4,9/5 · 178 ulasan · TOPIK I & II
Les Privat Tes TOPIK di Jogja
Les tes TOPIK Jogja untuk TOPIK I dan TOPIK II: 한글 dari dasar, aturan perubahan bunyi, bedah 쓰기 nomor 51 sampai 54, dan simulasi berwaktu bersama satu tutor.
Peta belajar
Perjalanan dari 한글 sampai hari ujian TOPIK
Rencana berikut memakai ritme dua sesi per pekan. Peserta yang mengambil sesi lebih rapat memampatkan jadwalnya, dan peserta yang sudah punya dasar melompati babak awal.
Babak 1: pemetaan dan penetapan target 급
Dua sesi pertama mengukur bacaan 한글, kosakata aktif, dan kecepatan menyimak. Target tingkat lalu disepakati bersama tenggat pendaftaran ujian yang kamu bidik.
Babak 2: bunyi dan bacaan yang benar
한글 dituntaskan sampai lancar dibaca nyaring, disertai lima aturan perubahan bunyi yang membuat rekaman 듣기 mulai terdengar wajar di telinga.
Babak 3: pola kalimat TOPIK I
Partikel, angka, kata kerja tak beraturan, dan tingkat tutur dasar dilatih lewat soal 듣기 dan 읽기 dari edisi ujian yang sudah dibuka umum.
Babak 4: simulasi TOPIK I berwaktu
Satu paket penuh dikerjakan dalam seratus menit lalu dinilai. Hasilnya dipakai memutuskan lanjut ke TOPIK II atau memperkuat dasar satu putaran lagi.
Babak 5: naik ke TOPIK II
Kosakata abstrak, kalimat panjang, ragam tulis 문어체, serta kerangka karangan nomor 53 dan 54 mulai dilatih setiap pekan tanpa jeda.
Babak 6: empat pekan terakhir
Jadwal berubah menjadi simulasi berwaktu, koreksi karangan, dan pengulangan catatan kesalahan pribadi sampai hari pelaksanaan tiba.
Peta materi TOPIK
Materi les tes TOPIK Jogja dari 한글 sampai 쓰기 nomor 54
Sepuluh perkara berikut adalah tempat nilai TOPIK paling sering tersangkut. Urutannya mengikuti cara materi dibuka di kelas, dan tiap peserta masuk dari titik yang berbeda sesuai hasil penilaian awal.
| Bahasan | Yang dicakup | Titik rawan | Cara kami mendampingi |
|---|---|---|---|
| 한글: konsonan, vokal, dan 받침 (Fondasi) | Empat belas konsonan dasar, sepuluh vokal dasar, gabungan keduanya, serta posisi 받침 di kaki suku kata. | Bentuk huruf dihafal tanpa bunyinya ikut terpasang, sehingga membaca berubah jadi pekerjaan menerjemahkan bentuk satu per satu. | Huruf diperkenalkan berpasangan menurut kemiripan bentuk dan bunyi, lalu langsung dipakai membaca kata nyata di sesi yang sama. |
| Aturan bunyi: 연음, 비음화, 유음화, 경음화 (TOPIK I) | Perubahan bunyi saat 받침 bertemu huruf berikutnya, mencakup perpindahan, pelunakan sengau, dan pengerasan konsonan. | Kata dibaca persis seperti tulisannya, lalu rekaman 듣기 terdengar seperti bahasa lain karena bunyinya sudah berubah di mulut penutur. | Tiap aturan dilatih lewat sepuluh kata harian: diucapkan, direkam, lalu dibandingkan dengan suara penutur pada kata yang sama. |
| Tiga jenis konsonan: 평음, 격음, 경음 (Pelafalan) | Perbedaan ㄱ, ㅋ, ㄲ beserta tiga pasangan lain yang membedakan arti kata secara penuh. | Bahasa Indonesia tidak membedakan ketiganya, jadi 달, 탈, dan 딸 terdengar mirip dan tertukar saat soal menyimak berjalan cepat. | Latihan pasangan minimal: dua kata yang hanya berbeda satu konsonan diucapkan bergantian sampai telingamu memisahkannya tanpa ragu. |
| Partikel 은/는, 이/가, 을/를, 에, 에서 (Tata bahasa inti) | Penanda topik, subjek, objek, tempat diam, dan tempat berkegiatan, beserta bentuknya sesudah kata ber-받침. | Partikel dipilih berdasarkan kebiasaan mendengar, dan kalimat panjang di soal membaca lalu kehilangan subjeknya di tengah jalan. | Kalimat dibedah dengan menandai partikel lebih dulu sebelum kata kerja dibaca, sehingga peran tiap kata terlihat sebelum maknanya dikejar. |
| Angka Korea asli dan angka serapan (TOPIK I) | 하나, 둘, 셋 untuk umur, jam, dan jumlah benda; 일, 이, 삼 untuk tanggal, menit, harga, dan nomor. | Dua sistem dipakai bercampur, sehingga jam dan menit dalam satu kalimat dibaca memakai sistem yang sama. | Angka selalu dilatih bersama satuannya, 개, 명, 살, 시, 분, 원, dalam kalimat belanja dan janji temu yang dipakai sehari-hari. |
| Kata kerja tak beraturan ㅂ, ㄷ, ㅅ, 르, ㅎ (Naik ke TOPIK II) | Perubahan bentuk 덥다 menjadi 더워요, 듣다 menjadi 들어요, 모르다 menjadi 몰라요, dan pola sejenisnya. | Bentuk dasar dihafal sementara bentuk berubahnya tidak, sehingga kata yang sudah dikenal gagal dikenali saat muncul di rekaman. | Kata dikelompokkan menurut jenis perubahannya, lalu dilatih dalam kalimat pendek yang benar-benar dipakai sehari-hari. |
| Tingkat tutur: 하십시오체, 해요체, 반말 (TOPIK II) | Kapan tiap tingkat dipakai, tanda pengenalnya di akhir kalimat, dan pengaruhnya pada pilihan kosakata. | Ragam akrab yang terbiasa didengar dari drama masuk ke jawaban 쓰기, dan nilai terpangkas walau tata bahasanya benar. | Satu kalimat yang sama ditulis ulang dalam tiga tingkat, lalu dipasangkan dengan situasi yang menuntut masing-masing. |
| 듣기 TOPIK II: kuliah, wawancara, dan dokumenter (Menyimak) | Empat bentuk rekaman panjang, letak gagasan utamanya, dan cara mencatat sambil rekaman terus berjalan. | Peserta menunggu sampai satu kalimat dipahami utuh, lalu tertinggal dua soal sekaligus karena rekaman tidak menunggu siapa pun. | Latihan mencatat kata kunci memakai lambang tetap, ditambah kebiasaan membaca pilihan jawaban sebelum rekaman diputar. |
| 읽기 TOPIK II: urutan kalimat dan judul berita (Membaca) | Penyusunan urutan kalimat, pengisian rumpang, penafsiran judul berita padat, dan pembacaan sikap penulis. | Seluruh teks dibaca kata per kata, dan tujuh puluh menit habis sebelum sepuluh soal terakhir sempat tersentuh. | Urutan pengerjaan disusun ulang menurut jenis soal, dan tiap jenis diberi batas waktu yang dilatih berulang sampai terbiasa. |
| 쓰기 51 sampai 54: 문어체 dan lembar berkotak (Menulis) | Pola kalimat pengisi rumpang, kerangka karangan data, kerangka karangan pendapat, dan aturan spasi pada lembar berkotak. | Karangan ditulis memakai akhiran 요 dan kata ganti orang pertama, dua kebiasaan yang tidak berlaku dalam ragam tulis. | Kerangka baku dilatih lebih dulu, lalu tiap karangan dikoreksi dengan tanda tetap dan ditulis ulang sendiri oleh peserta. |
Keunggulan
Kelebihan belajar Tes TOPIK bersama Edufio
Tes penempatan 급 sebelum sesi pertama
Sesi pembuka dipakai mengukur bacaan 한글, kosakata aktif, dan kecepatan menyimak. Target tingkat disepakati dari hasil itu, sehingga rencana sesinya masuk akal sejak awal.
Latihan menyimak sampai menyamai tempo asli
Rekaman 듣기 dimulai pada kecepatan yang bisa kamu ikuti, lalu dinaikkan bertahap sampai sama dengan tempo ujian. Telinga dilatih naik, bahannya yang menyesuaikan.
Bedah 쓰기 nomor 51 sampai 54
Kerangka baku tiap nomor dilatih lebih dulu, lalu karangan asli kamu tulis dan dikoreksi. Bagian ini menyimpan seratus poin yang paling sering ditinggalkan peserta.
Simulasi penuh dengan lembar jawab berkotak
Latihan akhir dikerjakan pada durasi yang sama dengan hari ujian, memakai lembar jawab berkotak dan pembagian waktu per bagian yang sudah dilatih.
Pengampu diuji materi berbahasa Korea lebih dulu
Calon pengampu kelas TOPIK melewati uji materi berbahasa Korea lebih dulu, lalu profilnya kami kirim kepadamu untuk ditimbang sebelum jadwal dikunci.
Sesi TOPIK daring bagi peserta Kulon Progo dan Gunungkidul
Dua wilayah dengan tutor bahasa Korea paling sedikit dilayani lewat kelas daring, dan koreksi karangan tetap berjalan langsung di layar bersama.
Struktur ujian
Bedah bagian tes TOPIK I dan TOPIK II
TOPIK I berjalan dalam satu sesi ujian, TOPIK II dalam dua sesi dengan jeda di antaranya. Tingkat diberikan dari total poin, sehingga bagian yang paling murah menambah poin layak dikerjakan lebih dulu.
TOPIK I 듣기 (menyimak)30 soal · 40 menit · 100 poin
Percakapan pendek, penentuan tempat dan hubungan antar penutur, serta penebakan kalimat lanjutan. Tempo bicaranya paling ramah di antara seluruh bagian ujian.
Strategi:Pilihan jawaban dibaca pada jeda antar soal, dan jawaban ditandai seketika supaya tak ada nomor yang tertinggal saat rekaman berpindah.
TOPIK I 읽기 (membaca)40 soal · 60 menit · 100 poin
Papan pengumuman, iklan pendek, jadwal, grafik sederhana, sampai teks pendek berisi satu gagasan utama.
Strategi:Nomor awal dikerjakan cepat karena bobot poinnya setara nomor akhir, lalu sisa waktu disimpan untuk teks panjang di bagian belakang.
TOPIK II 듣기 (menyimak)50 soal · 60 menit · 100 poin
Dimulai dari percakapan harian, naik ke wawancara, kuliah, dan dokumenter yang memuat istilah bidang tertentu.
Strategi:Catatan ditulis memakai lambang tetap, dan dua pertanyaan yang berbagi satu rekaman dijawab bersamaan supaya isinya tidak terlupa.
TOPIK II 쓰기 (menulis)4 soal · 50 menit · 100 poin
Dua soal melengkapi kalimat rumpang, satu karangan penjelasan 200 sampai 300 huruf, dan satu karangan pendapat 600 sampai 700 huruf.
Strategi:Kerangka disusun tiga menit di awal, ragam tulis dijaga sejak kalimat pertama, dan lima menit terakhir dipakai memeriksa spasi antar kata.
TOPIK II 읽기 (membaca)50 soal · 70 menit · 100 poin
Penyusunan urutan kalimat, pengisian rumpang, judul berita padat, sikap penulis, dan teks panjang bertema sosial.
Strategi:Urutan pengerjaan disusun per jenis soal, dan sepuluh menit terakhir disisihkan khusus untuk memindahkan seluruh jawaban.
Tutor Kami
Pilih tutor Tes TOPIK Anda
Tutor datang ke tempat Anda di Jogja: kos, kampus, kafe, perpustakaan, atau online.

Alfi D.
Bahasa Jepang Untuk Komunikasi Bisnis Dan Profesional · UGM
Mitha M.
Pendidikan Bahasa Prancis · UNY
Nasywa I.
Pendidikan Bahasa Jerman · UNY
Fitri
Pendidikan Bahasa Jerman · UNY
Les tes TOPIK Jogja ini cocok untukmu jika
Kamu akan merasakan bedanya kalau
- Kamu sudah belajar bahasa Korea sendiri dan nilai latihanmu berhenti di kisaran angka yang sama.
- Kamu membidik 3급 atau 4급 sebagai syarat kuliah, pertukaran pelajar, atau pendaftaran beasiswa.
- Kamu berangkat dari nol dan ingin 한글 dituntaskan lebih dulu sebelum mengejar kosakata.
- Jam kosongmu hanya malam hari atau akhir pekan karena kuliah dan pekerjaan.
- Karangan 쓰기-mu belum pernah dikoreksi siapa pun, sehingga kesalahan yang sama terus terbawa.
- Kamu tinggal di Gunungkidul atau Kulon Progo dan memerlukan kelas yang berjalan daring.
Ulasan apa adanya
Dua kali saya mentok di angka 130 untuk TOPIK I. Setelah dibedah, yang menyangkut ternyata 받침 dan aturan bunyi, sementara kosakata saya cukup.
Satu tutor Tes TOPIK khusus untuk Anda di Jogja
Belajar tes TOPIK fokus satu tutor satu peserta, di tempat pilihan Anda di Jogja atau online.
Kesan mereka selepas beberapa sesi
쓰기 nomor 54 yang paling saya hindari selama setahun. Sesudah kerangkanya dilatih tiap pekan dan karangan saya dikoreksi satu per satu, bagian itulah yang nilainya naik paling banyak.
Saya menonton drama Korea bertahun-tahun dan mengira sudah paham. Yang saya kuasai ternyata ragam akrab, sementara soal ujian memakai ragam tulis. Sesi pertama langsung membuka jarak itu.
Avellino W. · Alumni kelas malam di Kasihan, BantulJam kerja saya berubah tiap pekan, jadi kelas berjadwal kaku selalu berhenti di tengah jalan. Di sini jadwalnya disusun ulang tiap bulan dan tutornya tetap orang yang sama, jadi materinya menyambung.
Perbandingan
Seberapa jauh les tes TOPIK Jogja unggul dibanding kelas kelompok?
| Aspek yang dibandingkan | Les Tes TOPIK Privat EdufioDi tempat pilihan Anda, Jogja | Kursus Tes TOPIK Kelompok | Belajar Tes TOPIK Sendiri |
|---|---|---|---|
| Perhatian tutor saat belajar tes TOPIK | Tercurah ke satu siswa | Terpecah ke satu kelas | Sendirian saja |
| Materi tes TOPIK disesuaikan level siswa | Disusun dari hasil tes awal | Satu materi untuk satu kelas | Ditebak sendiri |
| Tutor tes TOPIK bisa diganti | Diganti lewat admin, tanpa biaya | Mengikuti pengajar kelas | Tidak berlaku |
| Materi tes TOPIK disusun dari nol | Dirancang dari titik mulai Anda | Seragam | Cari sendiri |
| Latihan praktik tes TOPIK terarah | Dipilih dari kelemahan Anda | Seragam | Berburu sendiri |
| Belajar tes TOPIK di rumah Anda, Jogja | Pengajar datang ke alamat Anda | Anda yang datang ke lokasi | Di rumah, tanpa pendamping |
Isi kelas
Yang kamu terima di les tes TOPIK Jogja
Peta materi per tingkat
Rencana sesi yang menyebut materi, jumlah pertemuan, dan tanda kemajuan untuk tingkat 급 yang sedang kamu bidik.
Arsip soal edisi lampau
Paket 듣기, 읽기, dan 쓰기 dari edisi yang sudah dibuka umum, lengkap dengan pembahasan alasan tiap pilihan jawaban.
Rekaman menyimak bertingkat
Bahan 듣기 yang kecepatannya dinaikkan bertahap sampai menyamai tempo bicara pada ujian sesungguhnya.
Koreksi karangan satu per satu
Tiap karangan nomor 53 dan 54 kembali dengan tanda koreksi tetap, disertai versi perbaikan yang kamu tulis sendiri.
Daftar kosakata bertema
Kosakata pengumuman, grafik, berita, dan kehidupan kampus, disusun dalam kalimat utuh supaya bentuk berubahnya ikut terhafal.
Simulasi berwaktu dan lembar jawab
Latihan penuh memakai lembar jawab berkotak serta pembagian waktu yang sama persis dengan hari ujian.
Catatan kesalahan pribadi
Satu berkas berisi kesalahan yang berulang, diperbarui tiap sesi dan dipakai sebagai bahan ulangan terakhir.
Pendampingan sampai hari ujian
Penjelasan alur pendaftaran, isi kartu ujian, dan aturan ruangan, sehingga tidak ada kejutan pada hari pelaksanaan.
Nilai TOPIK yang berhenti di angka yang sama
Peserta yang datang ke kelas ini biasanya sudah belajar sendiri berbulan-bulan. Aplikasi kosakata dipakai tiap hari, drama ditonton tanpa terjemahan, dan 한글 sudah terbaca. Nilai latihannya tetap berhenti di kisaran angka yang sama tiap kali diukur.
Penyebabnya jarang berupa kosakata yang kurang. Yang menahan biasanya tiga hal yang sulit terlihat saat belajar sendirian: pelafalan yang dibaca huruf per huruf sehingga rekaman 듣기 terdengar terlalu cepat, partikel yang dipasang mengikuti perasaan, dan bagian 쓰기 yang tidak pernah dikoreksi siapa pun. Ketiganya susah ditemukan sendiri, karena kesalahan itu terdengar benar di telinga orang yang membuatnya.
Tutor menyelesaikan bagian ini lebih cepat. Ia mendengar kalimatmu langsung dan menghentikanmu pada detik kesalahan terjadi, sehingga kebiasaan keliru berhenti sebelum sempat mengeras.
Apa yang diukur tes TOPIK?
TOPIK, atau 한국어능력시험, adalah ujian kemampuan bahasa Korea yang diselenggarakan NIIED di bawah Kementerian Pendidikan Korea Selatan. Hasilnya dipakai untuk pendaftaran kuliah di Korea, seleksi beasiswa, permohonan izin tinggal, sampai syarat melamar di perusahaan Korea.
Ada dua paket ujian. TOPIK I mengukur tingkat 1급 dan 2급 lewat dua bagian, menyimak dan membaca, dengan total 200 poin. TOPIK II mengukur 3급 sampai 6급 lewat tiga bagian, menyimak, menulis, dan membaca, dengan total 300 poin. Peserta memilih sendiri paket yang didaftar, lalu tingkat yang diperoleh mengikuti nilai yang keluar.
Sertifikatnya berlaku dua tahun sejak hasil diumumkan. Karena itu waktu mengambil ujian sebaiknya dihitung mundur dari tenggat pendaftaran kampus atau beasiswa yang kamu tuju.
Selengkapnya
Enam tingkat TOPIK dan artinya dalam pemakaian sehari-hari
1급, bertahan di situasi paling dasar
Memperkenalkan diri, memesan makanan, bertanya arah, dan membaca papan sederhana. Kosakatanya masih sedikit dan berulang di banyak situasi.
2급, urusan harian tanpa bantuan
Kantor pos, bank, telepon, dan janji temu. Peserta mulai memisahkan ragam sopan dari ragam akrab dan memakainya sesuai lawan bicara.
3급, tinggal di Korea tanpa banyak hambatan
Topik sosial yang akrab sudah bisa diikuti, dan ragam tulis mulai terpisah dari ragam lisan. Banyak kampus memakai tingkat ini sebagai ambang pendaftaran.
4급, mengikuti berita dan urusan kantor
Teks abstrak, idiom umum, dan kuliah berbahasa Korea sudah terjangkau. Sejumlah program studi menjadikannya syarat kelulusan mahasiswa asing.
5급, topik keahlian dan wacana panjang
Politik, ekonomi, dan budaya bisa diikuti dalam bentuk paparan panjang, dengan ragam resmi dan tak resmi dipakai sesuai situasi.
6급, pemakaian setara penutur terlatih
Riset dan pekerjaan profesional berjalan tanpa hambatan bahasa. Sisa kendalanya tinggal pada nuansa yang hanya dikenal penutur asli.
TOPIK dan EPS-TOPIK adalah dua ujian yang berbeda
Pertanyaan ini masuk hampir tiap pekan, dan keliru memilih berarti menyiapkan materi yang salah selama berbulan-bulan.
TOPIK yang dibahas di halaman ini adalah ujian akademik bertingkat satu sampai enam, dipakai kampus, penyelenggara beasiswa, dan urusan keimigrasian. EPS-TOPIK adalah ujian terpisah bagi calon pekerja yang berangkat lewat skema penempatan antarpemerintah. Penyelenggaranya berbeda, kosakatanya berpusat pada dunia kerja dan keselamatan di tempat produksi, dan hasilnya dipakai dalam antrean penempatan.
Kalau tujuanmu kuliah, pertukaran pelajar, atau beasiswa, ujian yang kamu daftar adalah TOPIK. Kalau tujuanmu berangkat bekerja lewat skema penempatan, yang kamu hadapi adalah EPS-TOPIK, dan persiapannya kami susun terpisah dengan bahan yang berlainan. Sebutkan tujuanmu pada sesi pertama supaya materi yang dipakai sudah benar sejak awal.
Ambang nilai tiap tingkat TOPIK
TOPIK memberi tingkat berdasarkan total poin, tanpa nilai minimum per bagian. Nilai menyimak yang kuat karena itu dapat menutupi nilai membaca yang tertinggal, dan sebaliknya.
Di TOPIK I, dari 200 poin: 80 poin memberi 1급 dan 140 poin memberi 2급. Di TOPIK II, dari 300 poin: 120 poin memberi 3급, 150 poin memberi 4급, 190 poin memberi 5급, dan 230 poin memberi 6급.
Aturan itu mengubah cara latihan disusun. Peserta yang mengejar 4급 dan sudah kokoh di membaca akan memperoleh tambahan poin terbesar dari 쓰기, bagian yang paling sering ditinggalkan karena terasa berat. Kami menghitung dulu poin mana yang paling murah kamu dapat, lalu jam latihan diarahkan ke sana sampai selisihnya tertutup.
Pokok bahasannya
Lima aturan bunyi Korea yang mengubah cara kata dibaca
연음, konsonan akhir pindah ke suku berikutnya
한국어 terdengar sebagai 한구거. Peserta yang membaca huruf per huruf akan mendengar kata asing saat rekaman 듣기 diputar.
비음화, 받침 berubah jadi bunyi sengau
국물 terdengar sebagai 궁물 dan 학년 sebagai 항년. Aturan ini muncul di banyak kata harian dan jarang dijelaskan aplikasi belajar.
유음화, ㄴ bertemu ㄹ menjadi ㄹㄹ
신라 terdengar sebagai 실라 dan 설날 sebagai 설랄. Banyak nama tempat dan nama hari besar Korea tunduk pada aturan ini.
경음화, konsonan mengeras setelah 받침 tertentu
학교 terdengar sebagai 학꾜 dan 식당 sebagai 식땅. Tanpa aturan ini kalimatmu terdengar dieja dan sulit ditangkap lawan bicara.
ㅎ 탈락 dan 구개음화
좋아요 terdengar sebagai 조아요 dan 같이 sebagai 가치. Dua aturan ini sering muncul pada soal menyimak berbentuk percakapan cepat.
Tata bahasa Korea menuntut urutan berpikir yang berbeda
Bahasa Indonesia menaruh kata kerja di tengah kalimat. Bahasa Korea menaruhnya di ujung, dan seluruh keterangan berdiri lebih dulu. Kalimat panjang pada soal 읽기 karena itu baru terbuka maknanya setelah kata terakhir, dan pembaca yang menerjemahkan dari kiri ke kanan akan kehabisan waktu di tengah paragraf.
Lapisan kedua adalah partikel. 은/는 menandai topik, 이/가 menandai subjek, dan keduanya sering tertukar bagi peserta Indonesia karena bahasa kita tidak punya penanda serupa. Bedanya nyata: satu memperkenalkan hal baru, satu lagi menghubungkan dengan hal yang sudah dibicarakan.
Lapisan ketiga adalah tingkat tutur. 하십시오체 untuk situasi resmi, 해요체 untuk percakapan sopan sehari-hari, 반말 untuk teman dekat. Salah tingkat pada 쓰기 memangkas nilai walau susunan kalimatnya benar.
Kosakata drama Korea dan kosakata yang keluar di TOPIK
Menonton drama membangun telinga, dan itu modal yang berharga. Perkaranya, dialog drama hampir seluruhnya 반말 dan ragam lisan, sementara TOPIK menguji ragam tulis serta situasi resmi.
Kata yang paling sering kamu dengar di layar jarang muncul di lembar soal. Yang muncul justru kosakata pengumuman, laporan, artikel, dan grafik seperti 조사하다, 증가하다, 감소하다, 차지하다, dan 실시하다. Daftar semacam ini kami susun per tema lalu dilatih dalam kalimat utuh, karena kata kerja Korea berubah bentuk mengikuti posisinya.
Kebiasaan menonton tetap dipertahankan dengan satu perubahan kecil: satu adegan dipakai dua kali, sekali untuk menikmati ceritanya dan sekali untuk 받아쓰기, menuliskan kembali kalimat yang terdengar. Latihan menyalin inilah yang memindahkan kosakata dari telinga ke tangan.
Keunggulan
Empat kebiasaan latihan yang kami tanam di les tes TOPIK Jogja
받아쓰기 sepuluh menit tiap sesi
Tutor membaca dua sampai tiga kalimat, kamu menuliskannya, lalu keduanya dibandingkan huruf per huruf. Kesalahan 받침 ketahuan pada sesi itu juga.
Membaca nyaring dengan tanda jeda
Teks 읽기 dibaca keras memakai tanda jeda yang sudah diberikan tutor. Kecepatan bacamu naik karena mata berhenti melompat mundur.
Satu karangan 쓰기 tiap pekan
Karangan dikoreksi memakai tanda tetap untuk ejaan, spasi, pilihan kata, dan alur. Kamu menulis ulang bagian bertanda, lalu keduanya disimpan berdampingan.
Catatan kesalahan pribadi
Tiap kesalahan berulang masuk ke satu daftar. Menjelang ujian, daftar itulah yang diulang, sehingga waktu tidak habis mengulang materi yang sudah kamu kuasai.
쓰기 nomor 53 dan 54, tempat poin paling banyak berpindah
Bagian menulis TOPIK II berisi empat soal. Nomor 51 dan 52 meminta melengkapi kalimat rumpang pada teks pendek, masing-masing sepuluh poin. Nomor 53 meminta karangan 200 sampai 300 huruf yang menjelaskan data atau grafik, tiga puluh poin. Nomor 54 meminta karangan 600 sampai 700 huruf berisi pendapat beserta alasannya, lima puluh poin.
Dua soal terakhir menyimpan delapan puluh dari seratus poin bagian ini, dan keduanya menuntut hal yang sama: ragam tulis 문어체. Akhiran 요 yang kamu pakai sehari-hari harus berganti bentuk 는다 atau ㄴ다, dan kata ganti orang pertama dihilangkan dari kalimat.
Lembar jawabnya berkotak. Satu huruf mengisi satu kotak, tanda baca ikut mengambil kotak, dan baris pertama dimulai dengan satu kotak kosong. Peserta yang baru mengenal aturan ini di ruang ujian kehilangan menit yang seharusnya dipakai menulis.
읽기 TOPIK II: judul berita yang dipadatkan sampai beberapa kata
Soal membaca TOPIK II memuat satu keluarga soal yang khas: judul berita Korea yang dipadatkan, lengkap dengan koma sebagai pengganti kata kerja. 물가 껑충, 서민 시름 harus terbaca sebagai kalimat penuh tentang harga yang melonjak dan warga yang kesulitan.
Kuncinya ada pada kata tiruan bunyi dan gerak seperti 껑충, 뚝, dan 활짝, yang membawa arah naik atau turun. Kami menyiapkan daftar pendek berisi kata yang benar-benar berulang pada soal, lalu melatihnya memakai judul berita asli.
Keluarga soal lain yang perlu latihan khusus adalah penyusunan urutan kalimat. Petunjuknya ada pada kata sambung 그러나, 따라서, dan 게다가, serta pada kata tunjuk 이 dan 그 yang selalu merujuk kalimat sebelumnya. Sekali polanya dikenali, soal ini berubah menjadi tabungan poin yang cepat.
Garis besarnya
Empat bentuk rekaman 듣기 TOPIK II dan cara menyiapkannya
Percakapan sehari-hari
Muncul di nomor awal dengan tempo paling ramah. Latihannya menebak kalimat lanjutan sebelum rekaman selesai, supaya telinga terbiasa mendahului.
Wawancara dan dialog dua penutur
Menuntut kamu memisahkan pendapat dua orang. Kami melatihnya dengan mencatat pada dua kolom terpisah selagi rekaman berjalan.
Kuliah dan paparan ilmiah
Berisi istilah bidang tertentu dan kalimat panjang. Yang dilatih adalah menangkap kalimat pembuka serta penutup, tempat gagasan utamanya hampir selalu berada.
Dokumenter dan siaran berita
Kecepatannya paling tinggi dan angkanya banyak. Latihannya menulis angka beserta satuan lebih dulu, sisanya menyusul setelah rekaman berhenti.
Belajar bahasa Korea di Jogja: kampus, komunitas, dan jam malam
Jogja punya pijakan yang jarang dimiliki kota lain untuk urusan ini. Program studi Bahasa dan Kebudayaan Korea di Fakultas Ilmu Budaya UGM membuat perbincangan tentang Korea di kota ini berpijak pada dasar akademik, dan lulusannya tersebar sebagai pengajar di banyak tempat.
Peserta kelas TOPIK di sini datang dari tiga arah. Mahasiswa UGM, UNY, UII, UAD, dan Sanata Dharma yang mengejar pertukaran pelajar atau beasiswa lanjutan. Pekerja yang menyiapkan pindah bidang dan hanya punya waktu setelah pukul tujuh malam. Peminat budaya Korea yang sudah bertahun-tahun menonton dan menginginkan bukti tertulis atas kemampuannya.
Tiga kebutuhan itu memakai peta materi yang sama dengan jadwal yang berbeda. Sesi sore banyak diambil mahasiswa di Depok dan Gondokusuman, sesi malam diambil pekerja di Umbulharjo dan Kasihan, sesi akhir pekan diambil peserta yang jam kerjanya bergilir.
Peserta TOPIK di Gunungkidul dan Kulon Progo memakai jalur daring
Dua kabupaten ini paling jauh dari pusat kota, dan jumlah tutor bahasa Korea yang tinggal di sana paling sedikit dibanding wilayah Jogja lainnya. Menunggu tutor yang sanggup datang tiap pekan berarti menunda persiapan berbulan-bulan.
Karena itu jalur utama untuk Wonosari, Playen, Wates, dan sekitarnya adalah kelas daring, dan untuk pelajaran bahasa jalur ini punya keunggulan nyata. Layar berbagi memungkinkan tutor menampilkan lembar berkotak lalu mengoreksi karanganmu di depan matamu. Rekaman 듣기 diputar dari sumber yang sama tanpa terganggu suara ruangan. Papan tulis digital menyimpan seluruh catatan sesi, sehingga bisa dibuka lagi ketika kamu mengulang.
Peserta yang tetap menginginkan pertemuan langsung bisa menggabungkan keduanya: sesi rutin berjalan daring, simulasi menjelang ujian dikerjakan tatap muka.
Uraian
Apa yang disiapkan menjelang hari ujian TOPIK?
Kartu ujian dan tanda pengenal
Dicetak dan disimpan sejak malam sebelumnya. Data pada kartu dicocokkan dengan tanda pengenal, karena selisih satu huruf bisa menahanmu di meja pendaftaran.
Alat tulis sesuai aturan ruangan
Jawaban ditandai memakai pena khusus lembar jawab. Panitia umumnya menyediakannya, dan membawa cadangan membuat kamu lebih tenang.
Rencana pembagian waktu per bagian
Untuk membaca TOPIK II, tujuh puluh menit dibagi menurut jumlah soal, dengan sepuluh menit terakhir disisihkan untuk memindahkan jawaban.
Simulasi terakhir tiga sampai lima hari sebelumnya
Dikerjakan penuh dari awal sampai akhir pada jam yang sama dengan jadwal ujian, supaya tubuhmu terbiasa dengan durasinya.
Catatan kesalahan yang tinggal dibaca
Hari terakhir dipakai membaca catatan sendiri. Materi baru pada hari itu menambah keraguan tanpa menambah poin.
Sesudah sertifikat TOPIK keluar
Hasil diumumkan lewat situs resmi penyelenggara, dan sertifikatnya bisa diunduh setelah nomor peserta dimasukkan. Masa berlakunya dua tahun, sementara banyak kampus meminta sertifikat yang masih berlaku pada saat pendaftaran ditutup.
Peserta yang mendapat 급 sesuai target biasanya melanjut ke dua arah. Arah pertama menjaga kemampuan supaya tidak turun sampai keberangkatan, dengan sesi yang lebih jarang dan porsi berbicara yang lebih besar. Arah kedua langsung menyiapkan tingkat berikutnya, karena jarak 3급 ke 4급 hanya tiga puluh poin dan kerap tercapai dalam satu siklus ujian.
Peserta yang nilainya kurang beberapa poin mengulang dari titik yang tepat. Lembar hasil menunjukkan nilai per bagian, dan bagian yang paling tertinggal itulah yang kami jadikan pusat latihan pada putaran berikutnya.
Langkah berikutnya
Halaman lain seputar les tes TOPIK Jogja dan bahasa Korea
Urutannya
Cara memulai les tes TOPIK Jogja di Edufio
Ceritakan target 급 dan tenggatmu
Sebutkan tingkat yang dikejar, tanggal ujian yang dibidik, dan jam yang kosong di pekanmu.
Ikuti penilaian awal
Sesi pendek untuk mengukur bacaan 한글, kosakata aktif, dan kecepatan menyimakmu hari ini.
Terima peta belajar dan profil tutor
Kami mengirim rencana per sesi beserta tutor yang cocok dengan jadwal dan cara belajarmu.
Pilih tempat dan ritme sesi
Kunjungan tutor di wilayah Jogja atau kelas daring, dengan jumlah sesi per bulan yang kamu tentukan.
Mulai sesi pertama
Sesi berjalan memakai bahan yang sudah disiapkan, dan catatan kemajuan dikirim seusai tiap pertemuan.
Cek dulu jawabannya sebelum mulai les tes TOPIK di Jogja
Bagaimana cara mendaftar les tes TOPIK Jogja?
Berapa biaya les tes TOPIK Jogja?
Saya belum bisa membaca 한글 sama sekali. Apakah tetap bisa ikut les tes TOPIK Jogja?
Apakah jadwal les tes TOPIK Jogja bisa saya atur sendiri?
Bagaimana jika saya merasa kurang cocok dengan tutornya?
Apa beda TOPIK I dan TOPIK II?
Berapa nilai minimal untuk tiap tingkat TOPIK?
TOPIK dan EPS-TOPIK apakah ujian yang sama?
Berapa lama sertifikat TOPIK berlaku?
Berapa sesi yang saya butuhkan untuk sampai 3급?
Apakah Edufio mendaftarkan saya ke ujian TOPIK?
Tutor les tes TOPIK Jogja datang ke tempat saya atau saya yang datang?
Saya tinggal di Gunungkidul. Apakah tetap bisa ikut les tes TOPIK Jogja?
Apakah karangan 쓰기 saya dikoreksi satu per satu?
Apakah tes TOPIK menguji kemampuan berbicara?
Sekali cerita, kelas tes TOPIK-mu langsung dirancang
Ribuan peserta Jogja sudah memulai. Giliranmu menjajal sesi tes TOPIK pertama.