiko tertinggi.
Strategi bisnis yang mengikuti kalender kampus Jogja
Sebagian besar usaha kecil di Depok, Ngaglik, dan Mlati hidup dari kantong mahasiswa. Koridor Seturan, Babarsari, Pogung, dan Jalan Kaliurang penuh kos, warung, laundry, percetakan, dan kedai kopi yang pemasukannya bergerak seirama kalender kampus.
Polanya berulang tiap tahun. Pertengahan tahun kampus libur panjang dan kota terasa lengang, lalu kepadatan kembali saat mahasiswa baru berdatangan. Musim ujian menaikkan permintaan tempat duduk berjam-jam dengan pesanan minim, sementara musim wisuda menaikkan permintaan buket, dokumentasi, dan jasa cetak dalam hitungan hari.
Kelas ini melatih peserta menyusun lapisan pemasukan yang tidak ikut libur. Pesanan kantor, layanan langganan bulanan, penjualan ke luar kota, atau produk tahan simpan dipakai sebagai penyangga bulan sepi. Latihannya konkret: menandai bulan sepi di catatan penjualan tahun lalu, lalu menghitung berapa rupiah yang harus ditambal dan dari kanal mana tambalan itu paling masuk akal diambil.
Ringkasnya
Sentra usaha Jogja yang dipakai sebagai bahan latihan strategi bisnis
Kotagede dan kerajinan perak
Pasarnya pembeli oleh-oleh dan pembeli perhiasan yang membandingkan mutu. Latihannya memisahkan lini cepat laku dari lini pesanan khusus bermargin tebal.
Kasongan Bantul dan gerabah
Produk berat dan mudah pecah membuat biaya kirim menentukan margin. Latihannya menghitung ulang harga jual per wilayah kirim sebelum menerima pesanan luar pulau.
Manding Bantul dan kerajinan kulit
Persaingan sesama perajin dalam satu ruas jalan menekan harga. Latihannya mencari sumbu pembeda yang tidak bisa ditiru tetangga dalam sepekan.
Prawirotaman dan Malioboro
Penginapan, kafe, dan toko yang bergantung pada arus wisatawan. Latihannya menyiapkan pemasukan pengganti untuk bulan yang sepi kunjungan.
Gunungkidul dan usaha pesisir
Kedai, penginapan, dan olahan pangan di jalur pantai yang ramai musiman. Latihannya menghitung biaya tetap yang tetap jalan saat kunjungan turun.
Kulon Progo dan produk perbukitan
Kopi Menoreh, gula semut, dan olahan pertanian yang pasarnya melebar sejak bandara di Temon beroperasi. Latihannya menyusun kanal jual di luar pembeli yang lewat.
Bagaimana satu sesi les strategi bisnis Jogja berjalan dari menit pertama?
Sesi dibuka dengan pemeriksaan angka, bukan dengan materi. Peserta membuka catatan penjualan, daftar harga, atau riwayat pesanan dua pekan terakhir, lalu mentor menandai satu hal yang paling menggantung. Bagian ini biasanya memakan seperempat waktu sesi dan menentukan bahasan sisanya.
Bagian kedua membedah satu keputusan. Alat bantu dipilih menurut kebutuhan sore itu, bisa peta model bisnis, hitungan harga pokok, atau perbandingan tiga pesaing terdekat. Mentor sengaja tidak menyodorkan jawaban lebih dulu; peserta yang menghitung, mentor yang menantang asumsinya.
Bagian ketiga menutup sesi dengan satu tugas lapangan berukuran kecil: menanyakan harga ke dua pemasok, mencatat jam ramai selama tiga hari, atau menawarkan harga baru ke lima pelanggan lama. Hasil tugas itulah yang dibuka pertama kali di sesi berikutnya, sehingga kelas bergerak maju dan tidak berputar di rencana.
Detail
Empat titik berangkat peserta les strategi bisnis Jogja
Baru punya ide, belum ada usaha
Materi diarahkan ke pengujian permintaan dengan modal sekecil mungkin. Peserta pulang membawa cara menguji ide sebelum menyewa tempat atau memesan stok.
Usaha berjalan di bawah satu tahun
Fokusnya membereskan pencatatan, memisahkan uang usaha dari uang pribadi, dan menemukan produk mana yang sebenarnya menghidupi usaha itu.
Usaha stabil dan ingin menambah lini
Bahasan pindah ke arah pertumbuhan: menambah produk, membuka kanal baru, atau melayani segmen korporat tanpa merusak lini yang sudah jalan.
Karyawan yang menyiapkan usaha sendiri
Sesi ditaruh malam atau akhir pekan. Materi disusun supaya usaha bisa berjalan tanpa kehadiran penuh pemiliknya sejak hari pertama.
Kelas strategi bisnis daring untuk Kulon Progo dan Gunungkidul
Jarak tempuh dari Wates atau Wonosari ke pusat kota memakan waktu yang sebaiknya dipakai mengurus usaha. Untuk peserta di dua kabupaten itu, sesi daring dipakai sebagai jalur utama, dan bentuknya memang cocok untuk bahasan ini.
Hampir seluruh bahan kelas berupa berkas hitungan. Peserta membagikan tampilan layar berisi catatan penjualan, mentor menandai baris yang janggal, lalu keduanya mengisi kolom yang sama secara bergantian. Rekaman hitungan tersimpan di berkas yang sama, jadi peserta bisa membukanya lagi saat menghadapi pertanyaan serupa bulan depan.
Bahan lokalnya tetap dipakai. Peserta Kulon Progo sering membahas kanal jual untuk gula semut dan kopi lereng Menoreh, sementara peserta Gunungkidul lebih banyak menghitung biaya tetap penginapan dan kedai yang ramainya bergantung musim kunjungan pantai. Sesi tatap muka tetap bisa diminta untuk pertemuan penting seperti pembahasan rencana tahunan.
Keunggulan
Kesalahan strategi bisnis yang paling mahal
Menyamakan omzet dengan untung
Penjualan naik tajam sementara saldo tetap tipis. Uangnya berpindah ke stok, piutang, dan biaya yang menempel di tiap penjualan tanpa pernah dihitung.
Uang usaha bercampur uang rumah
Satu rekening untuk dua keperluan membuat laba usaha mustahil dibaca. Kelas ini menaruh pemisahan rekening sebagai tugas pertama, sebelum materi apa pun.
Diskon sebagai satu-satunya alat
Potongan harga menaikkan penjualan sesaat lalu melatih pelanggan menunggu diskon berikutnya. Harga normal kehilangan wibawa dan margin ikut turun permanen.
Target pasar semua orang
Pesan yang ditujukan kepada siapa saja tidak menempel pada siapa pun. Sasaran yang kabur juga membuat pilihan menu, harga, dan lokasi ikut kabur.
Menyalin harga tetangga
Struktur biaya tiap usaha berbeda. Menyamakan harga dengan sebelah tanpa mengetahui harga pokoknya sendiri sama dengan menyerahkan margin kepada tebakan.
Ekspansi sebelum satu titik untung
Cabang kedua menggandakan biaya tetap dan menggandakan masalah yang belum selesai. Syarat angkanya dibahas terbuka di kelas sebelum keputusan diambil.
Bagaimana kemajuan peserta les strategi bisnis Jogja diukur?
Kemajuan di kelas ini tidak diukur dari jumlah materi yang lewat. Ada tiga penanda yang dipakai mentor, dan ketiganya bisa diperiksa peserta sendiri.
Pertama, angka yang bisa disebut tanpa membuka catatan. Peserta yang sudah menguasai harga pokok dan titik impasnya akan menjawab pertanyaan harga dalam hitungan detik, dan itu tanda paling cepat terlihat.
Kedua, keputusan yang benar-benar diambil. Menaikkan harga satu lini, menghentikan satu produk, atau menolak satu jenis pesanan lebih bernilai daripada rencana panjang yang belum tersentuh. Tiap sesi menutup dengan satu keputusan berukuran kecil supaya kebiasaan ini terbentuk.
Ketiga, dokumen yang hidup. Peta model bisnis dan proyeksi kas dinilai dari seberapa sering diperbarui, bukan dari seberapa rapi disusun pertama kali. Peserta yang sudah tiga kali memperbarui proyeksi kasnya biasanya sudah memakai angka itu untuk menawar ke pemasok dan menyusun jadwal belanja stok.
Program bertetangga
Lanjutan setelah les strategi bisnis Jogja
Hal-hal yang biasa ditanyakan sebelum ikut les strategi bisnis
Siapa saja yang bisa ikut les strategi bisnis Jogja?
Apakah saya harus sudah punya usaha untuk ikut?
Materi apa saja yang dibahas dalam les strategi bisnis Jogja?
Berapa biaya les strategi bisnis Jogja?
Berapa lama satu sesi dan berapa sesi yang biasanya diambil?
Apakah les strategi bisnis Jogja tersedia secara daring?
Bagaimana kalau usaha saya bergerak di jasa, bukan produk?
Apakah jadwal les strategi bisnis Jogja bisa mengikuti jam usaha saya?
Apakah data keuangan usaha saya aman dibahas di kelas?
Bisakah dua rekan usaha ikut satu kelas bersama?
Apakah kelas ini juga membahas legalitas dan perizinan usaha?
Berapa lama sampai hasilnya kelihatan di usaha saya?
Apa bedanya dengan pelatihan bisnis untuk perusahaan?
Apa yang perlu saya siapkan sebelum sesi pertama?
Bagaimana cara mendaftar les strategi bisnis Jogja?
Les Strategi Bisnis Jogja paling optimal bersama Tutor Edufio
Ribuan peserta Jogja sudah memulai. Giliranmu menjajal sesi strategi bisnis pertama.



